Manfaat Lada Hitam untuk Kesehatan Tubuh

Berita Viral

Lada hitam merupakan salah satu bumbu dapur yang menambah rasa pedas pada masakan. Namun tahukah Anda bahwa manfaat lada hitam tidak sampai di situ saja, ada juga kegunaannya untuk kesehatan dan kehidupan sehari-hari.

Lada hitam banyak orang kenal sebagai raja bagi bumbu. Penamaan ini bukan tanpa alasan. Rasanya yang kuat, dan manfaatnya membuat lada hitam banyak orang butuhkan. Berikut ini adalah sederet khasiat lada hitam untuk kesehatan.

Kaya dengan Antioksidan

Radikal bebas adalah suatu molekul yang bisa merusak sel-sel dalam tubuh. Sebenarnya, radikal bebas sendiri umum ada di tubuh, tapi jika jumlahnya berlebihan, itulah yang berbahaya dan bisa menimbulkan penyakit seperti penuaan dini, jantung, sampai kanker.

Lada hitam kaya akan senyawa tanaman yang kita sebut dengan piperine dan senyawa inilah yang tinggi antioksidan. Nah, manfaat lada hitam bubuk yang mengandung piperine ini dapat mengurangi kerusakan akibat radikal bebas.

Sifat Anti-inflamasi yang Tinggi

Perlu Anda ketahui bahwa peradangan parah bisa menjadi faktor yang mendasari terjadinya penyakit yang serius. Sebut saja seperti radang sendi, penyakit jantung, diabetes, dan kanker. Seperti yang sudah kita bahas dan sebutkan sebelumnya, senyawa pipermin bisa mengatasi adanya peradang di tubuh.

Walau begitu, sakit yang terjadi akibat peradangan cenderung lama untuk  bisa terobati dengan sempurna dan Anda harus konsisten untuk penyembuhannya. Dalam kasus ini, lada hitam bisa membantu meredakan peradangan dengan cara memperlambat beberapa enzim tertentu.

Sebagai Pengontrol Gula Darah

Menurut healthline.com, 86 orang dengan kelebihan berat badan yang mengonsumsi suplemen yang mengandung piperin dan senyawa lain selama 8 minggu mengalami peningkatan produktivitas insulin yang baik. Dan dalam studi lain, hasilnya menunjukkan bahwa pipermin meningkatkan metabolisme gula darah.

Belum banyak yang tahu juga bahwa ada yang namanya minyak lada hitam dan ini baik untuk penderita diabetes, khususnya tipe 2. Minyak lada hitam akan membuat enzim amilase memecah pati untuk menjadi glukosa. Dengan begitu, kadar gula jadi bisa terkontrol.

Memiliki sifat anti bakteri

Manfaat lada hitam yang tidak banyak orang tahu lainnya adalah memiliki sifat anti bakteri. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa rempah sangat baik dalam melawan penyakit menular atau pantogen yang terbawa oleh makanan, dan salah satu rempah ini adalah lada hitam.

Sebuah pemeriksaan yang juga dilakukan kepada zat pipermin menggunakan tabung reaksi dan menunjukkan hasil bahwa piperin sebagai obat antibakteri baru. Meski masih membutuhkan penelitian lanjutan, ini menjadi pembuktian kuat mengenai sifat antibakteri pada lada hitam.

Adanya Sifat Anti Kanker

Lada hitam, bisa juga kita sebut si kecil hitam yang memiliki kemampuan yang tidak main-main. Ini tampak juga dari adanya sifat anti kanker dalam rempah tersebut.

Hal ini ditunjukkan dengan adanya penelitian komprehensif yang hasilnya zat piperin bisa  menekan replikasi sel kanker pada payudara, prostat, dan usus besar.

Nah, dengan begitu kanker jadi tidak bisa bertambah dengan cepat pada tubuh. Tidak sampai di situ saja, zat piperin menjadi obat bagi penderita osteosarcoma, yang merupakan salah satu jenis kanker tulang, walau fakta akan hal ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Meningkatkan Kolesterol Baik

Pernah dilakukan penelitian terhadap beberapa anak babi yang dipilih secara acak dengan memberi makanan diet menggunakan dan tidak menggunakan lada hitam dalam masa pertumbuhannya. Hasilnya, babi yang menggunakan lada hitam mengalami peningkatan high-density lipoprotein.

High-density lipoprotein adalah kolesterol baik yang merupakan hasil konsumsi lada hitam tadi. Peneliti yang melakukan penelitian tersebut percaya bahwa jika ada penelitian lanjutan, tidak menutup kemungkinan bahwa ini akan memberi hasil yang sama dan juga baik pada metabolisme lipid pada manusia.

Menyembuhkan Peradangan

Dalam pengujian terhadap hewan pengerat, hasilnya menunjukkan bahwa manfaat lada hitam, khususnya karena zat piperin di dalamnya dapat membantu meredakan peradangan. Ini dapat dilihat bahwa tikus lab yang disuntik dengan pipermin mengalami pengurangan peradangan.

Zat piperin tersebut kemudian menekan cedera jantung yang terkait dengan doxorubicin, atau adanya obat anti-kanker. Penelitian lain yang melibatkan hewan pengerat juga menunjukkan bahwa kandungan dalam lada hitam bisa melindungi kerusakan pada jaringan ginjal.

Meningkatkan Kerja Otak

Kandungan piperin ternyata juga terindikasi bisa meningkatkan fungsi otak. Hal ini dibukt khususnya pada tikus yang memiliki kondisi otak degeneratif seperti penyakit Alzheimer.

Peneliti juga mengungkapkan bahwa piperin berperan dalam meningkatnya memori pada tikus dengan Alzheimer, serta mengurangi pembentukan plak amiloid. Amiloid adalah fragmen protein yang merusak yang perkembangan di area otak yang berhubungan dengan memori dan fungsi kognitif.

Namun, hasil ini tetap membutuhkan adanya penelitian dan perkembangan lebih lanjut mengenai hubungan antara Alzheimer dan kadar piperin pada manusia. Meski belum ada penelitian mengenai bahaya mengenai konsumsi berlebihan lada hitam, tidak menutup kemungkinan bahwa rempah ini memang bisa meningkatkan kinerja otak.

Berita Terbaru