Berita

Tembus Rp370 Miliar! Strategi Jitu DPMPTSP Kabupaten Ciamis Genjot Investasi 2027

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau DPMPTSP Kabupaten Ciamis terus tancap gas dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif di Tatar Galuh.

Langkah konkret ini dibuktikan dengan digelarnya Forum Perangkat Daerah dalam balutan Focus Group Discussion (FGD) pada Selasa (10/3/2026).

Melalui forum strategis ini, pemerintah daerah berupaya menyerap aspirasi pemangku kepentingan guna merancang lompatan ekonomi yang signifikan.

Tentu saja, langkah proaktif ini bukan tanpa alasan. Dinamika pertumbuhan ekonomi pasca-pemulihan menuntut pemerintah untuk lebih inovatif dalam memberikan “karpet merah” bagi para penanam modal, baik investor skala lokal, nasional, maupun multinasional.

Rekor Realisasi Investasi DPMPTSP Kabupaten Ciamis

Dalam jalannya FGD tersebut, Kepala DPMPTSP Kabupaten Ciamis, Eka Permana Oktavia, memaparkan sejumlah capaian kinerja instansinya yang sangat menggembirakan.

Salah satu sorotan utamanya adalah lonjakan realisasi investasi pada tahun sebelumnya yang melampaui ekspektasi.

Berdasarkan data resmi, realisasi penanaman modal di wilayah Ciamis sepanjang tahun 2025 berhasil menembus angka yang fantastis, yakni mencapai sekitar Rp370,5 miliar.

Angka ini mencatatkan tren positif dan peningkatan yang sangat tajam jika dikomparasikan dengan periode tahun-tahun sebelumnya.

Dana segar ratusan miliar tersebut tidak hanya berupa angka statistik di atas kertas, melainkan berwujud pembangunan nyata di lapangan.

Mulai dari ekspansi bisnis ritel, industri pengolahan hasil pertanian, hingga tumbuhnya sektor pariwisata yang sukses menyerap ribuan tenaga kerja lokal asli Ciamis.

“Pencapaian ini menjadi bukti bahwa Ciamis adalah wilayah yang ramah investor. Namun, kami tidak boleh cepat berpuas diri,” ujar Eka di hadapan para peserta diskusi.

Baca Juga :  Pulang Salat Magrib, Warga Kawali Mendapati Rumahnya Dilalap Api

Forum ini, kata Eka, menjadi sarana esensial untuk menghimpun saran, masukan, serta gagasan segar dari berbagai pihak agar program ke depan lebih tepat sasaran.

Digitalisasi Layanan OSS dan Jemput Bola NIB

Lebih lanjut, tren investasi yang meroket ini nyatanya tidak lepas dari reformasi birokrasi yang terus dikebut oleh instansi terkait.

Saat ini, DPMPTSP Kabupaten Ciamis sangat fokus pada kemudahan pelayanan perizinan yang sepenuhnya mengadopsi sistem digital terintegrasi.

Transformasi digital tersebut diwujudkan melalui optimalisasi layanan perizinan berbasis Online Single Submission (OSS).

Tidak hanya itu, percepatan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga menjadi prioritas utama dinas tersebut.

Langkah percepatan legalitas NIB ini sangat krusial. Bagi pelaku UMKM di pelosok desa, memiliki legalitas usaha berarti membuka akses yang lebih luas terhadap bantuan modal dari perbankan (KUR) maupun program pendampingan dari pemerintah pusat.

Peningkatan kualitas pelayanan perizinan mutlak menjadi salah satu fokus utama pihak DPMPTSP Ciamis.

“Tujuannya jelas, agar iklim investasi di Kabupaten Ciamis semakin kondusif, transparan, dan pada akhirnya mampu mendorong roda pertumbuhan ekonomi daerah secara merata,” tegas Eka Permana Oktavia.

Menyusun Peta Jalan Investasi Strategis 2027

Selain mengevaluasi capaian masa lalu, forum yang diinisiasi oleh DPMPTSP Kabupaten Ciamis ini juga menatap jauh ke masa depan.

Baca Juga :  7 Fakta Menakjubkan tentang Cagar Alam Pangandaran yang Wajib Kamu Ketahui!

Para pemangku kepentingan yang hadir diajak untuk membedah rancangan rencana program dan kegiatan strategis untuk tahun 2027 mendatang.

Beberapa sektor krusial yang masuk dalam peta jalan 2027 antara lain adalah penguatan promosi investasi ke luar daerah.

Kemudian penyempurnaan sistem pelayanan perizinan terpadu satu pintu agar bebas pungli, hingga pengelolaan basis data informasi perizinan yang lebih mutakhir dan real-time.

Pendekatan kolaboratif melalui FGD ini diharapkan mampu menyelaraskan program kerja perangkat daerah dengan arah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Dengan demikian, setiap kebijakan yang ditelurkan akan benar-benar relevan dengan kebutuhan riil masyarakat dan dinamika pelaku usaha di lapangan.

Harapan untuk Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Sebagai penutup, sinergi yang terbangun dalam forum perangkat daerah ini membawa angin segar bagi iklim dunia usaha.

Pemerintah daerah kini tidak lagi bekerja sendirian, melainkan menggandeng seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun kemandirian ekonomi daerah.

Eka sangat berharap forum diskusi interaktif ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan belaka.

Sebaliknya, kegiatan ini harus mampu membuahkan rekomendasi yang tajam, terukur, dan konstruktif.

Pada kesempatan itu, Eka sangat berharap DPMPTSP Kabupaten Ciamis ke depannya dapat semakin optimal dalam mengeksekusi program-program strategis.

“Jika investasi masuk dengan lancar dan iklim usaha sehat, otomatis peluang usaha baru akan terbuka lebar, dan lapangan kerja bagi masyarakat Ciamis akan semakin melimpah,” pungkasnya dengan penuh optimisme.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca