Siswi Jadi Korban Aksi Pemerkosaan ASN Viral, Cegah dengan Ini!

Advertisement

Viral aksi pemerkosaan menimpa seorang siswi SMK berinisial A berumur 17 tahun yang kuat dugaan pelakunya adalah Aparatur Sipil Negara atau ASN.

ASN berinisial MN itu saat ini terpaksa harus berurusan dengan hukum lantaran menjadi terlapor polisi.

Iptu Muhammad Kasim selaku Kepala Satuan Polres setempat berkata bahwa orang yang melakukan kasus pemerkosaan ini adalah siswa SMK berinisial A itu sendiri.

Di mana siswi SMK A berstatus sebagai salah seorang PKL atau Praktik Kerja Lapangan di dalam Kantor Pengadilan Agama.

Kasim sendiri tak banyak menjelaskan banyak hal mengenai kasus yang viral tersebut.

Advertisement

Pasalnya saat ini kasus masih dalam proses perkembangan dan pemeriksaan dari penyidik.

Pihak terkait mengatakan belum mengecek perkembangan tentang penanganan kasus itu dan kembali mengecek laporan dari pihak penyidik.

Berdasarkan keterangan korban, kejadian berawal ketika tersangka meminta korban berfoto selfie di kantornya.

Korban yang tak curiga kemudian mengikuti MN sebagai terlapor.

Setelah selfie, terlapor dalam aksi pemerkosaan ini meminta korban ke rumahnya untuk mengambil selfie lagi dan mengganti baju.

Advertisement

Sesudah korban berganti pakaian, akhirnya terlapor memaksa korban berhubungan seks alias memperkosanya.

Cara Mudah Cegah Aksi Pemerkosaan Terjadi 

Karena semakin marak terjadi, siapa saja harus mengetahui bagaimana cara terhindar dari kejahatan pemerkosaan.

Dengan demikian para korban dapat meminimalisir kemungkinan terjadi pemerkosaan yang bisa saja menimpa siapa pun.

Untuk pencegahannya sendiri, Anda bisa mengikuti beberapa tips berikut ini.

1. Jangan Percaya Penuh kepada Siapa Saja

Advertisement

Sebagai salah satu makhluk sosial, manusia tentu saja saling membutuhkan satu sama lain.

Namun hal ini bukan berarti Anda dapat menaruh rasa kepercayaan sepenuhnya apalagi terhadap orang baru.

Sehingga agar terhindar dari pemerkosaan, ada baiknya Anda sedikit menjaga jarak dengan orang yang bukan anggota keluarga terdekat.

2. Menghindari Obrolan Berbau Pornografi

Obrolan yang berbau pornografi bisa membuat siapa saja berpikir Anda terbiasa dengan hal seperti itu dan memperbesar kemungkinan aksi pemerkosaan terjadi.

Advertisement

Oleh karena itulah segera hindari obrolan yang terlalu menjurus ke pornografi apalagi jika baru kenal dengan orang baru.

Sebab dikhawatirkan lawan bicara dengan sengaja memancing obrolan panjang supaya dapat membuat Anda terbawa suasana.

Setelah itu Anda pun secara tanpa sadar berbicara hal-hal yang berbau pronografi.

Jika ini terjadi celah pelaku melakukan pelecehan seksual semakin terbuka.

3. Menguasai Metode untuk Melumpuhkan Lawan

Meskipun sering identik sebagai kaum yang lemah, perempuan harus dapat memberikan perlawanan ke pelaku tindak kejahatan seksual.

Advertisement

Kendati demikian Anda tak perlu menjadi seorang ahli teknik bela diri tertentu.

Caranya cukup dengan mempelajari beberapa gerakan atau teknik dasar yang bisa Anda gunakan saat menghadapi tindakan kekerasan seksual.

4. Berani Bersikap dengan Tegas

Tidak ada larangan Anda bersikap ramah kepada siapa pun.

Tetapi tetap saja Anda harus menjaga image diri agar tidak orang cap sebagai orang terbuka terhadap semua hal. 

Jika mengalami perilaku tak senonoh di luar dugaan, segeralah ambil tindakan yang tegas.

Selain itu ceritakan kejadian yang Anda alami kepada anggota keluarga serta kerabat dekat terpercaya.

5. Percaya Diri

Wanita yang tampak tidak percaya diri dan terlihat lemah lebih berisiko mengalami kekerasan seksual daripada wanita dengan percaya diri tinggi.

Sebab mereka yang tak percaya diri umumnya lebih takut melawan dan berbicara saat menjadi korban kekerasan.

Oleh sebab itulah untuk mencegah aksi pemerkosaan terjadi, ubah perilaku menjadi lebih percaya diri.

Advertisement
Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *