Berita

Detik-Detik Menegangkan Ular King Kobra di Ciamis Ditangkap Damkar Usai Nyaris Patuk Anak-Anak

Aksi darurat penangkapan ular king kobra di Ciamis sepanjang 3 meter gemparkan warga Cikoneng. Simak kronologi selengkapnya!

Teror keberadaan ular berbisa berukuran besar kembali mengguncang dan meresahkan warga pemukiman padat di wilayah Kabupaten Ciamis. Peristiwa mencekam tersebut terjadi ketika seekor ular king kobra di Ciamis ditangkap Damkar setelah sempat membuat panik puluhan anak-anak yang hendak beribadah.

Insiden menegangkan ini berlangsung pada Sabtu (1/8/2026) malam di Dusun Sukahurip RT 23 RW 09, Desa Sindangsari, Kecamatan Cikoneng. Kemunculan reptil mematikan sepanjang 3 meter tersebut dinilai sangat membahayakan keselamatan jiwa warga setempat, terutama anak-anak.

Kronologi Kejadian Ular King Kobra di Ciamis Ditangkap Damkar

Peristiwa bermula sekitar pukul 18.45 WIB saat sejumlah anak-anak berjalan kaki menuju masjid setempat untuk mengaji. Namun, langkah kaki mereka terhenti seketika saat melihat seekor ular berukuran raksasa sedang melintas memotong jalan pemukiman.

Ular berwarna hitam pekat tersebut merayap cepat lalu bersembunyi di dalam saluran gorong-gorong depan rumah warga. Sontak, anak-anak yang terkejut dan ketakutan langsung berlari menyelamatkan diri sembari berteriak meminta pertolongan.

Anak-anak tersebut segera melaporkan kejadian yang dialami kepada Kepala Dusun Sukahurip, Asep Jatnika (53). Menyadari potensi bahaya fatal dari gigitan reptil berbahaya tersebut, Asep tanpa menunda langsung menghubungi Mako UPTD Damkar Satpol PP Ciamis.

Laporan darurat mengenai ancaman ular king kobra di Ciamis ditangkap Damkar ini merespons keluhan warga yang sangat khawatir. Respon cepat langsung ditunjukkan oleh regu piket pemadam kebakaran demi mengamankan lokasi kejadian secepat mungkin.

Baca Juga :  Warga Banjaranyar Ciamis Didorong Optimalkan Ekonomi Syariah Digital, Begini Caranya!

Respon Cepat Petugas Damkar Ciamis Evakuasi Reptil Berbisa

Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Ciamis, Budi Rahmat SIP, membenarkan adanya laporan masuk terkait ancaman reptil berbisa tersebut. Pihaknya langsung menerjunkan tim evakuasi berpengalaman ke lokasi pemukiman warga di Desa Sindangsari.

“Dengan respon cepat, sebanyak 5 petugas damkar segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan,” ujar Budi Rahmat memberikan keterangan resminya.

Lima personel Damkar Ciamis yang diterjunkan terdiri dari Irvan, Iik, Andi, Bayu, dan Tian. Tim ahli ini berangkat dari Mako Damkar Imbanagara menggunakan armada kendaraan mobil pancar berpelat nomor Z 8162 T.

Sesampainya di lokasi kejadian, petugas mendapati bahwa reptil berbahaya tersebut masih bersembunyi di dalam gorong-gorong sempit. Proses penanganan ular king kobra di Ciamis ditangkap Damkar pun berlangsung cukup menegangkan di bawah penerangan terbatas.

Proses Penangkapan Mencekam Jadi Tontonan Warga

Kehadiran petugas di pemukiman warga tersebut menyedot perhatian masyarakat sekitar. Proses evakuasi malam hari itu sempat menjadi tontonan warga yang penasaran melihat secara langsung ukuran ular mematikan tersebut.

Petugas Damkar bertindak secara profesional dan penuh kehati-hatian guna menghindari risiko gigitan berbisa yang fatal. Dengan teknik khusus, penanganan ular king kobra di Ciamis ditangkap Damkar akhirnya membuahkan hasil positif.

Menggunakan alat khusus berupa tongkat penjepit stainless steel, petugas berhasil mengunci bagian kepala ular. Pemindahan reptil dari dalam saluran air berlangsung dramatis namun tetap terkendali tanpa memicu cedera pada personel maupun warga.

Baca Juga :  Pabrik VinFast di Subang Jadi Tonggak Baru Penguatan Industri Masa Depan Indonesia

Sekitar pukul 19.15 WIB, seluruh proses evakuasi berhasil diselesaikan dengan aman. Ular king kobra sepanjang 3 meter tersebut berhasil diamankan total dan dimasukkan ke dalam wadah pengaman khusus milik petugas.

Imbauan Damkar Ciamis Terkait Bahaya Ular Berbisa

Setelah penangkapan berhasil dilakukan, regu pemadam kebakaran langsung kembali menuju Mako Damkar Imbanagara dengan membawa serta ular tersebut. Langkah ini diambil untuk memastikan lingkungan pemukiman Dusun Sukahurip kembali kondusif dan aman.

Keberhasilan penanganan ular king kobra di Ciamis ditangkap Damkar ini mendapat apresiasi tinggi dari warga Dusun Sukahurip. Warga merasa lega karena potensi ancaman gigitan ular berbisa mematikan kini telah teratasi.

Selain itu, pihak Damkar Ciamis mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah. Saluran air, tumpukan kayu, dan semak belukar yang kotor sering kali menjadi tempat favorit bersarangnya ular.

Budi Rahmat menegaskan agar warga tidak mencoba menangkap sendiri jika menemukan ular berbisa di lingkungan pemukiman. Keahlian penanganan ular king kobra di Ciamis ditangkap Damkar memerlukan perlengkapan khusus serta latihan profesional.

Masyarakat diimbau untuk segera menghubungi pos pemadam kebakaran terdekat jika mengindikasikan adanya keberadaan hewan berbahaya. Laporan yang cepat akan membantu petugas melakukan pencegahan dini sebelum jatuh korban jiwa.

Dengan sinergi dan kesiapsiagaan masyarakat, risiko bahaya hewan liar berbisa dapat diminimalisasi secara efektif. Penanganan ular king kobra di Ciamis ditangkap Damkar menjadi bukti pentingnya respon cepat dalam situasi darurat pemukiman.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca