Trending

Ibu Jual Ginjal Demi Bayar Utang Pinjol Anak, Ini Tips Terhindar Dari Pinjaman Online

Semakin hari kian marak kasus yang berhubungan dengan utang pinjol atau pinjaman online dan membuat miris masyarakat.

Misalnya saja kasus penipuan mahasiswa IPB yang sampai membuat mereka akhirnya terlilit hutang pinjaman online.

Prosesnya yang mudah dan cepat memang membuat siapa saja termasuk kaum anak muda tertarik ataupun terlibat utang pinjaman online.

Viral Ibu Jual Ginjal Demi Membayar Utang Pinjol Anak

Terbaru ada seorang ibu di Tuban Jawa Timur yang nekat jual ginjal untuk membayar utang salah satu anaknya.

Di mana utang pinjaman online anaknya tersebut bernilai ratusan juta rupiah.

Perempuan paruh baya berinisial ER usia 59 tahun itu menjadi perbincangan usai videonya menawarkan ginjal di pinggir jalan menjadi viral di sosial media.

Karena dari aksinya tersebut, Dinsos Kabupaten Tuban harus mengamankan ER.

Setelah itu pihaknya pun mengedukasi tentang larangan menjual organ dari kepolisian setempat.

Berdasarkan penelusuran lebih lanjut, kemudian ER menceritakan awal mula ia sampai memutuskan untuk menjual ginjal serta menawarkannya di pinggir jalan.

Menurut penuturan janda 3 anak tersebut, salah satu anaknya yang berinisial H 31 tahun terlilit banyak utang.

Berdasarkan pengakuannya, sang anak mengambil pinjaman online karena tertipu bisnis investasi bodong.

Mengutip dari Kompas.com, ibu itu mengaku anaknya hutang dengan total Rp 200 juta dan sudah satu tahun lebih tidak membayarnya.

Sesudah terlilit banyak utang sampai menumpuk, anak kedua ER itu lantas kabur dari rumah dan sang ibu yang harus menanggung pembayaran cicilan.

Apalagi pembayaran cicilan kasus ibu jual ginjal demi utang pinjol ini berjumlah sangat fantastis.

Sementara itu, Dani Ramdhani selaku Camat Tuban membenarkan bahwa anak kedua ER yaitu H kabur dari rumah lantaran terjerat utang.

Ia mengatakan bahwa banyak pihak mulai dari koperasi, pegawai bank, rentenir sampai perorangan kerap mendatangi H lantaran hutangnya menumpuk.

Sebelum kabur, pekerjaan H sehari-hari yaitu membantu sang ibu berjualan gorengan.

Dani mengatakan H terjerat banyak hutang lantaran tertipu investasi bodong, melakukan pinjaman daring sampai bermain judi online.

Cara Terhindar Dari Pinjaman Online

Memang memiliki utang pinjol sangat meresahkan sekalipun layanan tersebut merupakan resmi dan memiliki sertifikasi OJK.

Oleh karena itu agar tidak terjadi hal serupa, Anda tetap harus bijak ketika mengajukan pinjaman.

Hal ini bertujuan supaya siapapun tidak terjerat pinjaman online.

Berikut ini ada beberapa tips agar tidak terlilit utang pinjaman online.

Meminjam Sesuai dengan Kebutuhan

Langkah pertama, hitung pendapatan bulanan Anda dan ketahui berapa besar kebutuhan finansial yang hendak diajukan.

Harap pastikan dana kredit sesuai berdasarkan kemampuan bayar Anda dengan mempertimbangkan jumlah pendapatan.

Tujuan dari hal ini agar Anda bisa membayar sesuai pendapatan.

Selain itu pertimbangkan jumlah kredit bulanannya dengan memilih tenor ideal.

Memilih Pinjol OJK dengan Bunga Rendah

Berikutnya cari pinjaman online OJK dengan bunga relatif rendah dan murah.

Semakin rendah bunga yang Anda pilih maka bertambah ringan cicilan bulanan tersebut.

Di samping itu, aplikasi pinjaman online yang belum terdaftar di dalam OJK biasanya menetapkan bunga tinggi.

Tak sedikit orang yang terjerat hutang karena layanan pinjol memasang bunga fantastis melebihi batas OJK.

Menghindari Tutup Lubang Gali Lubang

Sebaiknya hindari melakukan pengajuan pinjaman di banyak platform pinjaman online sekaligus.

Pertimbangkan dengan baik jumlah pinjamannya saja dan pilih salah satu layanan yang ada.

Tujuan dari hal tersebut yaitu mencegah praktik tutup lubang dan gali lubang.

Semoga saja kasus ibu jual ginjal demi bayar utang pinjol tidak terjadi lagi.