Apakah Itu Penyakit Guillain Barre Syndrone Dan Bagaimana Mengobatinya?

Reportasee.com – Apakah itu penyakit Guillain Barre Syndrome dan bagaimana mengobatinya? Tentu banyak masyarakat yang penasaran dan ingin mengetahui lebih detail.

Lantaran penyakit ini masih tergolong penyakit yang langka.

Tetapi baru-baru ini terdengar kabar bahwa seorang guru honorer asal Sukabumi terserang penyakit langka ini.

Semula banyak yang mengaitkan penyakit yang menyerang guru honorer ini dengan vaksin covid 19. Hal ini lantaran sang guru baru saja melakukan vaksin covid 19 yang kedua.

Dengan ramainya kabar kejadian ini yang sudah tersebar luas di media membuat masyarakat semakin takut untuk melakukan vaksin covid 19.

Mendengar kabar yang berkaitan dengan vaksin membuat Komisi KIPI melakukan penelusuran terhadap guru honorer tersebut.

Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan, komisi KIPI menjelaskan bahwa guru tersebut menderita penyakit Guillain Barre Syndrome atau GBS.

Sehingga kabar mengenai penyakit yang berkaitan dengan vaksin covid 19 dapat meredam.

Dan dunia medis masih jarang menemukan pasien yang mengidap GBS, oleh karena itu penyakit ini termasuk penyakit langka.

Pengertian Guillain Barre Syndrme

Mungkin kita baru saja mendengar tentang penyakit ini bukan? Masyarakat mungkin baru mendengar dari kejadian yang baru saja menimpa seorang guru di Sukabumi.

Berawal setelah melakukan vasinasi covid 19 kedua guru tersebut mengalami kelumpuhan serta tidak bisa melihat.

Kemudian Komisi KIPI melakukan pemeriksaan dan menyatakan gurur honorer tersebut mengidap penyakit Guillain Barre Syndrome.

Dan penyakit ini tidak berkaitan sama sekali dengan vaksin covid, Lalu apakah itu penyakit Gillain Barre Syndrome atau GBS?

Guillain Barre Syndrome atau GBS merupakan sekumpulan gejala (sindrom) yang menyerang saraf tepi.

Penyakit ini biasanya menyerang bagian saraf luar otak dan juga saraf pada tulang belakang.

GBS merupakan suatu kondisi langka yang menyebabkan sistem kekebalan dalam tubuh akan menyerang saraf.

Kondisi ini akan menimbulkan peradangan pada saraf, sehingga mengakibatkan kelemahan otot atau kelumpuhan.

Penyakit ini bisa menyerang semua usia, namun lebih banyak menyerang orang dewasa dan lanjut usia.

Baik wanita maupun pria sama-sama memiliki resiko mengidap penyakit ini. meskipun di Indonesia penyakit ini masih jarang di temukan.

Namun penyakit ini sudah ada sejak satu abad lalu, setiap tahunnya menyerang hampir 100.000 orang.

Tidak hanya itu saja, belum ada obat yang berhasil menyembuhkan penyakit ini. sehingga memerlukan perawatan khusus bagi penderita penyakit Guillain Barre Syndrome.

Meskipun begitu kita masih bisa mengatasi penyakit ini dengan mengatasi faktor risiko yang memicu penyakit GBS.

Selain itu perawatan medis sangat berguna meringankan gejala serta mengurangi penyebab dari penyakit ini.

Apakah Penyebab Penyakit Guillain Barre Syndrome?

Tentang apakah itu penyakit Guillain Barre Syndrome dan bagaimana cara mengobatinya masih menjadi perbincangan dunia medis hingga saat ini.

Hal ini lantaran medis belum mengetahui penyebab dan obat dari penyakit ini.

Namun penyakit ini timbul beberapa hari atau bahkan beberapa minggu setelah seseorang mengalami infeksi.

Baik infeksi pernapasan maupun infeksi pencernaan, lebih sering penyakit ini menyerang setelah seseorang mengalami infeksi pencernaan.

Dari hasil penelitian para ahli menunjukkan bahwa penyakit GBS ini bermula dengan sakit pilek, flu, ataupun sakit tenggorokan yang lainnya.

Sehingga para ahli menduga virus atau bakteri adalah pemicu dari penyakit ini.

Peneliti menduga bahwa bakteri campylobacter atau bakteri yang terdapat dalam kasus keracunan makanan sebagai penyebab utama.

Selain itu juga terdapat virus lain yang menjadi pemicu dalam penyakit ini.

Virus-virus tersebut antara lain virus emcytomegalovirus dan virus epstein barr yang ada di penyakit herpes.

Serta virus yang menjadi penyebab HIV juga termasuk sebagai virus yang memicu penyakit ini menyerang seseorang.

Tidak hanya berkaitan dengan influenza, penyakit Guillain Barre Syndrome juga berkaitan dengan hal lain.

Seperti luka, trauma, atau bahkan operasi yang pernah dilakukan oleh pengidap sebelumnya.

Dimana ketiga kejadian tersebut sangat rentan terhadap virus atau bakteri.

Gejala Guillain Barre Syndrome

Setelah mengetahui penjelasan singkat mengenai penyakit GBS tentu membuat kita penasaran dengan gejala penyakit tersebut.

Apakah saja gejala dari penyakit Guillain Barre Syndrome? Penderita penyakit GBS akan mengalami beberapa gejala yang dapat terlihat.

Dengan mengetahui gejala dari penyakit Guillain Barre Syndrome, kita bisa lebih waspada dan mengenali penyakit tersebut sebelum menjadi parah.

Pada awal terserang penyakit ini, penderita akan merasakan beberapa gejala yang dianggap biasa atau wajar.

Yang pertama sering merasa kesemutan atau seperti tertusuk jarum pada bahkan tertentu.

Biasanya gejala ini menyerang bagian jari tangan maupun jari kaki.

Gejala ini biasanya berlangsung dalam waktu yang singkat dan akan menghilang dengan sendirinya.

Yang kedua penderita penyakit GBS semula sering merasakan kaki yang berat ketika berjalan meskipun tanpa memakai alas kaki.

Namun kita seperti membawa beban pada kaki. Sehingga saat berjalan kita akan merasa goyah atau merasa akan jatuh.

Selanjutnya pengidap penyakit Guillain Barre Syndrome juga mengalami mati rasa pada awal terserang penyakit.

Mati rasa ini sering menyerang bagian orang gerak seperti lengan, sehingga lengan akan sulit untuk bergerak dalam waktu sesaat.

Tidak hanya itu, organ gerak akan mengalami kelemahan sebelum mengalami kelumpuhan total.

Pada awalnya banyak orang yang menganggap gejala ini sebagai gejala wajar dan bukan apa-apa.

Namun jika terjadi terlalu sering tentu gejala ini merupakan gejala dari penyakit yang berbahaya.

Cara Mengobati Guillain Barre Syndrome

Apakah itu penyakit Guillain Barre Syndrome dan bagaimana cara mengobati penyakit ini?

Para ahli medis masih belum bisa menemukan obat yang dapat menyembuhkan penyakit ini.

Meskipun begitu para ahli masih terus melakukan penelitian untuk menemukan obat dari penyakit ini.

Penyakit Guillain Barre Syndrome termasuk penyakit autoimun, sehingga perlu penanganan medis secara serius.

Oleh karena itu selama perawatan pengidap GBS akan mendapat pengobatan yang berfokus pada aktivitas antibodi abnormal yang menyerang saraf.

Biasanya ahli medis akan mencarikan pendonor imunoglobulin intravena (IVIg) yang sehat.

Dan dari pendonor sehat tersebut, penderita GBS akan menerima imunoglobulin intravena untuk melawan imunoglobulin intravena yang ada dalam tubuhnya.

Cara lain untuk mengobati penyakit GBS adalah dengan mengganti plasma darah pengidap dengan plasma darah sehat.

Hal ini bertujuan untuk menyaring plasma darah pengidap untuk membuang virus atau bakteri yang ada di dalam darah.

Dunia medis menyebut metode ini  dengan plasmaferesis, untuk melakukan metode ini tersedia mesin khusus bagi pengidap.

Mesin tersebut bertugas untuk menyaring darah penderita GBS lalu mengalirkan kembali ke dalam tubuh.

Metode plasmaferesis dapat memicu tubuh penderita Guillain Barre Syndromeuntuk membuat plasma baru yang sehat.

Pengobatan ini bertujuan untuk meredakan gejala pada penderita dan membuat kondisi penderita menjadi lebih baik.

Pasien yang mengidap penyakit GBS akan melakukan dua metode tersebut secara rutin selama beberapa minggu.

Selain itu penderita juga akan mendapat pengobatan lain yang bersifat supportif untuk menjaga kondisi pengidap tetap stabil.

Dengan mengetahui apakah itu penyakit Guillain Barre Syndrome dan bagaimana cara mengobatinya bisa membuat kita lebih waspada.

Sehingga kita dapat mencegah sebelum terserang penyakit langka yang masih sulit disembuhkan ini.