
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya membuka secara resmi kegiatan Ciamis Creative Festival sekaligus meluncurkan sistem integrasi digital terpadu pada Selasa (30/5/2023).
Dalam pergelaran yang berlangsung di Halaman Gedung KH. Irfan Hielmy Komplek Islamic Center Ciamis tersebut, aplikasi Helo Ciamis resmi diluncurkan sebagai langkah konkret mempercepat implementasi program Smart City di wilayah Tatar Galuh.
Agenda tahunan Ciamis Creative Festival merupakan pameran terpadu yang memadukan promosi pembangunan daerah dengan pemasaran produk dan jasa dari berbagai sektor komersial. Berbagai sektor strategis seperti usaha mikro kecil dan menengah, pariwisata, kebudayaan, ekonomi kreatif, perbankan, hingga industri besar tercatat menjadi peserta pameran. Langkah ini diambil guna mendongkrak kembali volume perdagangan pascapandemi.
Pemerintah Kabupaten Ciamis menargetkan kegiatan ini sebagai stimulus pertumbuhan ekonomi makro di tingkat daerah. Melalui pameran produk unggulan ini, para pelaku usaha lokal difasilitasi untuk memperluas jaringan pasar mereka ke tingkat nasional.
Pihak pemerintah daerah juga berharap event ini mampu memicu munculnya pelaku usaha baru yang mandiri. Selain pameran fisik, momen saat aplikasi Helo Ciamis resmi diluncurkan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
“Kami berharap kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, terutama para pelaku usaha dapat dijadikan ajang promosi bahwa produk dan kerajinan lokal kita tidak kalah dengan pengusaha luar Ciamis,” kata Herdiat Sunarya dalam pidato pembukaannya.
Bupati Herdiat menegaskan bahwa Kabupaten Ciamis memiliki potensi ekonomi terstruktur yang sangat besar di sektor hilir.
Jika potensi tersebut dikembangkan dengan metode yang tepat, dampaknya akan langsung menunjang ketahanan perekonomian masyarakat.
Melalui Ciamis Creative Festival, pemerintah daerah berupaya memberikan edukasi regulasi bagi pengembangan ekonomi kreatif. Beriringan dengan hal itu, kabar mengenai aplikasi Helo Ciamis resmi diluncurkan mendapat respons positif dari pelaku usaha.
Inovasi Smart City Saat Aplikasi Helo Ciamis Resmi Diluncurkan
Peresmian sistem digitalisasi ini ditandai dengan peletakan tangan oleh Bupati Herdiat di atas layar scanner elektronik yang berada di Stand Diskominfo Ciamis.
Momen bersejarah tersebut menandakan bahwa aplikasi Helo Ciamis resmi diluncurkan untuk publik secara massal. Peluncuran disaksikan langsung oleh para kepala perangkat daerah serta ribuan pengunjung festival.
Sembari menyapa seluruh jajaran aparatur desa yang menyaksikan acara secara virtual, Bupati memberikan apresiasi tinggi kepada Dinas Kominfo Ciamis.
Instansi tersebut dinilai sukses mengintegrasikan sistem birokrasi yang sebelumnya terfragmentasi menjadi satu pintu. Integrasi ini berjalan mulus tepat pada saat aplikasi Helo Ciamis resmi diluncurkan hari ini.
Secara teknis, platform ini berfungsi sebagai portal integrasi yang menyatukan seluruh layanan digital dari berbagai perangkat daerah di Kabupaten Ciamis.
Aplikasi ini menyajikan berbagai informasi berkala, transparan, dan akurat yang dibutuhkan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Fakta bahwa aplikasi Helo Ciamis resmi diluncurkan membuktikan komitmen pemerintah dalam memotong rantai birokrasi yang panjang.
Kini warga hanya memerlukan satu platform tunggal untuk mengakses seluruh program bantuan dan administrasi publik.
Langkah taktis ini diklaim menjadi basis utama pembangunan ekosistem digital yang efisien, murah, dan transparan. Implementasi teknologi ini diharapkan mampu menaikkan indeks kepuasan masyarakat terhadap kinerja pelayanan aparatur sipil negara.
Informasi terkini mengenai aplikasi Helo Ciamis resmi diluncurkan ini sekaligus menjadi sinyal kesiapan daerah dalam menyerap investasi berbasis digital.
Sinergi Job Fair Ciamis 2023 Serap Ribuan Tenaga Kerja
Selain pameran komoditas produk, festival ini juga mengintegrasikan program Ciamis Job Fair 2023 guna mengatasi isu ketenagakerjaan daerah.
Bursa kerja berkala ini mempertemukan para pencari kerja lokal dengan manajemen perusahaan penyedia lapangan kerja secara langsung.
Skema ini dirancang untuk mempercepat proses penyerapan tenaga kerja secara efisien seiring aplikasi Helo Ciamis resmi diluncurkan ke publik.
Berdasarkan data panitia, sebanyak 15 perusahaan dari sektor Badan Usaha Milik Negara, Badan Usaha Milik Daerah, dan sektor swasta nasional ikut berpartisipasi.
Total lowongan kerja yang dibuka dalam bursa kerja ini mencapai angka 1.250 formasi jabatan. Penyelenggaraan job fair ini menjadi komitmen nyata pemerintah dalam menekan tingkat pengangguran terbuka yang ada di daerah.
Atas dasar itu, Bupati Herdiat menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah membangun kolaborasi intensif dengan para asosiasi pengusaha.
Kerja sama lintas sektor ini dinilai efektif dalam membuka lapangan kerja baru di tengah situasi ekonomi global yang dinamis. Sinergi ini ditargetkan mampu mengurangi beban sosial daerah secara bertahap.
“Kepada panitia saya ucapkan terima kasih yang telah berkolaborasi dengan para pengusaha salah satunya job fair ini, yang memberikan kesempatan pada masyarakat dan membuka peluang untuk bekerja,” jelas Herdiat kepada awak media.
Ia mengungkapkan bahwa angka pencari kerja yang belum mendapatkan penempatan di Kabupaten Ciamis saat ini mencapai kisaran 66.000 orang.
Ketersediaan 1.250 lapangan kerja baru di festival ini diharapkan mampu mengurai penumpukan angkatan kerja terdidik secara signifikan. Pemerintah daerah akan terus mendorong pelaksanaan program serupa pada triwulan berikutnya.
Memasuki hari pertama pelaksanaan, tercatat sebanyak 6.000 orang pelamar kerja menghadiri lokasi pameran untuk menyerahkan berkas administrasi.
Tingginya angka pendaftar menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap akses lapangan pekerjaan formal. Pihak Dinas Tenaga Kerja setempat memastikan proses seleksi berjalan objektif demi hasil yang maksimal.
“Mudah-mudahan dapat membantu masyarakat di Kabupaten Ciamis, meskipun dicicil setahap demi setahap,” pungkas Herdiat.
Melalui momentum pembukaan festival serta pengumuman bahwa aplikasi Helo Ciamis resmi diluncurkan, Pemkab Ciamis optimistis dapat mempercepat pemulihan ekonomi dan tata kelola pemerintahan yang bersih.





