Trending

Pria Lari Marathon Sambil Merokok Viral, Ini Bahayanya!

Advertisement

Belum lama ini viral video yang memperlihatkan seorang pria lari marathon sambil merokok dan menuai banyak komentar.

Seperti yang kita ketahui, merokok adalah salah satu kebiasaan berbahaya dan berdampak negatif bagi tubuh.

Karena itulah foto pria yang terlihat merokok sambil berlari menuai banyak komentar dari warganet.

Diketahui, pria yang kedapatan merokok seraya berlari berasal dari China dan viral di sosial media.

Hal yang mengejutkannya lagi adalah pria berumur 50 tahun itu berhasil menyelesaikan lari marathonnya dalam kurun waktu 3,5 jam.

Advertisement

Berdasarkan informasi dari Canadian Running Magazine, pria tersebut populer dengan nama Paman Chen.

Paman Chen mengikuti ajang marathon bernama Xinanjiang di kawasan Jiande China.

Rupanya kebiasaan lari marathon sambil merokok ini bukan kali pertama dia lakukan.

Ketika mengikuti marathon pada tahun 2019 lalu, dia juga melakukan hal serupa.

Tetapi foto Paman Chen di aplikasi sosial media Weibo merasa orang frustasi lantaran dia mendapat izin merokok selama marathon.

Viral Pria Lari Marathon Sambil Merokok

Penyelenggara balapan untuk ajang Maraton Xin Anhiang membagikan sertifikat finis Paman Chen yang berhasil finis ke 574 yang tergolong mengesankan.

Waktunya selama 3 jam lebih 28 menit membuat Paman Chen hampir finis di sepertiga teratas dari hampir 1.500 peserta pelari di acara itu.

Sampai sejauh ini memang tak ada peraturan resmi yang melarang pelari untuk merokok ketika mereka berlari di jalur marathon bersama peserta lainnya.

Namun setelah foto Paman Chen viral, banyak orang yang mempertanyakan mengapa ia diizinkan agar tetap mengikuti lomba.

Apalagi di saat bersamaan, hal tersebut akan membahayakan orang lain lantaran paparan asap rokoknya.

Tak hanya membahayakan orang lain, masih ada banyak bahaya jika lari marathon sambil merokok.

Apa saja bahanya? Berikut ini informasi yang bisa Anda simak selengkapnya.

Terkena Masalah Jantung

Pada dasarnya, kegiatan olahraga dan merokok sama-sama dapat memicu stress oksidatif.

Kalau dalam batas tertentu, stress oksidatif masuk ke dalam hal yang normal.

Tetapi kalau kadar stress oksidatif menjadi berlebihan yang dapat terjadi karena merokok maka bisa berbahaya bagi tubuh.

Terlebih jika sudah memiliki penyakit jantung, merokok saat atau setelah berolahraga bisa membuat pembuluh darah semakin menyempit.

Ketika olahraga, jantung akan berpacu dan membuat kebutuhan aliran darah menjadi meningkat dan jantung harus bekerja dengan lebih keras.

Dengan menghisap asap rokok, maka jantung bekerja lebih keras dan jika berlangsung terus menerus maka bisa membuat fungsi pompa jantung menjadi lemah.

Gangguan Pada Fungsi Otak

Merokok saat dan setelah berolahraga termasuk berlari akan meningkatkan jumlah karbon monoksida di dalam aliran darah.

Karbon monoksida sendiri mempunyai efek yang serius terhadap fungsi bagian otak.

Zat karbon monoksida dapat mengganggu kinerja visual, bisa mengacaukan keterampilan motorik sampai menghambat penalaran kognitif.

Kegiatan merokok saat dan setelah olahraga berpotensi menimbulkan rasa sakit kepala dan efek lainnya.

Kesulitan Bernapas

Setelah dan saat berolahraga, maka tubuh memerlukan oksigen sampai sebanyak mungkin agar bisa pulih.

Karena itulah pernapasan tubuh menjadi lebih cepat dan membuat detak jantung semakin meningkat.

Jika Anda menghirup asap rokok maka dapat mempersempit aliran udara di dalam paru-paru.

Hal ini nantinya akan membuat Anda kesulitan bernapas dan mengurangi jumlah oksigen yang ada di dalam darah.

Efek negatifnya tentu saja orang yang merokok itu akan merasa kesulitan bernapas daan berakibat fatal.

Demikian informasi tentang pria yang lari marathon sambil merokok dan menjadi viral di sosial media.

Show More
Advertisement