
Kerinduan mendalam masyarakat Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis untuk memiliki tempat ibadah yang megah dan representatif kini segera terwujud nyata.
Kepastian ini diperoleh setelah bantuan Masjid Besar Al-Qausain Banjarsari senilai Rp500 juta resmi dikucurkan melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di Aula Kecamatan Banjarsari.
Aksi nyata ini dikawal langsung oleh legislator senayan asal Fraksi Partai Golkar yang bergerak cepat merespons jeritan hati konstituennya di daerah pemilihan.
Kehadiran dana segar ini menjadi angin segar bagi panitia pembangunan yang sempat terkendala keterbatasan anggaran dalam beberapa bulan terakhir.
Langkah ini pun mendapat sambutan luar biasa dari warga setempat yang sudah lama mendambakan pusat kegiatan keagamaan yang layak.
Ringkasan Berita
Realisasi Fungsi Representatif Wakil Rakyat di Ciamis
Prosesi penyerahan bantuan tunai tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran fungsionaris daerah, tokoh agama, serta perwakilan masyarakat setempat.
Langkah taktis ini diambil sebagai bentuk konkret dari pelaksanaan fungsi representatif seorang anggota DPR RI dalam menyerap aspirasi dan kebutuhan primer publik di daerah.
Dengan nada bicara yang emosional di hadapan warga, legislator tersebut mengungkapkan bahwa dirinya tidak mungkin tinggal diam melihat kondisi masyarakat Banjarsari yang sudah lama mendambakan tempat ibadah yang representatif.
Sebagai putra daerah asli Kawasen sekaligus perpanjangan tangan rakyat di parlemen, ia merasa terpanggil untuk segera merespons jeritan hati konstituennya yang membutuhkan masjid baru guna menampung lonjakan jumlah jemaah yang kian hari kian bertambah.
Sebagai langkah awal sebelum dana ini turun, koordinasi tingkat tinggi sempat dilakukan secara intensif dengan mengundang jajaran eksekutif daerah.
Pihaknya mengundang Bupati Ciamis hingga Sekretaris Daerah (Sekda) Ciamis untuk duduk bersama.
Seluruh pemangku kepentingan dikumpulkan bersama panitia pembangunan di Bogor guna merumuskan cetak biru proyek rumah ibadah ini secara transparan dan akuntabel.
Detail Alokasi Dana Pembangunan Tempat Ibadah
Pihak panitia awalnya memaparkan bahwa estimasi kebutuhan dana murni untuk fase pertama menyentuh angka Rp1 miliar.
Berkat jaringan yang luas di tingkat pusat serta lobi strategis ke berbagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), usulan tersebut langsung dieksekusi hingga membuahkan hasil konkret dalam waktu singkat.
Tidak hanya mengandalkan dana eksternal, sang legislator bahkan merogoh kocek pribadi senilai Rp100 juta demi menggenapi kekurangan anggaran awal pada fase pertama.
Secara rincinya, berikut adalah struktur pendanaan menyeluruh yang berhasil dihimpun untuk mempercepat proyek strategis ini:
| Sumber Pendanaan | Nominal Anggaran | Status Realisasi |
| Dana Aspirasi Pusat (Fase I) | Rp1 Miliar | Cair & Telah Dialokasikan |
| Tambahan Dana Pribadi Dewan | Rp100 Juta | Diserahkan Langsung ke Panitia |
| Bantuan Masjid Besar Al-Qausain Banjarsari (CSR BRI) | Rp500 Juta | Realisasi Tahap Dua |
| Kontribusi Swadaya Masyarakat | Berlanjut | Pengumpulan Logistik |
| Total Anggaran Terkumpul saat Ini | Rp1,6 Miliar | Siap Digunakan Sepenuhnya |
Komitmen tersebut dibuktikannya saat meninjau langsung ke lokasi proyek. Ia menyaksikan sendiri bagaimana para tukang dan warga setempat bahu-membahu memulai pembangunan fisik masjid.
Di sela-sela kunjungan itu, ia sempat merapalkan doa agar bisa secepatnya kembali ke Banjarsari dengan membawa kabar baik.
Janji itu pun lunas dibayarnya hari ini lewat penyerahan bantuan Masjid Besar Al-Qausain Banjarsari senilai Rp500 juta dari BRI, sebuah momentum yang langsung disambut riuh tepuk tangan warga yang hadir.
Pihaknya juga menargetkan agar kemitraan strategis dengan pihak perbankan ini bisa terus berlanjut pada tahun anggaran 2023 dan seterusnya.
Mengingat Pemerintah Daerah (Pemda) Ciamis sendiri sebenarnya sudah menyiapkan pos alokasi anggaran khusus demi mempercepat penyelesaian proyek infrastruktur religi ini agar tidak mangkrak di tengah jalan.
Pemkab Ciamis Berikan Apresiasi Setinggi-tingginya
Merespons akselerasi pembangunan yang masif ini, Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Sekretaris Daerah, H. Tatang, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas cairnya bantuan Masjid Besar Al-Qausain Banjarsari tersebut.
Kehadiran tokoh pusat yang peduli pada pembangunan daerah dinilai menjadi pemantik utama percepatan pembangunan di Ciamis.
Menurut Tatang, kontribusi dari legislator pusat ini sangat meringankan beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Ciamis dalam memenuhi hak dasar masyarakat terhadap fasilitas ibadah yang representatif.
Hubungan harmonis antara pusat dan daerah seperti inilah yang terus diupayakan demi kemaslahatan warga Tatar Galuh.
“Kami atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas perjuangan yang tidak kenal lelah ini. Anggaran sebesar ini tentu sangat berarti bagi percepatan pembangunan di Kecamatan Banjarsari,” kata H. Tatang di lokasi acara.
Lebih lanjut, Tatang menambahkan bahwa kontribusi nyata ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik sarana ibadah semata. Namun, hal ini juga mencakup pembangunan moralitas dan spiritualitas masyarakat Ciamis secara berkelanjutan.
Dengan bergulirnya bantuan Masjid Besar Al-Qausain Banjarsari ini, seluruh elemen masyarakat kini diharapkan dapat menjaga semangat gotong-royong dalam mengawal proses konstruksi.
Tujuannya agar rumah ibadah kebanggaan warga Kecamatan Banjarsari ini bisa segera rampung dan digunakan untuk berbagai aktivitas keagamaan, pendidikan madrasah, serta penguatan ekonomi umat di masa mendatang.





