Berita

Universitas Galuh Raih Rp 1,9 Miliar Hibah Riset dari Kemendikbudristek di Tahun 2025

Sebanyak 37 dosen Universitas Galuh berhasil memperoleh hibah kompetitif nasional dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dari Kemendikbudristek RI.

Capaian ini tidak hanya mengharumkan nama kampus, tetapi juga menjadi bukti peningkatan kapasitas akademik Universitas Galuh di tingkat nasional.

Menurut data resmi, hibah penelitian yang diterima Universitas Galuh terdiri atas 22 judul penelitian dan 15 program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM).

Total dana yang berhasil diserap mencapai Rp 1,9 miliar, sebuah angka yang mencerminkan keseriusan dan kualitas proposal penelitian yang diajukan para dosen.

Rektor Universitas Galuh, Prof. Dr. Dadi, M.Si., menyampaikan apresiasi atas dedikasi dosen dan peneliti yang berhasil menembus seleksi ketat hibah nasional tersebut.

Menurutnya, pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran Universitas Galuh sebagai pusat riset yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Capaian hibah tahun ini menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan dengan tahun 2024.

Tahun lalu, Universitas Galuh hanya mencatat 15 penelitian dan 9 program kemitraan masyarakat.

Baca Juga :  HMI Desak Bongkar Tuntas Mafia Pungli Desa di Ciamis

Dengan demikian, pendanaan penelitian dan pengabdian tahun 2025 meningkat sekitar 65%.

Lonjakan ini adalah bukti bahwa Universitas Galuh semakin siap bersaing dalam bidang riset dan pengabdian.

“Kami berkomitmen menjadikan penelitian sebagai landasan utama untuk menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di masyarakat,” ujar Prof. Dadi.

Selain fokus pada penelitian, Universitas Galuh juga dikenal aktif menjadi inisiator berbagai program sosial.

Tahun ini, kampus berperan dalam kegiatan konservasi serta turut mendorong pembangunan kawasan perbatasan melalui program Kunci Bersama.

Program tersebut dirancang untuk membantu penyelesaian persoalan yang dihadapi masyarakat di wilayah perbatasan.

Lebih lanjut, Universitas Galuh juga mendapatkan pendanaan kegiatan mahasiswa berdampak yang melibatkan kolaborasi dosen dengan BEM.

Sebanyak dua dosen berhasil lolos program ini dengan total dana yang diterima mencapai Rp 150 juta.

Prestasi riset ini turut melengkapi deretan capaian lain yang diraih Universitas Galuh sepanjang tahun 2025.

Baca Juga :  Walhi Jabar Akan Gelar Peringatan Hari Citarum

Kampus berhasil meraih peringkat ketiga nasional kategori Media Sosial pada ajang Anugerah Humas Diktisaintek 2025 tingkat LLDIKTI Wilayah IV.

Selain itu, dosen Universitas Galuh juga mendapat pendanaan tambahan dari Kemendiktisaintek melalui kolaborasi dengan Universitas Siliwangi.

Di sisi lain, mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Galuh juga telah menjalani program magang ke Jepang, dengan total 10 mahasiswa dalam 4 batch.

Rektor menegaskan bahwa capaian hibah Rp 1,9 miliar ini adalah bukti nyata peningkatan kualitas riset di Universitas Galuh.

Tidak hanya untuk reputasi akademik, tetapi juga untuk kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Universitas Galuh terus berkomitmen untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berdaya saing global.

“Ke depan, kami berharap riset-riset yang didanai ini mampu menghadirkan solusi konkret atas persoalan bangsa,” pungkas Prof. Dadi.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca