Berita

Luar Biasa! Kontingen Ciamis Borong Medali Porsenitas 2026 di Cabor Sumpitan

Atlet kontingen Ciamis borong medali Porsenitas 2026 lewat cabor sumpitan di Kota Cirebon. Simak kisah haru perjuangan para jawara di sini!

Kabar membanggakan datang dari ajang Pekan Olahraga Seni antar Daerah Perbatasan (Porsenitas) XIII yang digelar di Kota Cirebon. Secara mengejutkan, atlet kontingen Ciamis borong medali Porsenitas 2026 melalui cabang olahraga (cabor) tradisional sumpitan.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan olahraga tradisional di Kabupaten Ciamis berjalan sangat efektif dan progresif.

Prestasi gemilang tersebut diraih setelah para atlet menorehkan performa luar biasa dalam berbagai kategori yang dipertandingkan.

Dari total medali yang dibawa pulang, tim Tatar Galuh ini sukses mengamankan dua medali perunggu dan dua medali emas.

Dominasi total ini membuat daerah tetangga terpukau dengan ketepatan bidikan para atlet Ciamis. Pelatih sekaligus offisial tim sumpitan Ciamis, Asep Rustandi, M.Pd., membenarkan pencapaian luar biasa anak asuhnya tersebut.

Saat ditemui oleh awak media pada Rabu (24/07/2026), ia tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya.

Ia menjelaskan bahwa keberhasilan kontingen Ciamis borong medali Porsenitas 2026 ini merupakan buah dari konsistensi latihan intensif selama beberapa bulan terakhir.

Perjuangan Atlet Sumpitan Ciamis di Kota Cirebon

Jika dibedah lebih rinci, perolehan medali pertama disumbangkan oleh kelas perorangan di atas usia 50 tahun. Pada nomor ini, atlet senior Nelis Sunengsih tampil tenang dan berhasil mengamankan medali perunggu untuk Ciamis.

Walaupun menghadapi tekanan dari tuan rumah, kematangan mental Nelis menjadi kunci utama dalam mengamankan poin kritis.

Selanjutnya, medali perunggu kedua diraih pada kategori sumpitan perorangan di bawah usia 50 tahun putri.

Atlet berbakat Murni Ria Sutrasari sukses menempati urutan ketiga setelah bersaing ketat dengan utusan dari daerah perbatasan lainnya.

Baca Juga :  Nikmati Kelezatan Bubur Kacang Ampera di Ciamis, Favorit Semua Kalangan!

Melalui bidikan yang presisi, Murni membuktikan bahwa kesiapan fisik dan fokus tinggi adalah modal utama di lapangan.

Sementara itu, kejutan besar terjadi pada kategori perorangan putra di bawah usia 50 tahun. Atlet andalan Ciamis, Wawan Setiawan, tampil sangat dominan sejak babak penyisihan dimulai.

Berkat ketenangannya, Wawan sukses menyabet medali emas sekaligus mengukuhkan posisi bahwa kontingen Ciamis borong medali Porsenitas 2026 bukan sekadar isapan jempol.

Puncak kejayaan tim ini dilengkapi lewat kemenangan dramatis di nomor beregu campuran (mix). Kategori bergengsi ini diperkuat oleh trio kombinasi terbaik, yaitu Eros Rosdiana, Nelis Sunengsih, dan Wawan Setiawan.

Kerja sama tim yang solid membuat mereka berhasil naik ke podium tertinggi dan membawa pulang medali emas kedua.

“Alhamdulillah, di cabor tradisional ini kita bisa memborong raihan empat medali sekaligus. Dua medali perunggu dan dua medali emas berhasil kita amankan,” ujar Asep Rustandi dengan nada penuh syukur.

Kunci Sukses Kontingen Ciamis Borong Medali Porsenitas 2026

Lebih lanjut, Asep menambahkan bahwa prestasi ini tidak muncul secara instan di Kota Cirebon. Keberhasilan kontingen Ciamis borong medali Porsenitas 2026 merupakan hasil kerja keras kolektif.

Selain kedisiplinan atlet, ada dorongan motivasi yang sangat besar dari manajemen serta jajaran pejabat pemerintahan Kabupaten Ciamis.

Secara khusus, pihak official mengapresiasi peran penting Ibu Ani sebagai Kalak BOBD. Selain itu, dukungan penuh dari Bapak Ai Rusli selaku BKPSDM yang bertindak sebagai manajer cabor juga menjadi suntikan moral berharga.

Kehadiran para pimpinan ini di arena pertandingan dinilai berhasil mendongkrak rasa percaya diri seluruh kru.

Baca Juga :  Pegiat Sosial Apresiasi Tata Kelola Pengairan di Kabupaten Ciamis

Oleh karena itu, manajemen cabor tradisional berkomitmen untuk terus mengasah kemampuan para atlet pasca-turnamen ini. Mereka sadar bahwa mempertahankan gelar juara akan jauh lebih sulit pada kompetisi tahun depan.

Namun, dengan modal evaluasi berbasis data, optimisme tinggi tetap tertanam di dalam benak seluruh pengurus olahraga Ciamis.

“Kami menghaturkan terima kasih mendalam kepada seluruh atlet sumpitan yang telah berjuang keras di ajang Porsenitas kali ini,” tutur Asep.

Beliau juga menambahkan bahwa pelaksanaan turnamen di Kota Cirebon ini memberikan banyak pelajaran berharga bagi tim. Atmosfer kompetisi yang kompetitif memaksa para atlet untuk mengeluarkan kemampuan terbaik mereka.

Di sisi lain, hasil yang terbilang cukup memuaskan ini dipastikan menjadi fondasi kuat untuk pembinaan atlet usia muda.

Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis sendiri dikabarkan sedang menyiapkan apresiasi khusus bagi para pahlawan olahraga ini.

Langkah ini dinilai penting untuk merangsang minat generasi muda terhadap kelestarian olahraga tradisional. Selain bernilai budaya, olahraga sumpitan terbukti mampu mengharumkan nama daerah di tingkat regional.

Dengan berakhirnya kompetisi di klaster sumpitan, fokus kini beralih ke cabor lain yang masih berjuang. Suporter lokal berharap energi positif dari olahraga tradisional ini menular ke atlet sepak bola dan atletik.

Harapannya, kabar mengenai kontingen Ciamis borong medali Porsenitas 2026 akan terus terdengar dari cabang olahraga lainnya.

Keberhasilan luar biasa ini sekaligus menutup rangkaian pertandingan sumpitan dengan catatan yang sangat manis. Semua pihak berharap agar momentum emas ini dijaga dengan baik melalui kompetisi lokal yang rutin.

Akhir kata, selamat kepada para atlet karena terbukti kontingen Ciamis borong medali Porsenitas 2026 secara terhormat.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca