
Ebeg Lakbok, kesenian kuda lumping khas Kabupaten Ciamis, sukses ‘ngasruk’ (menerobos) panggung-panggung hajatan hingga beranda media sosial.
Kesenian ini memikat generasi baru dengan perpaduan unik antara tarian energik, alunan gamelan yang khas, dan aura magis yang tak lekang oleh waktu.
Fenomena ini bukan isapan jempol belaka. Jika dulu Ebeg identik dengan penonton dari kalangan orang tua, kini di setiap perhelatannya, puluhan anak muda tampak antusias merekam setiap atraksi dengan ponsel pintar mereka.
Klip-klip pendek para penari yang mengalami intré (kesurupan) dengan gerakan-gerakan tak terduga seringkali viral di platform seperti TikTok dan Instagram, memicu rasa penasaran warganet.
Darah Muda di Balik Topeng dan Kuda Kepang
Salah satu kunci kebangkitan Ebeg Lakbok adalah regenerasi yang berjalan mulus di dalam sanggar-sanggar (paguyuban) seni.
Banyak grup Ebeg di Lakbok dan sekitarnya kini dimotori oleh para pemuda, baik sebagai penari, penabuh gamelan (nayaga), hingga sinden.
Semangat inilah yang membuat Ebeg Lakbok terus berinovasi tanpa meninggalkan pakemnya.
Beberapa paguyuban bahkan mulai mengelola akun media sosial secara profesional untuk mengumumkan jadwal pentas, berbagi cuplikan atraksi, dan berinteraksi dengan para penggemarnya.
Keunikan Ebeg Lakbok terletak pada kekhasan gerakannya yang lebih dinamis dan musik pengiringnya yang memiliki cengkok berbeda dibandingkan kuda lumping dari daerah lain.
Namun, daya tarik utamanya tetap pada momen mendeman atau intré, di mana penari diyakini dirasuki oleh roh leluhur.
Atraksi ini, yang seringkali menampilkan kekebalan tubuh atau perilaku di luar nalar, menjadi magnet yang menyedot perhatian.
Namun, bagi masyarakat Lakbok dan sekitarnya, Ebeg adalah bagian tak terpisahkan dari ritual sosial.
Kini, Ebeg Lakbok bukan lagi sekadar kesenian lokal yang tersembunyi. Ia telah menjadi ikon budaya, sebuah magnet wisata potensial bagi Ciamis yang menawarkan pengalaman otentik.
Menyaksikan Ebeg Lakbok secara langsung bukan hanya menonton tarian, tetapi merasakan denyut nadi kebudayaan Sunda Priangan Timur yang terus hidup, beradaptasi, dan siap memukau siapa saja yang datang menyaksikannya.
Bagi Anda yang penasaran, mencari jadwal pentas Ebeg Lakbok kini semudah menjelajahi media sosial.
Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi saksi hidup bagaimana tradisi leluhur mampu membius generasi milenial dengan pesonanya yang tak lekang oleh zaman.





