Berita

Baru 7 Bulan Berjalan, Strategi “Ciamis Libas Hoaks” Berhasil Kalahkan 26 Daerah di Jawa Barat

Pemerintah Kabupaten Ciamis kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat provinsi melalui inovasi layanan publik berbasis digital.

Program unggulan bernama Ciamis Libas Hoaks (CLIKS) yang diinisiasi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Ciamis sukses menyabet penghargaan bergengsi untuk kategori “Teraktif Tangkal Hoaks Isu Lokal”.

Penghargaan prestisius tersebut dianugerahkan pada ajang Humas Jawa Barat Awards, yang merupakan bagian dari rangkaian puncak Festival Literasi Digital (VIRAL) 2024.

Trofi kemenangan ini diserahkan langsung oleh Kepala Diskominfo Jawa Barat, Ika Mardiah, dan diterima dengan penuh rasa bangga oleh Kepala Diskominfo Ciamis, H. Tino Armyanto LS, di Ballroom Aryaduta Hotel Bandung, Kamis (31/10/2024).

Momentum ini bukan sekadar seremonial belaka. Kemenangan ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam memberantas peredaran informasi palsu yang kerap meresahkan masyarakat di era disrupsi informasi saat ini.

Kemenangan Mengejutkan Ciamis Libas Hoaks di Usia Seumur Jagung

Tentu saja, pencapaian di tingkat provinsi ini terbilang sangat mengejutkan sekaligus membanggakan bagi warga Tatar Galuh. Pasalnya, program Ciamis Libas Hoaks ini baru seumur jagung.

Layanan verifikasi fakta ini tercatat baru berjalan efektif selama kurang lebih tujuh bulan sejak diluncurkan pada awal tahun 2024.

Meski tergolong pendatang baru di ekosistem literasi digital, Ciamis Libas Hoaks secara luar biasa mampu mengungguli 26 kabupaten dan kota lain di Jawa Barat.

Menariknya, rata-rata daerah pesaing tersebut justru telah lebih dahulu mereplikasi dan menjalankan program serupa yang diadaptasi langsung dari inisiatif Jabar Saber Hoaks.

Kondisi ini memberikan pelajaran penting bagi tata kelola pemerintahan. Fakta ini menunjukkan bahwa efektivitas sebuah program literasi digital tidak hanya ditentukan oleh seberapa lama program itu beroperasi.

Baca Juga :  Rest Area Karangkamulyan Ciamis Segera Diresmikan, Siap Dongkrak Pariwisata dan PAD

Tetapi seberapa tepat sasaran strategi komunikasi yang diterapkan langsung kepada masyarakat di tingkat akar rumput.

Mengupas Strategi Edukasi “One Day One Content” ala Ciamis Libas Hoaks

Secara garis besar, Ciamis Libas Hoaks pada dasarnya merupakan adaptasi lokal dari Jabar Saber Hoaks.

Namun, perbedaannya terletak pada fokus utamanya yang secara tajam menyasar pada upaya pemberantasan berita bohong berskala lokal di wilayah Kabupaten Ciamis.

Kunci utama keberhasilan tim Ciamis Libas Hoaks terletak pada strategi komunikasi digital yang masif, terstruktur, dan sangat dekat dengan keseharian warganet.

Menggunakan platform Instagram sebagai ujung tombak edukasi publik, tim menerapkan metode publikasi konsisten yang bertajuk “one day one content”.

Melalui pendekatan yang sangat proaktif ini, Diskominfo Ciamis menyajikan klarifikasi fakta (fact-checking) setiap hari dengan desain visual yang menarik dan bahasa yang mudah dipahami oleh semua kalangan.

Hasilnya, masyarakat menjadi jauh lebih mudah mendapatkan kebenaran atas berbagai isu simpang siur yang sering beredar liar di grup WhatsApp keluarga maupun beranda Facebook.

Mengapa Ciamis Libas Hoaks Sangat Krusial Tangani Isu Lokal?

Penanganan hoaks isu lokal dinilai jauh lebih krusial dan mendesak. Berbeda dengan isu nasional atau politik tingkat tinggi, hoaks berskala lokal sering kali memiliki dampak langsung yang lebih merusak terhadap ketertiban sosial, roda ekonomi UMKM, hingga keamanan di tingkat desa.

Sebagai contoh, informasi palsu mengenai penculikan anak di sebuah kecamatan, penipuan modus bantuan sosial, atau isu kesehatan di puskesmas setempat bisa memicu kepanikan warga dalam hitungan jam.

Baca Juga :  Dishub Ciamis Gelar Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ

Kehadiran Ciamis Libas Hoaks bertindak layaknya “pemadam kebakaran” digital yang dengan cepat memutus rantai penyebaran misinformasi tersebut sebelum menimbulkan kerugian material maupun sosial di masyarakat.

Apresiasi dan Kolaborasi Lintas Sektor

Dalam sambutannya usai menerima penghargaan, Kepala Diskominfo Ciamis, H. Tino Armyanto, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat.

Kesuksesan Ciamis Libas Hoaks mutlak merupakan hasil kolaborasi dari dukungan penuh pimpinan daerah, sinergi lintas instansi, hingga tingginya kepedulian masyarakat yang kini semakin proaktif melaporkan berita mencurigakan.

Lebih lanjut, Tino menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukanlah sebuah garis finis.

Sebaliknya, apresiasi dari Pemprov Jabar ini adalah katalisator semangat untuk terus meningkatkan kualitas layanan informasi publik di masa mendatang.

Keberadaan program klarifikasi fakta dinilai sangat vital dalam memperkuat implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Integrasi Ciamis Libas Hoaks Menuju Ciamis Smart City

Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, layanan verifikasi fakta dari program ini juga akan terus disempurnakan.

Rencana strategis ke depan adalah mengintegrasikan fitur pengaduan dan klarifikasi dari Ciamis Libas Hoaks secara langsung dengan super app andalan daerah, yakni HELO CIAMIS.

Ekosistem digital yang terpadu ini diharapkan mampu menjamin hak publik atas informasi yang transparan, cepat, akurat, dan tepercaya sesuai dengan amanat undang-undang keterbukaan informasi publik.

Langkah strategis ini sangat sejalan dengan visi besar pemerintah daerah untuk mewujudkan tata kelola Ciamis Smart City yang tangguh, cerdas, dan adaptif menghadapi tantangan era digitalisasi.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca