Berita

Ruang Kelas Ludes Akibat Kebakaran SDN 1 Gereba Cipaku Ciamis, 5 Damkar Diterjunkan

Peristiwa kebakaran SDN 1 Gereba Cipaku Ciamis melalap ruang kelas. Petugas Pos WMK Kawali sigap jinakkan api. Simak laporan lengkapnya.

Insiden kebakaran SDN 1 Gereba Cipaku Ciamis melanda salah satu ruang kelas pada Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 17.40 WIB petang. Kobaran api pertama kali diketahui oleh seorang anak yang sedang bermain layang-layang di area belakang kompleks sekolah dasar tersebut.

Melihat kepulan asap tebal membakar atap bangunan, saksi anak tersebut langsung berlari memberitahukan kejadian kepada Azis, seorang guru yang bermukim di Dusun Nanggerang RT 01 RW 04, Desa Gereba.

Guru tersebut langsung bergegas menuju lokasi sekolah guna memverifikasi laporan serta mengantisipasi potensi rembetan kebakaran SDN 1 Gereba Cipaku Ciamis.

Menyadari api mulai membesar dan mengancam bangunan sekitarnya, Azis segera menghubungi petugas pemadam kebakaran yang tengah bertugas di Pos Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Kawali. Laporan darurat tersebut langsung direspons secara sigap oleh jajaran petugas siaga piket.

Kronologi Penanganan Kebakaran SDN 1 Gereba Cipaku Ciamis

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat S.IP, membenarkan adanya pengerahan personel ke lokasi sesaat setelah menerima laporan warga. Pihaknya langsung menginstruksikan tim penyelamat bergerak cepat agar kobaran api tidak meluas ke area ruang belajar lainnya.

“Ada 5 petugas kami dengan respon cepat mendatangi lokasi sekolah,” ujar Budi Rahmat saat memberikan keterangan resmi mengenai operasi pemadaman tersebut.

Personel regu pemadam yang diterjunkan menangani kebakaran SDN 1 Gereba Cipaku Ciamis terdiri atas lima petugas, yaitu Asep, Adam, Rizal, Mugni, dan Rizki. Seluruh tim tiba di tempat kejadian beberapa menit setelah menerima panggilan darurat dari pihak sekolah.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemetaan taktis dan mengerahkan dua unit kendaraan pemadam berkapasitas penuh. Armada operasional yang dikerahkan mencakup satu unit mobil pancar bernomor polisi Z 8160 T serta satu unit mobil tangki penyuplai air (water supply) dengan pelat nomor Z 8447 T.

Baca Juga :  Fikri Herdyana Resmi Pimpin BM PAN Ciamis, Siap Gebrak Politik Anak Muda!

Regu damkar langsung melokalisasi area kobaran guna memutus akses rambatan api ke ruang kelas di sebelahnya serta area kantor guru. Berkat pasokan air yang memadai dan strategi pemadaman terukur, amukan api berhasil dikendalikan sebelum menghanguskan seluruh fasilitas sekolah.

Upaya intensif pemadaman kebakaran SDN 1 Gereba Cipaku Ciamis berlangsung sekitar satu jam dengan fokus melumpuhkan titik api utama dan mendinginkan material kayu bangunan. Petugas menyemprotkan air secara merata ke struktur atap dan dinding yang sempat terbakar guna mencegah munculnya titik api baru.

Evakuasi Area dan Penyelamatan Fasilitas Pendidikan

Sekitar pukul 19.00 WIB, seluruh rangkaian pemadaman dan pendinginan dinyatakan tuntas oleh tim lapangan. Personel damkar bersama warga sekitar memeriksa area terdampak untuk memastikan tidak ada sisa bara yang tersembunyi di bawah reruntuhan genting.

Setelah situasi dinyatakan aman dan kondusif, lima personel bersama dua unit armada taktis ditarik kembali menuju Pos WMK Kawali untuk melanjutkan piket siaga darurat. Otoritas memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kondisi bangunan saat kejadian dalam keadaan kosong tanpa aktivitas belajar mengajar karena bertepatan dengan libur akhir pekan. Faktor kecepatan informasi dari warga dinilai sangat krusial dalam menekan eskalasi bahaya kebakaran SDN 1 Gereba Cipaku Ciamis di kawasan permukiman tersebut.

Meskipun bagian dalam satu ruang kelas mengalami kerusakan berat pada bagian atap dan perabotan belajar, ruang-ruang lain berhasil diselamatkan secara utuh. Kerugian materiil akibat peristiwa ini masih dalam proses penghitungan oleh dinas terkait bersama pihak sekolah.

Baca Juga :  Terpilih Aklamasi! Muscab Persis Kecamatan Ciamis Lahirkan Pemimpin Baru yang Siap Melek Teknologi

Pihak pemerintah desa bersama pengurus sekolah berencana melakukan kerja bakti pembersihan puing-puing sisa material bangunan. Langkah ini dilakukan agar puing sisa kebakaran tidak membahayakan siswa saat aktivitas pembelajaran kembali dimulai.

Penyelidikan Lapangan Terkait Kebakaran SDN 1 Gereba Cipaku Ciamis

Hingga proses pendinginan selesai, penyebab pasti timbulnya api di bangunan sekolah dasar tersebut masih dalam tahap penyelidikan pihak berwajib. Tim berwenang terus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata di sekitar lokasi kejadian.

“Penyebab kebakaran belum diketahui,” kata Budi Rahmat menegaskan status penanganan perkara teknis di lapangan.

Pemeriksaan menyeluruh dilakukan dengan meneliti instalasi jaringan listrik di sekitar ruang kelas yang hangus terbakar guna mencari titik awal pemicu api. Pihak damkar juga berkoordinasi dengan aparat kewilayahan guna memastikan seluruh aspek keselamatan fasilitas publik tetap terjaga.

Pemerintah Kabupaten Ciamis mengimbau kepada seluruh pengelola sarana pendidikan untuk rutin melakukan audit instalasi kelistrikan pada bangunan gedung.

Langkah preventif ini penting guna menghindari potensi terulangnya insiden kebakaran SDN 1 Gereba Cipaku Ciamis di kemudian hari.

Pihak sekolah juga disarankan untuk melengkapi setiap koridor gedung dengan alat pemadam api ringan (APAR) yang siap pakai. Ketersediaan alat proteksi dini dinilai sangat vital dalam memadamkan percikan api kecil sebelum membesar dan merusak sarana belajar mengajar.

Keberhasilan penanganan bencana ini membuktikan pentingnya sinergi antara kepekaan warga sekitar dan kecepatan respons petugas pemadam kebakaran di lapangan.

Berkat respons cepat Pos WMK Kawali, insiden kebakaran SDN 1 Gereba Cipaku Ciamis dapat dipadamkan secara tuntas tanpa menimbulkan kerugian yang lebih luas bagi dunia pendidikan setempat.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca