Fakta Tentang Bulan dan Bagaimana Jika Bumi Tanpa Bulan?

0
320
Fakta Tentang Bulan dan Bagaimana Jika Bumi Tanpa Bulan?

Reportasee.com – Fakta Tentang Bulan dan Bagaimana Jika Bumi Tanpa Bulan? Menurut beberapa ilmuan, bulan memiliki inti sebesar 240 kilometer. Inti yang ada tersebut dikelilingi oleh lapisan cairan selebar hampir 90 kilometer.

Bulan juga memiliki lapisan lembek, dengan jarak sekitar 150 kilometer. Sejauh ini beberapa ilmuan dari NASA sudah menemukan beberapa fakta tentang bulan. Seperti apa faktanya? Simak ulasan berikut ini.

Bulan Tidak Memiliki Sisi Gelap

Sebenarnya bulan tidak memiliki sisi gelap, namun bulan memiliki sisi jauh dimana sisi tersebut tidak bisa terlihat dari bumi.

Periode orbit yang terjadi di bulan, membuat bulan tetap berada pada porosnya.

Bulan memiliki perputaran pada bumi selama sekali, dan juga berputar pada porosnya selama satu kali dan hal tersebut berada pada durasi waktu yang bersamaan.

Bulan Memiliki Gravitasi yang Jauh Lebih Lemah

Ukuran bulan yang lebih kecil dari bumi, sekitar antara 27 persen lebih kecil membuat bulan gravitasi bulan lebih kecil yakni hanya 1/6 dari gravitasi bumi.

Jika Anda mengukur gaya gravitasi batu yang jatuh di bulan, maka batu yang jatuh akan terasa lebih lambat dari batu yang dijatuhkan ketika di bumi.

Sebagai contoh, apabila Anda melakukan penimbangan dengan berat sekitar 150 pound saat di bumi.

Kemudian melakukan penimbangan berat yang sama di bulan, maka akan menghasilkan timbangan sebesar 25 pound.

Bentuk Bulan Tidak Bulat

Terkait dengan beberapa fakta tentang bulan yang sejauh ini banyak dibicarakan oleh ilmuan, yakni bentuk bulan tidak bulat seperti bola.

Bulan sebenarnya berbentuk oval, yakni menyerupai telur. Menyebabkan pusat bulan berada sejauh 2 kilometer dari pusat geometrisnya.

Terdapat Gempa di Bulan

Beberapa ilmuan yang melakukan penelitian ke bulan, telah menemukan bahwa bulan bukan menjadi tempat yang benar-benar statis.

Gempa kecil kerap terjadi di bulan namun berada pada beberapa kilometer dari permukaan, kejadian ini diduga disebabkan oleh gaya gravitasi dari bumi.

Beberapa kali gempa di bulan, juga muncul ke permukaan. Gempa yang dihasilkan tersebut membuat permukaan bulan kerap kali memunculkan gas.

Sejauh ini beberapa ilmuan telah melakukan penelitian, berkaitan dengan hal-hal yang berpotensi terjadi di bulan.

Bulan Mencuri Energi dari Bumi

Setiap tahunnya, bulan mencuri energi rotasi dari bumi. Hal ini dilakukan untuk mendorong bulan, menjauhi bumi setidaknya 4 centimeter.

Sejak terbentuknya bulan, menurut peneliti sekitar 4,6 miliar tahun yang lalu. Bulan telah berada pada jarak 22.530 kilometer dari bumi.

Pada waktu sekarang, jarak bulan dari bumi telah mencapai 450 ribu kilometer. Kondisi tersebut, telah menyebabkan hari-hari berlalu cukup lama di bumi.

Hal tersebut bisa terjadi lantaran pergerakan yang dilakukan oleh bulan.

Itulah beberapa fakta tentang bulan yang mungkin belum Anda ketahui sebelumnya. Semoga ulasan kali bisa menambah wawasan Anda mengenai ilmu astronomi.

Jika Bumi Tanpa Bulan, Apa Efeknya?

Bulan merupakan benda kosmik terdekat dari planet bumi, sekaligus sebagai salah satu satelit alami bagi bumi.

Banyak hal yang bisa terjadi di bumi lantaran adanya bulan, akan tetepi bagiaimana nasib bumi tanpa bulan? Buat Anda yang belum tahu, simak ulasan berikut ini.

Air Laut Menjadi Semakin Tenang

Adanya bulan mampu mengatur pasan surut dari air laut. Hal tersebut tentu akan berbeda apabila bulan tidak ada.

Gelombang laut yang sebelumnya cukup besar, akan lebih tenang apabila tanpa bulan.

Daya tarik gravitasi yang menyebabkan pasang dan surut juga tidak akan berjalan dengan baik.

Ini dikarenakan bulan merupakan daya tarik terbaik saat ini yang dapat menyebabkan pasang dan surut air laut.

Permukaan air laut juga akan meningkat, jika bumi tanpa bulan. Peningkatan ketinggian permukaan air laut ini bisa dilihat dengan jelas di kutub yang ada di bumi.

Perbedaan tinggi pasang dan surut juga bisa meningkat secara drastis, yakni dapat mencapai 16 meter.

Langit Malam Hari akan Lebih Gelap

Sejauh ini bulan menjadi obyek terdekat bumi, yang memberikn cahaya ketika malam hari.

Para ilmuan mengatakan selain bulan, terdapat planet yang dekat dengan bumi yang memancarkan cahaya yakni planetvenus.

Namun, cahaya yang dihasilakan oleh planet tersebut tidak seterang cahaya yang dipancarkan oleh bulan.

Cahaya bulan purnama yang diperkirakan 2.000 lebih terang dari pada cahaya planet venus, membuat cahaya bulan mampu menerangi malam hari di bumi.

Dapat disumpulkan, jika tidak ada bulan maka langit bumi di malam hari akan tanpak lebih gelap dari biasanya.

Terjadi Cuaca yang Tidak Beraturan

Beberapa ilmuan memaparkan, kehadiran bulan mampu mempertahankan derajat kemiringan bumi pada posisi stabil yakni 23,5 derajat.

Perputaran bumi tetap pada porosnya tersebut, mengakibatkan cuaca di bumi terbilang stabil dan normal.

Kondisi ini akan berbeda apabila bumi tanpa bulan, karena bisa menyebabkan drajat kemiringan yang berbeda dari biasanya.

Efeknya terjadi cuaca yang tidak beraturan, dan bisa saja terjadi cuaca ekstrim yang sebelumnya tidak bisa diprediksi.

Hari akan Berlalu dengan Cepat

Kehadiran bulan di sekitar bumi, memberikan dampak bumi memiliki rotasi yang stabil.

Rotasi tersebut menghasilkan perputaran yang pas, dimana bulan dan bumi memiliki gaya gravitasi yang seimbang.

Hal tersebut berbeda, jika nantinya bulan tidak ada maka hari. Waktu berlalu dengan cepat lantaran bumi tidak berada pada porosnya.

Perputaran yang tidak stabil dapat menimbulkan, terjadinya pergantian siang dan malam yang cukup singkat dari baisanya.

Tidak Terjadi Gerhana

Proses gerhana yang terjadi pada bumi, bulan memiliki peran yang cukup besar mengenai terjadinya kondisi tersebut.

Pada tahapan gerhana matahari saja, bulan memiliki peran untuk menahan sinar matahari agar tidak langsung memasuki bumi.

Apabila bulan tidak ada, maka proses gerhana tersebut tidak akan pernah terjadi. Itulah Fakta Tentang Bulan dan Bagaimana Jika Bumi Tanpa Bulan? ***

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here