32 C
Indonesia
Kamis, Agustus 5, 2021
BerandaBeritaGunung Emas di Republik Kongo, Siapa Berminat?

Gunung Emas di Republik Kongo, Siapa Berminat?

Reportasee.com – Kongo, sebuah negara di benua Afrika tengah sibuk dengan pemberitaan adanya gunung emas yang terletak di sebuah pedesaan berjarak 35 km dari utara Bukavu, Ibu Kota Kivu, Kongo.

Walaupun sedari dulu sudah banyak pemberitaan tentang adanya penambangan emas dan bahan tambang berharga lainnya di wilayah Kongo, namun fenomena gunung emas kali ini menjadi kabar terviral saat ini.

Video Viral Gunung Emas Kongo

Bermula dari sebuah video yang viral di media sosial seperti facebook, Instagram, twitter dan tik tok, tentang sekumpulan warga desa yang tengah berkerumun menggali tanah dan mengumpulkan bijih emas di dalamnya.

Video lain menggambarkan bagaimana para penduduk yang telah mengumpulkan bongkahan-bongkahan emas itu menuju tempat pencucian. Lalu kemudian mencuci emas tersebut menggunakan wadah seperti layaknya mencuci beras.

Unggahan video yang berasal dari seseakun dengan nama @makassar_iinfo tersebut memberi caption gunung tersebut mengandung emas 90%.

Serta tak lupa menyebutkan pula bahwa Kongo penuh dengan berbagai kekayaan alam lain seperti berlian, mineral, kayu dan minyak.

Warga dunia digital beramai-ramai mengomentari video tersebut dengan beragam kata. Ada yang yang menanyakan apakah mereka akan saling berebut dan baku hantam.

Bahkan ada akun dengan nama @jamalhanaqila sampai menanyakan berapa harga tiket kesana 😊

Cerita Di Balik Viralnya Video Gunung Emas

Sebenarnya bagaimana cerita aslinya di balik video viral tersebut?

Seorang jurnalis lepas bernama Ahmad Algohbary mengatakan dalam laman media sosialnya bahwa ternyata di Kongo terdapat sebuah gunung emas.

Video dari Republik Kongo telah mendokumentasikan adanya kejutan terbesar.

Tersebar video viral dari Republik Kongo yang berhasil mendokumentasikan kejutan terbesar bagi beberapa para penduduk di sini.

Saat seluruh gunungnya diselimuti lapisan emas, penduduk hanya cukup menggali tanah dan mengeruk endapan emas di dalamnya.

Kemudian mereka membawa pulang, membersihkan emas dari kotoran. Dan kemudian mengektrasinya. Lanjut Ahmad Algohbary pula menambahkan.

Saat seorang jurnalis BBC London mecoba menggali lebih dalam informasi ini, Ahmad Algohbary lantas mengatakan bahwa bukan dirinya yang mengambil gambar tersebut.

Namun demikian dia menjelaskan bahwa video ini telah viral sejak Selasa 2 Maret 2021 lalu.

Sejumlah chanel Youtube pun telah mengunggahnya beberapa kali.

Namun demikian, seorang kontributor BBC di Kongo, Byode Malenga menuturkan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu 27 Februaru 2021.

Beberapa sumber yang tidak mau terungkap identitasnya mengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi di wilayah pertambangan Malenga, Republik Kongo.

Pihak pemerintah pun telah melakukan penertiban dengan mengirimkan kesatuan polisi ke daerah tersebut.

Mereka bertugas untuk mengambil kembali bongkahan-bongkahan emas dari warga desa dan mengembalikannya ke tempat semula.

Republik Kongo memang terkenal dengan tambang logam mulia seperti emas dans berbagai jenis kandungan alami mineralnya.

Sementara video yang viral tersebut menunjukkan lokasi pertambangan yang terdaftar dengan para pekerja resmi.

Bersumber dari Reuters, Menteri Pertambangan Negara Bagian Kivu Selatan, Vernant Burume Muhigirwa menegaskan bahwa adanya penemuan biji emas telah membuat fenomena tersendiri di kalangan warga desa. Fenomena demam emas.

Fenomena Demam Emas Kongo

Berita yang telah menjadi buah bibir baik bagi warga Kongo maupun orang luar, membuat kepanikan tersendiri bagi pemerintah. Untuk itulah maka pihak pemerintah telah mengeluarkan larangan resmi dan juga menghentikan ijin aksi penambangan di sana.

Seluruh pihak terkait baik dari penambang lokal, pedagang dan FARDC (Anggota Angkatan Bersenjata) pun telah mengikuti untuk segera meninggalkan lokasi tambang. Ketetapan pemerintah ini terus berlaku sampai ada keputusan lebih lanjut.

Baca:  Hasil Evalusi PPKM di Ciamis Tunjukan Hal Positif

Vernant Burume Muhigirwa, selanjutnya menambahkan bahwa penghentian ini akan memberi kesempatan agar pihak yang berwenang memastikan para penambang terdaftar di regulator penambangan resmi Republik Kongo.

Penambangan Artisanal

Sebagai informasi bahwa selama ini di Kongo sering terkenal dengan istilah penambang artisanal atau penambang tradisional. Dalam upaya penertiban penambangan-penambangan illegal, maka tercetuslah sebuah badan regulasi yang memonitoring kegiatan para penambang lokal ini.

Baca:  Hiasan Dinding Ruang Tamu Kecil, Tampilkan Kesan Luas dan Cantik

Pihak berwenang akan memastikan bahwa seluruh pekerja tambang yang ikut ambil bagian haruslah pekerja yang resmi terdaftar dalam regulasi setempat.

Bahkan kehadiran FARDC pun saat ini merupakan halangan bagi pihak berwenang karena dianggap telah berkontribusi terciptanya kekacauan di sekitar wilayah tambang.

Para pekerja sebagai penambang artisanal atau tradisional tersebut sebenarnya merupakan suatu pekerjaan yang lumrah di Kongo. Biasanya wilayahnya meliputi bagian timur dan timur laut Republik Kongo.

Staf Kementrian Pertambangan pun menambahkan bahwa adanya penertiban ini harus kembali ditegakkan untuk melindungi kehidupan serta memasrikan bahwa pencarian emas  harus sesuai dengan hukum yang berlaku di negara tersebut. Terutama di beberapa daerah seperti Luhihi.

Warga Berebut Emas

Dengan beredarnya kabar tersiar tersebut, tak bisa tidak, warga Kongo berbondong-bondong menyerbu daerah Luhihi untuk ikut menikmati gemerlapnya memilki emas.  Tujuan mereka hanya satu. Dapat memiliki emas dan menjadi kaya sesegera mungkin.

Namun kebanyakan dari mereka ini datang dan mengeruk bijih emas secara illegal di sekitaran kaki gunung berendapan lapisan emas.

Pihak pemerintah akhirnya mengeluarkan larangan resmi penghentian penambangan emas setelah tak kuasa menahan arus gelombang warga yang memaksa mengambil bagian emas. Penduduk secara masiv menggali gunung dan mengambil emas serta membawanya pulang sebanyak-banyaknya.

Penambangan sevara serampangan dengan tidak memperhatikan peralatan yang aman tersebut membuat pemerintah kewalahan dan segera memerintahkan semua warga meninggalkan lokasi pertambangan.

Pemerintah Republik Kongo tengan memikirkan cara terbaik dalam mengantisipasi lonjakan warga desa ke pertambangan dan melakukan tindakan bijaksana mengatasi fenomena emas ini.

Sementara kehadiran FARDC yang juga berada di lokasi pertambangan terasa ikut memberikan kontribusi terhadap adanya peristiwa kekacauan ini.

Peristiwa semacam ini pernah terjadi beberapa tahun lalu. Menurut salah seorang sumber yang tidak mau mengungkapkan identitasnya bahwa produksi emas dan logam mulia bukanlah barang baru di Kongo.

Berton-ton bijih emas dan berbagai jenis logam mulia lainnya pernah terselundupkan melalui jaringan illegal ke rantai pemasok global. Hal ini biasanya menggunakan gerbang laut ke wilayah timur Republik Kongo.

Hal ini sudah menjadi laporan oleh pihak kelompok Ahli PBB dan menjadi sorotan publik.

Bagaimana Jika Ada Gunung Emas Di Indonesia?

Nah bisa kebayang juga ya apa yang akan terjadi jika di Indonesia juga terdapat gunung emas yang berserakan di sepanjang lereng gunung? Apakah anda berminat untuk ambil bagian menjadi penambang dadakan seperti hal nya warga desa di Republik Kongo?

Walaupun masih angan-angan tapi sepertinya hal demikian bisa saja terjadi dimana pun di belahan dunia ini. Perut bumi memang selalu tidak bis akita tebak apa saja isinya. Bukan hal yang mustahil juga jika seandainya di bawah rumah anda sekarang ini terdapat bongkahan-bongkahan logam mulia.

Namun yang menjadi pertanyaan, apakah anda akan menjadi kaya karenanya? Atau semua itu menjadi milik pemerintah? Atau mungkin ada win-win solusinya jika hal itu benar-benar terjadi terhdap anda dan mungkin juga terhadap saya.

Berita Terkait
- Advertisment -

Paling Populer