Berita

DP2KBP3A Ciamis Perkuat Kapasitas Petugas Lapangan Demi Tingkatkan Efektivitas Program Keluarga Berencana

Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) terus memperkuat peran petugas lapangan sebagai garda terdepan dalam pelaksanaan program Keluarga Berencana (KB).

Salah satu upaya konkret diwujudkan melalui kegiatan pembinaan petugas lini lapangan yang dilaksanakan secara rutin di berbagai wilayah kecamatan.

Kegiatan pembinaan terbaru berlangsung pada Selasa (7/10/2025) di Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Acara tersebut diikuti oleh sejumlah unsur penting pelaksana program KB di tingkat daerah, di antaranya Kepala UPTD P5A, Kasubag PKB/PLKB, Tim Penggerak KB Desa (TPD), serta Petugas Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD).

Meningkatkan Profesionalitas dan Kualitas Pelayanan

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk (Dalduk) DP2KBP3A Ciamis, Ir. Djafar Shiddiq, M.Si, menjelaskan, kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas pelayanan petugas lapangan, sekaligus memastikan pelaksanaan program KB di Ciamis berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

“Pembinaan ini sangat penting mengingat tantangan yang dihadapi petugas di lapangan semakin kompleks. Mulai dari tingginya angka kelahiran, kematian ibu, hingga kasus kekurangan gizi anak yang masih menjadi perhatian utama,” ujar Ir. Djafar.

Menurutnya, keberhasilan program KB di daerah sangat bergantung pada kemampuan dan dedikasi petugas lini lapangan, karena mereka berhadapan langsung dengan masyarakat dan memahami kondisi sosial di wilayah masing-masing.

Baca Juga :  Warung Siaga Inflasi Ciamis: Harga Murah, Pembeli Masih Sepi

Oleh karena itu, DP2KBP3A berupaya memperkuat kapasitas mereka melalui pelatihan yang terstruktur dan berkelanjutan.

Materi Pelatihan yang Komprehensif dan Kontekstual

Kegiatan pembinaan ini tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga mencakup berbagai materi aplikatif yang relevan dengan kondisi di lapangan.

Peserta mendapatkan pelatihan tentang pendekatan inovatif dalam promosi KB, strategi peningkatan partisipasi masyarakat, pengelolaan dan analisis data, serta pemahaman isu berbasis gender.

Petugas dilatih agar mampu menjangkau kelompok masyarakat rentan, seperti keluarga prasejahtera dan ibu muda, sekaligus mampu mengevaluasi efektivitas program secara menyeluruh.

“Kami tidak ingin program KB hanya sebatas data atau angka statistik. Yang kami harapkan adalah manfaat nyata bagi masyarakat—keluarga yang lebih sehat, sejahtera, dan berdaya,” tutur Djafar.

Menjawab Tantangan Lapangan dengan Kompetensi dan Empati

Dalam pelaksanaannya, petugas lapangan kerap menghadapi tantangan yang bervariasi. Mulai dari resistensi masyarakat terhadap program KB, keterbatasan akses informasi, hingga persoalan sosial-ekonomi yang memengaruhi kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan keluarga.

Melalui pembinaan ini, DP2KBP3A Ciamis ingin membekali para petugas dengan kemampuan komunikasi interpersonal yang lebih baik, sehingga mereka dapat mendampingi masyarakat dengan pendekatan yang lebih edukatif dan persuasif.

“Petugas KB bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga pendamping dan motivator bagi keluarga di desa-desa. Dengan kompetensi yang baik, mereka akan lebih efektif dalam membantu masyarakat memahami manfaat KB,” kata Djafar menegaskan.

Baca Juga :  Belum Satu pun Dapur MBG di Ciamis Kantongi Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi

Wujud Komitmen DP2KBP3A dalam Pembangunan Keluarga Berkualitas

Ir. Djafar Shiddiq menegaskan bahwa pembinaan petugas lapangan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang DP2KBP3A Ciamis dalam mewujudkan keluarga berkualitas di daerah.

Pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada upaya menekan angka kelahiran yang tidak terkendali, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga.

“Dengan memperkuat kemampuan petugas lapangan, kami berharap pelaksanaan program KB di Ciamis bisa lebih berdampak nyata. Tidak hanya menurunkan angka kelahiran, tetapi juga membangun keluarga yang sehat, produktif, dan harmonis,” tambahnya.

DP2KBP3A Ciamis berharap kegiatan pembinaan seperti ini dapat terus digelar secara berkesinambungan di seluruh kecamatan.

Selain memperkuat sinergi antarpetugas, pembinaan juga menjadi wadah berbagi pengalaman dan strategi efektif antarwilayah.

“Petugas lapangan merupakan ujung tombak kami dalam pengendalian penduduk, pemberdayaan perempuan, serta perlindungan anak. Dengan dukungan dan pembinaan yang tepat, mereka akan mampu memberikan kontribusi yang signifikan bagi kemajuan daerah,” pungkas Ir. Djafar Shiddiq.

Melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia di lini lapangan, DP2KBP3A Ciamis optimistis pelaksanaan program Keluarga Berencana di daerah akan semakin efektif, berkelanjutan, dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca