
Memasuki bulan suci Ramadan dan persiapan menyambut Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah, antusiasme masyarakat untuk mendapatkan uang tunai layak edar melonjak tajam.
Demi memenuhi kebutuhan tradisi bagi-bagi Tunjangan Hari Raya (THR) di kampung halaman, layanan penukaran uang bank bjb resmi dibuka lewat program “SERAMBI: Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri”.
Kick-off program unggulan ini telah dilaksanakan pada Rabu, 5 Maret 2025, bertempat di Lobby Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bandung, dan dihadiri langsung oleh Direktur Operasional bank bjb, Tedi Setiawan.
Langkah proaktif ini merupakan hasil sinergi kuat antara bank bjb, Bank Indonesia, dan sejumlah Lembaga Jasa Keuangan (LJK) lainnya.
Tujuannya sangat jelas: memastikan pasokan uang tunai yang bersih, baru, dan layak edar dapat terdistribusi secara merata kepada seluruh lapisan masyarakat selama periode krusial ini.
Kenaikan permintaan ini dipicu oleh banyak faktor, mulai dari alokasi belanja kebutuhan pokok Ramadan, pencairan THR, hingga tradisi turun-temurun membagikan uang kepada sanak saudara.
Ringkasan Berita
Cara Praktis Akses Penukaran Uang Bank BJB via Aplikasi PINTAR
Tradisi menukar uang menjelang Lebaran sering kali identik dengan antrean panjang di bawah terik matahari.
Namun, pada tahun ini layanan penukaran uang bank bjb dirancang jauh lebih modern, praktis, dan manusiawi.
Salah satu terobosan paling menonjol adalah integrasi dengan sistem Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (PINTAR) yang dikelola secara langsung oleh Bank Indonesia.
Melalui portal resmi pintar.bi.go.id, masyarakat dapat dengan leluasa memilih lokasi pengambilan uang sesuai domisili mereka.
Nasabah tidak hanya bisa mengambilnya di kantor cabang bank bjb terdekat, tetapi juga di berbagai titik perbankan lain yang tergabung dalam program SERAMBI.
Sistem pemesanan daring ini terbukti efektif memangkas waktu tunggu dan menjamin ketersediaan kuota uang baru saat nasabah tiba di lokasi.
Selanjutnya, bagi warga yang kesulitan menjangkau pusat kota atau kantor cabang utama, bank bjb juga menerjunkan armada mobil kas keliling.
Fasilitas kas keliling ini disebar ke sejumlah titik strategis dan pusat keramaian.
Kehadiran mobil kas ini membuktikan komitmen perbankan dalam memberikan pelayanan “jemput bola”, khususnya bagi masyarakat di daerah pinggiran, sehingga mereka tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh demi mendapatkan uang layak edar.
Edukasi Keuangan: Waspada Uang Palsu dan Syarat Tukar Uang Rusak
Tingginya perputaran uang tunai selama bulan Ramadan kerap dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk mengedarkan uang palsu.
Oleh karena itu, selain berfokus pada distribusi, layanan penukaran uang bank bjb juga diselingi dengan kampanye edukasi literasi keuangan yang masif.
Masyarakat diimbau keras agar tidak melakukan penukaran uang melalui jasa calo di pinggir jalan yang memungut biaya tambahan dan tidak memiliki jaminan legalitas.
Menukarkan uang melalui lembaga keuangan resmi yang diawasi oleh Bank Indonesia adalah langkah mutlak untuk menghindari kerugian finansial.
Selain menyediakan pecahan uang baru, bank bjb membuka pintu selebar-lebarnya bagi masyarakat yang ingin menukarkan uang lusuh, rusak, atau cacat.
Selama fisik uang tersebut masih memenuhi standar kelayakan yang ditetapkan Bank Indonesia, masyarakat dapat menukarnya di seluruh jaringan kantor bank bjb maupun melalui kas keliling.
Langkah ini turut mendukung misi BI dalam menjaga kualitas clean money policy di peredaran.
Beralih ke Transaksi Digital: Solusi Cepat, Praktis, dan Aman
Meski layanan penukaran uang bank bjb terus dioptimalkan, manajemen juga gencar menyuarakan pentingnya migrasi ke transaksi perbankan digital.
Membawa uang tunai dalam jumlah besar saat berbelanja di pusat grosir atau saat perjalanan mudik tentu memiliki risiko keamanan tersendiri.
Optimalisasi penggunaan aplikasi mobile banking, internet banking, hingga pembayaran berbasis QRIS menjadi solusi paling cerdas di era modern ini.
Transaksi digital menawarkan segudang keuntungan, antara lain:
- Sangat Praktis: Anda tidak perlu repot membawa dompet tebal yang berisiko tertinggal atau menarik perhatian pelaku kejahatan.
- Lebih Aman: Mengurangi risiko kehilangan, pencurian, dan secara otomatis memutus mata rantai peredaran uang palsu.
- Sangat Efisien: Transaksi pengiriman uang ke kerabat di luar kota bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja tanpa perlu mengantre di mesin ATM.
- Proses Cepat: Pembayaran di kasir swalayan atau marketplace dapat diselesaikan hanya dalam hitungan detik.
Tips Menghindari Kejahatan Siber Perbankan Jelang Lebaran
Seiring meningkatnya aktivitas digital, ancaman kejahatan siber (cybercrime) juga patut diwaspadai.
Sebagai bentuk perlindungan bagi nasabahnya, bank bjb merilis panduan keamanan perbankan berikut ini:
- Hindari Wi-Fi Publik: Jangan pernah melakukan transaksi keuangan menggunakan jaringan Wi-Fi publik gratisan di kafe atau rest area, karena sangat rentan terhadap penyadapan data (sniffing).
- Abaikan Tautan Mencurigakan: Jangan mengklik tautan (link) atau mengunduh aplikasi berekstensi .APK dari sumber yang tidak dikenal via WhatsApp atau SMS. Ini merupakan modus penipuan phishing yang marak terjadi jelang Lebaran.
- Gunakan Aplikasi Resmi: Selalu gunakan aplikasi perbankan resmi dari bank bjb. Jaga kerahasiaan PIN, Password, dan kode OTP dari siapa pun, termasuk oknum yang mengaku sebagai petugas bank.
Sebagai pilar penting dalam sistem perbankan nasional, bank bjb berperan aktif menjaga stabilitas keuangan di Indonesia.
Manfaatkan segera fasilitas penukaran uang bank bjb di jalur resmi, jauhi praktik calo, dan mulai rasakan kemudahan transaksi tanpa batas melalui layanan digital demi pengalaman Ramadan yang lebih aman dan menenangkan.





