Berita

Mengenal Sosok Ketua PAC Muslimat NU Ciamis Terpilih; Visi Besar untuk Perempuan Tatar Galuh

Gelaran pelantikan pengurus di Hotel Tyara pada Minggu (05/04/2026) tidak hanya menjadi momentum seremonial bagi keluarga besar Nahdlatul Ulama.

Acara ini juga menjadi panggung bagi diperkenalkannya sosok Ketua PAC Muslimat NU Ciamis terpilih, Hj. Lismyati, S.Pd.I, yang membawa angin segar bagi pergerakan perempuan di Tatar Galuh.

Dengan latar belakang pengabdian yang panjang di dunia sosial keagamaan, figur pemimpin baru ini hadir dengan visi besar yang transformatif.

Dalam sesi wawancara eksklusif usai prosesi pelantikan, Ketua PAC Muslimat NU Ciamis memaparkan arah kebijakan organisasi untuk masa khidmat ke depan.

Fokus utamanya adalah menjadikan Muslimat NU sebagai organisasi yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga mandiri secara ekonomi dan peka terhadap isu-isu kontemporer yang dihadapi perempuan di pedesaan.

Dedikasi Tanpa Batas bagi Umat di Tatar Galuh

Perjalanan hidup sang Ketua PAC Muslimat NU Ciamis terpilih mencerminkan dedikasi yang tak tergoyahkan.

Sebelum menduduki kursi pimpinan di tingkat Anak Cabang, ia telah aktif merintis berbagai kegiatan majelis taklim dan pendampingan keluarga di tingkat desa.

Pengalaman lapangan inilah yang membentuk karakternya menjadi pemimpin yang inklusif dan memahami betul denyut nadi persoalan masyarakat bawah.

Baginya, menjadi Ketua PAC Muslimat NU Ciamis adalah sebuah amanah besar untuk meneruskan perjuangan para pendahulu.

Ia menegaskan bahwa organisasi ini harus terus menjadi “rumah besar” bagi perempuan NU untuk belajar, berdaya, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Ciamis.

Baca Juga :  UPTD Damkar Ciamis Edukasi 141 PAUD dan SD Soal Cegah Kebakaran 

Nilai-nilai keikhlasan dalam berkhidmat menjadi fondasi utama yang akan ia tanamkan kepada seluruh jajaran pengurus baru.

Target 100 Hari Kerja: Konsolidasi dan Akselerasi

Memasuki masa jabatan baru, Ketua PAC Muslimat NU Ciamis telah menyiapkan peta jalan yang terukur.

Dalam 100 hari kerja pertama, fokus utama akan diarahkan pada konsolidasi internal dan pembenahan administrasi di tingkat ranting (desa).

Menurutnya, organisasi yang kuat bermula dari tertib administrasi dan soliditas antar anggota.

Selain penguatan internal, beberapa agenda prioritas yang akan segera dieksekusi antara lain:

  • Audit Potensi Ekonomi: Mendata seluruh produk UMKM yang dimiliki oleh kader di tiap desa untuk dibuatkan katalog digital.
  • Revitalisasi Majelis Taklim: Mengemas dakwah keagamaan dengan isu-isu praktis seperti kesehatan keluarga dan pendidikan anak.
  • Sinergi Birokrasi: Melakukan kunjungan kerja ke berbagai instansi pemerintah daerah untuk menyelaraskan program kerja Muslimat dengan visi Kabupaten Ciamis.

“Kami tidak ingin membuang waktu. Sebagai Ketua PAC Muslimat NU Ciamis, saya ingin memastikan bahwa mesin organisasi langsung bergerak cepat menyentuh kepentingan anggota,” tegasnya dengan penuh optimisme.

Mendorong Transformasi Digital bagi Perempuan NU

Satu hal yang menarik dari visi Ketua PAC Muslimat NU Ciamis ini adalah keberaniannya mendorong transformasi digital.

Ia menyadari bahwa di era informasi, kader Muslimat tidak boleh tertinggal.

Penggunaan media sosial sebagai sarana dakwah dan pemasaran produk unggulan menjadi salah satu poin yang akan ditekankan dalam pelatihan-pelatihan mendatang.

Ia berharap, di bawah kepemimpinannya, Ketua PAC Muslimat NU Ciamis mampu membawa organisasi ini lebih modern tanpa menghilangkan tradisi kepesantrenan yang menjadi jati diri NU.

Baca Juga :  Perumdam Tirta Galuh Ciamis Tanam 1.000 Pohon di Lahan Kritis untuk Selamatkan Sumber Air

Digitalisasi dipandang sebagai alat untuk memperluas jangkauan manfaat organisasi kepada generasi muda (Fatayat dan IPPNU) agar terjadi estafet kepemimpinan yang berkesinambungan.

Menjawab Tantangan Sosial dengan Aksi Nyata

Persoalan sosial seperti stunting, kekerasan terhadap perempuan, hingga degradasi moral remaja menjadi perhatian serius bagi sang Ketua PAC Muslimat NU Ciamis.

Ia berencana membentuk unit layanan konsultasi keluarga di tiap kecamatan yang dikelola oleh pengurus PAC.

Unit ini nantinya akan bekerja sama dengan tenaga ahli untuk memberikan solusi bagi permasalahan domestik yang seringkali tidak terangkat ke permukaan.

Dengan pendekatan yang persuasif khas ibu-ibu Muslimat, ia yakin masalah sosial di Ciamis dapat ditekan melalui penguatan ketahanan keluarga dari dalam.

Harapan untuk Sinergi Ulama dan Umaro

Menutup sesi wawancara, Ketua PAC Muslimat NU Ciamis menyampaikan apresiasi atas kehadiran Sekda Ciamis, Andang Firman Triyadi, dalam pelantikan tersebut.

Baginya, dukungan pemerintah adalah energi tambahan bagi organisasi untuk berlari lebih kencang.

Ia berkomitmen untuk terus menjaga hubungan harmonis antara ulama dan umaro demi terciptanya kondusivitas wilayah.

“Kami siap menjadi mitra strategis pemerintah. Sebagai Ketua PAC Muslimat NU Ciamis, saya mengajak seluruh pengurus untuk merapatkan barisan. Saatnya kita bekerja nyata, bukan sekadar kata-kata,” pungkasnya menutup pembicaraan.

Dengan visi yang jelas dan semangat pengabdian yang tinggi, kepemimpinan baru ini diharapkan mampu membawa Muslimat NU Ciamis mencapai kejayaan baru dan memberikan dampak positif yang lebih luas bagi seluruh warga Tatar Galuh.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca