BeritaPodcast

Konsisten Sejak 2008, Doervoer “100% Ulin” Ciamis Rutin Donor Darah Peduli Talasemia

Advertisements

Komitmen sosial Komunitas Bikers Doervoer “100% Ulin” Ciamis kembali ditegaskan melalui aksi donor darah bertajuk Peduli Talasemia yang secara konsisten mereka gelar setiap tiga bulan sekali sejak tahun 2008. Selama hampir dua dekade, kegiatan ini tidak pernah terhenti.

Ribuan bahkan puluhan ribu kantong darah telah berhasil dihimpun dan disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI), terutama untuk membantu para penderita talasemia yang membutuhkan transfusi darah secara rutin setiap bulan.

Konsistensi tersebut bukan sekadar rutinitas seremonial. Bagi komunitas yang telah berdiri puluhan tahun ini, aksi donor darah merupakan bentuk tanggung jawab sosial yang melekat dalam identitas mereka.

Dari waktu ke waktu, kegiatan ini terus dipertahankan, bahkan dikembangkan dengan melibatkan berbagai pihak dan memperluas jangkauan penerima manfaat.

Aksi sosial terbaru digelar di Balairung Timur Pendopo Gedung Negara Ciamis pada Jumat siang, 13 Februari 2026.

Dalam pelaksanaannya, Doervoer “100% Ulin” bekerja sama dengan PMI serta HDCI Ciamis Raya, dan didukung sejumlah sponsor.

Selain donor darah, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Sebanyak 171 orang menerima santunan dalam kegiatan tersebut. Rinciannya, 64 anak yatim, 67 orang lanjut usia (jompo), dan 40 penderita talasemia. Bantuan diserahkan secara simbolis di hadapan para undangan dan tamu yang hadir.

“Total ada 171 orang yang mendapat santunan,” ujar Gubernur Doervoer “100% Ulin”, Drs. Rusna Apriatna.

Kegiatan donor darah yang menjadi agenda utama juga menunjukkan hasil yang cukup signifikan. Dari 108 orang yang mendaftarkan diri sebagai pendonor, sebanyak 86 kantong darah berhasil dihimpun.

Baca Juga :  Siswa TK-SD Kecanduan Gadget, Bupati Ciamis Ungkap Tantangan Digitalisasi Pendidikan bagi Guru PGRI

Sementara itu, 22 orang lainnya belum dapat mendonorkan darahnya karena tidak memenuhi persyaratan medis, terutama akibat tekanan darah dan kadar hemoglobin (HB) yang rendah.

Adapun rincian 86 kantong darah yang terkumpul terdiri dari 27 kantong golongan darah O, 22 kantong golongan darah A, 28 kantong golongan darah B, dan 9 kantong golongan darah AB.

Seluruh darah yang berhasil dihimpun langsung diserahkan kepada PMI untuk dikelola dan didistribusikan sesuai kebutuhan.

Rusna Apriatna yang akrab disapa Papap Unya menyampaikan harapannya agar hasil donor darah tersebut dapat membantu menambah stok darah PMI, terutama menjelang bulan Ramadan.

Advertisements

Ia menjelaskan bahwa pada bulan puasa biasanya kegiatan donor darah cenderung berkurang, sementara kebutuhan darah bagi penderita talasemia tetap berjalan seperti biasa.

“Diharapkan hasil hari ini bisa menjadi tambahan stok darah di PMI untuk bulan puasa, terutama untuk memenuhi kebutuhan penderita talasemia yang rutin menjalani transfusi tiap bulan. Sementara bulan puasa biasanya jarang ada kegiatan aksi donor darah,” ujarnya.

Menurutnya, penderita talasemia merupakan kelompok yang sangat bergantung pada ketersediaan stok darah.

Tanpa transfusi rutin, kondisi kesehatan mereka dapat memburuk. Karena itu, kesinambungan kegiatan donor darah menjadi sangat penting untuk menjaga keselamatan dan kualitas hidup para pasien.

Kegiatan sosial yang telah berlangsung konsisten sejak 2008 ini juga mendapat apresiasi dari Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, MM. Dalam sambutannya, ia menilai Doervoer “100% Ulin” sebagai komunitas yang mampu menjaga komitmen sosial dalam jangka panjang.

Baca Juga :  Kesenian Bongbang Ciamis, Warisan Budaya yang Unik dan Menarik

Bupati Herdiat menyampaikan bahwa kegiatan donor darah yang rutin digelar setiap tiga bulan sekali tersebut sangat membantu pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan sosial masyarakat.

Terlebih, masih banyak warga yang memerlukan perhatian dan dukungan, khususnya para penderita talasemia yang harus menjalani transfusi darah secara berkala.

“Ketersediaan stok darah menjadi hal yang sangat penting demi keselamatan mereka. Setetes darah sangat berarti untuk menyelamatkan nyawa manusia. Ini langkah yang sangat terpuji, apalagi menjelang ibadah shaum di bulan Ramadan,” ujar Herdiat di hadapan para undangan.

Ia juga menegaskan bahwa konsistensi Doervoer dalam menjalankan kegiatan sosial selama puluhan tahun merupakan contoh nyata kepedulian terhadap sesama.

Komunitas yang awalnya dikenal sebagai wadah para pecinta otomotif tersebut mampu menunjukkan bahwa solidaritas tidak berhenti di jalan raya, melainkan juga hadir dalam aksi nyata kemanusiaan.

Lebih lanjut, Bupati Herdiat berpesan kepada para relawan dan donatur agar terus menjaga semangat berbagi.

Ia meyakini bahwa setiap rezeki yang disisihkan untuk membantu sesama akan diganti berlipat ganda oleh Allah SWT.

Melalui aksi rutin yang telah berlangsung sejak 2008 ini, Doervoer “100% Ulin” Ciamis tidak hanya menjaga tradisi donor darah, tetapi juga membangun budaya kepedulian di tengah masyarakat.

Konsistensi tersebut menjadi bukti bahwa gerakan sosial yang dilakukan secara berkelanjutan mampu memberikan dampak nyata dan jangka panjang, khususnya bagi para penderita talasemia yang menggantungkan harapan hidupnya pada setetes darah dari para relawan.

Advertisements

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker