Viral Menikah Dengan Seorang Tentara, Gadis Ini Syok Mendapatkan Chat Menyakitkan Dari Istri Pertama

Advertisement

Reportasee.com – Simon Cruggington, seorang mantan tentara memutuskan untuk menikahi wanita pujaan hatinya bernama Monika Szoka.

Mantan tentara asal Praha ini nekad menikahi sang pacar meski belum secara resmi berpisah dari istri pertamanya, Elizabeth.

Kepada Monika, Simon menjelaskan kondisinya yang saat itu masih sedang dalam proses perceraian dengan istri pertamanya.

Monika yang mengaku jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Simon tersebut kemudian membagikan kisahnya saat pertama mengenal Simon kepada Daily Express.

“Aku terpesona olehnya,” katanya.

Advertisement

Alasannya karena Simon begitu mempesona dengan rambut pirang dan matanya yang sebiru langit.

“Aku merasa jatuh cinta padanya, meski baru mengenalnya dalam beberapa jam,” tutur Monika.

Selain secara fisik dan penampilan, Monika juga mengungkapkan betapa ia jatuh cinta pada sosok dan kepribadian dari Simon.

Simon lebih tua sekitar 3 tahun dari Monika.

“Tapi dia begitu baik hati, ia menghormatiku sebagai pasangan,” katanya.

Advertisement

Menurut Monika, kepribadiannya begitu menarik.

“Kami berbagi banyak hal. Tentang mimpi dan pekerjaan kita. Dia begitu sempurna,” tambah Monika.

Berjanji Untuk Segera Bercerai

Simon berjanji untuk segera menyelesaikan masalahnya (mengenai pernikahan sebelumnya).

“Jadi aku tidak menaruh curiga sama sekali padanya” kata Monika.

Apalagi Simon begitu baik dan hampir tak pernah berbohong pada Monika.

Jadi tak ada alasan bagi Monika untuk mencurigainya.

Dua minggu berselang, Simon memberitahukan kepada Monika bahwa proses perceraian dengan istrinya, Elizabeth, telah selesai dan mereka resmi berpisah.

Simon memberitahukan bahwa kantor pendaftaran menyatakan pernikahannya dengan Elizabeth tidak sah.

Tempat pernikahan sebelumnya tidak memiliki izin untuk melaksanakan upacara pernikahan.

Alhasil, Simon dan Monika memutuskan untuk menghabiskan liburan di Turki.

“Dia memanjakanku dengan berbagai hadiah,” Monika bercerita.

Kebaikan hati Simon dan semua perlakuannya membuat Monika tidak pernah meragukannya sedikitpun.

Monika dan Simon akhirnya memutuskan untuk melaksanakan pernikahan pada 27 Juni 2014, di Hostivice sebuah daerah di dekat Praha.

Menjelang pernikahan, Simon juga menunjukan sebuah email berisi pernyataan bahwa pernikahanya dengan Elizabeth “batal demi hukum” sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Inggris.

Ternyata email tersebut hanyalah sebuah email palsu, karena Simonlah yang mengarangnya.

Malam hari sebelum hari pernikahan tiba, Elizabeth mengirimkan Monika sebuah pesan Facebook.

“Kalian berdua tidak dapat menikah karena kami tidak bercerai,” tulis Elizabeth dalam pesannya kepada Monika.

Terkejut dan bingung, Simon berusaha meyakinkan Monika bahwa Elizabeth hanya cemburu padanya.

Simon terus meyakinkan bahwa pernikahannya dengan Elizabeth tidak sah.

Yakin dengan calon suaminya, Monika melajutkan pernikahan dan pergi berbulan madu ke Spanyol.

Elizabeth dengan gigih terus memberitahu Monika mengenai status pernikahannya dengan Simon.

Merasa curiga, Monika kemudian melakan penyelidikan.

Akhirnya semua kebohongan Simon terbongkar.

Monika mendapati kenyataan bahwa Simon masih menikah secara sah dengan Elizabeth.

Polisi Staffirdshire akhirnya menangkap dan mendakwa Simon sebulan kemudian.

Kepada pengadilan, Simon mengakui perbuatannya telah melakukan bigami.

Ia juga mengakui telah membuat pernyataan palsu untuk dapat menikahi Monika.

Simon yang memiliki dua anak akhirnya harus menghabiskan 6 bulan penjara di pengadilan

Advertisement

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker