
Skuad sepak bola Kabupaten Ciamis tampil impresif dalam Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat.
Hingga laga ketiga, tim besutan Tatar Galuh ini belum sekalipun menelan kekalahan dan berhasil mengumpulkan sembilan poin penuh.
Tiga kemenangan beruntun berhasil diraih. Ciamis mengawali perjalanan dengan kemenangan tipis 1-0 atas Kota Tasikmalaya.
Laga kedua berjalan lebih meyakinkan setelah mereka menundukkan Kota Banjar dengan skor telak 5-0.
Momentum kemenangan itu berlanjut ketika Ciamis menaklukkan Kabupaten Tasikmalaya dengan skor 2-1, sekaligus memastikan posisi di puncak klasemen sementara Grup Priangan Timur.
Meski catatan apik tersebut patut dibanggakan, Manajer cabang olahraga sepak bola Kabupaten Ciamis, Mohamad Faizal Ronald, menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin terlena.
Menurutnya, evaluasi menjadi kunci penting agar tim tetap konsisten hingga akhir babak kualifikasi.
Ronald menuturkan, pihaknya ingin fokus menghadapi dua pertandingan lagi untuk menjaga konsistensi dalam mengamankan poin penuh.
“Pelatih juga sudah melakukan evaluasi atas apa yang menjadi kekurangan dalam tiga laga sebelumnya,” ujar Ronald seusai laga melawan Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (10/9/2025).
Ia menambahkan, meski tim telah mengantongi poin sempurna, perjalanan masih panjang. Ciamis masih harus menghadapi dua lawan berat, yakni Kabupaten Pangandaran dan Kabupaten Garut.
Kedua laga tersebut dipastikan akan menjadi ujian penting bagi konsistensi permainan tim.
Lebih jauh, Ronald menyampaikan bahwa dirinya bersama jajaran tim akan berupaya maksimal menjaga tren positif.
Ia pun meminta dukungan penuh dari masyarakat Tatar Galuh Ciamis agar perjuangan tim dapat membuahkan hasil manis.
“Mohon doa dari masyarakat, semoga tim ini bisa memberikan yang terbaik. Sepak bola adalah olahraga yang dekat dengan rakyat, jadi dukungan publik sangat berarti bagi motivasi para pemain,” tuturnya.
Dengan strategi berbasis evaluasi berkelanjutan, Ciamis diharapkan mampu menjaga momentum dan mengunci tiket menuju Porprov Jawa Barat 2025.





