Berita

Bunda Literasi Ajak Semua Elemen Bergerak Lewat Kolaborasi Pentahelix

Pelantikan Forum TBM Kabupaten Ciamis masa bakti 2025–2030 yang berlangsung di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ciamis, Selasa (5/8/2025), menjadi momentum penting bagi kebangkitan literasi daerah.

Dalam acara tersebut, Ketua Bunda Literasi Kabupaten Ciamis, Hj. Kania Ernawati Herdiat, menyerukan ajakan kuat kepada seluruh elemen masyarakat untuk bergotong-royong membangun budaya literasi melalui konsep kolaborasi pentahelix.

Dalam sambutannya yang penuh semangat, Hj. Kania menekankan bahwa membangun budaya baca tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja.

Menurutnya, tantangan literasi yang semakin kompleks di era modern menuntut pendekatan yang menyeluruh, kolaboratif, dan terstruktur.

Oleh karena itu, ia mendorong agar seluruh pemangku kepentingan—mulai dari pemerintah, komunitas, akademisi, pelaku usaha, hingga media—turut ambil bagian dalam gerakan literasi melalui pendekatan pentahelix.

“Gerakan literasi harus dibangun bersama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan sinergi dari berbagai unsur agar gerakan ini dapat menjangkau lebih luas dan berdampak nyata,” ujar Hj. Kania.

Ia menilai Forum TBM Ciamis sebagai wadah strategis yang memiliki potensi besar dalam menjembatani masyarakat dengan akses terhadap bacaan yang berkualitas.

Baca Juga :  Hakordia Band Menginspirasi Semangat Antikorupsi di Road to Hakordia 2024

Kepengurusan baru Forum TBM, menurutnya, harus mampu mengusung semangat inovasi, menjangkau masyarakat secara inklusif, serta membuka ruang kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan masyarakat literat yang cerdas dan mandiri.

Tak lupa, Hj. Kania memberikan apresiasi kepada jajaran pengurus sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi yang telah mereka berikan.

Ia berharap kepengurusan baru dapat memperkuat organisasi, menjaga kesinambungan program, dan menjadi penggerak literasi hingga ke pelosok desa.

Mengutip ayat suci Al-Qur’an yang pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, “Iqra’” (bacalah), Hj. Kania menegaskan bahwa membaca merupakan perintah ilahiah yang sarat makna spiritual dan intelektual.

Menurutnya, budaya baca bukan sekadar kebiasaan, melainkan pilar utama dalam pembangunan peradaban manusia.

“Forum TBM harus menjadi pelita pengetahuan yang tak pernah padam. Mari kita kobarkan semangat membaca, jadikan literasi sebagai kekuatan masyarakat, dan ciptakan generasi muda yang unggul serta siap bersaing,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ciamis, Okta Jabal, juga menyampaikan sambutan sekaligus ucapan selamat kepada pengurus yang baru dilantik.

Baca Juga :  Rahasia di Balik Terpilihnya Medanglayang, Sirnabaya, dan Jalatrang Sebagai Pelopor Desa Cinta Statistik Ciamis 2026

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Ciamis untuk mendukung penuh langkah-langkah strategis Forum TBM, terutama dalam menjawab tantangan literasi digital di era transformasi teknologi.

Menurutnya, Forum TBM harus mampu melakukan adaptasi dalam menghadirkan literasi berbasis digital yang tetap ramah bagi seluruh kalangan masyarakat.

Dengan sinergi yang kuat, ia yakin gerakan literasi di Ciamis dapat tumbuh secara dinamis dan inklusif.

“Pemda Ciamis siap menjadi mitra aktif dalam mendorong lahirnya program-program literasi inovatif yang menyasar anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Kita ingin menjadikan literasi sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat,” ujarnya.

Ajakan Hj. Kania Ernawati Herdiat untuk membangun literasi melalui kolaborasi pentahelix menjadi pesan kuat dalam pelantikan Forum TBM kali ini.

Dengan dukungan lintas sektor yang solid, Kabupaten Ciamis memiliki peluang besar untuk menjadi daerah yang unggul dalam gerakan literasi dan pemberdayaan masyarakat.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca