Telemedicine Adalah? Viral Setelah Curhatan Nakes Dilecehkan

Advertisement

Reportasee.comTelemedicine adalah sebuah layanan dari pihak medis untuk masyarakat yang memerlukan konsultasi dengan dokter secara privat.

Kendati demikian baru-baru ini platform kesehatan tersebut viral karena berita negatif tentangnya.

Bagaimana tidak, ada seseorang yang menggunakan layanan telemedicine untuk melecehkan nakes atau tenaga kesehatan yang tengah bertugas.

Hal ini terungkap oleh sebuah akun Twitter yang bernama @me**ca*****.

Dalam cuitannya itu, dia menanggapi kabar baik mengenai RUU TPKS atau Tindak Pidana Kekerasan Seksual yang resmi DPR sahkan.

Advertisement

Di dalam pengesahan tersebut, dia berharap para pelaku kejahatan pelecehan seksual bisa segera mendapatkan hukuman.

Bahkan dia mengutuk untuk oknum-oknum yang memanfaatkan konsultasi dokter gratis lewat telemedicine untuk hal tidak senonoh.

Kemudian nakes itu menceritakan sedikit kronologi yang terjadi di dalam chat konsultasi telemedicine.

Ia pun menceritakan intinya kejadian sekedar konsultasi biasa dan para pasien bertanya tentang pertanyaan awam yang normal.

Namun setelah itu oknum tersebut berkata jika ia berhasrat dengan sang nakes dan meminta untuk bertemu.

Advertisement

Karena merasa mual sekaligus jijik mendapatkan perlakuan itu, pemilik akun sempat memperingatkan pelaku dengan undang-undang yang berlaku.

Rupanya tak hanya pengunggah akun, teman sejawatnya pun sempat mendapatkan perlakukan yang serupa.

Pengunggah curhatan itu mengatakan dia tak membocorkan isi chat lantaran merupakan rahasia medis.

Karena curhatannya menjadi viral, tak jarang warganet bertanya dan belum mengetahui tentang layanan Telemedicine.

Sebagai informasi, Telemedicine adalah jawaban untuk kemudahan dalam mengakses layanan di bidang kesehatan.

Advertisement

Pelecehan Nakes Viral, Ini Pengertian Telemedicine Adalah

Mengutip dari dalam AAFP, Telemedicine memungkinkan para pasien berkonsultasi dengan dokter.

Konsultasi dengan dokter akan membantu para pasien mendapat informasi tentang dugaan diagnosis, penanganan pertama atau perawatan pada penyakit.

Bahkan lewat konsultasi, para pasien bisa mendapat tips-tips guna meningkatkan kesehatan pada tubuh.

Di beberapa negara dunia, penggunaan teknologi bernama telemedicine sudah berlangsung sejak lama.

Akan tetapi di negara Indonesia, teknologi satu ini baru mulai umum orang gunakan dalam beberapa tahun belakangan.

Advertisement

Dengan berubahnya pola dalam kehidupan di era digital, berbagai sektor mengikuti perkembangan tersebut termasuk kesehatan.

Sementara itu Telemedicine adalah sebuah inovasi layanan kesehatan di era internet yang membantu pasien bisa memanfaatkan waktunya menjadi efisien.

Pasalnya pasien tak harus datang menuju rumah sakit ataupun fasilitas kesehatan lainnya untuk berkonsultasi.

Terlebih di masa pandemi corona para pasien ada baiknya tidak mendatangi rumah sakit terkecuali ada keadaan darurat ataupun kebutuhan yang mendesak.

Sehingga bisa dibilang telemedicine merupakan salah satu hasil utama dari pengembangan sektor bidang kesehatan di dunia digital.

Advertisement

Di Indonesia sendiri, penggunaan aplikasi telemedicine bisa mengatasi beberapa tantangan yang selama ini sudah menghambat pemerataan terkait akses kesehatan.

Hal itu misalnya saja seperti persebaran tenaga kesehatan yang masih belum merata, kurangnya fasilitas kesehatan dan masalah geografis.

Adapun contoh pemakaian telemedicine yang saat ini tengah marak di tanah air yaitu fitur chat secara langsung dengan dokter.

Bahkan para pasien bisa berkonsultasi dengan dokter lewat sebuah aplikasi saja.

Dengan fitur itu, para pengguna bisa lebih bebas berdiskusi secara langsung dengan dokter, di mana saja dan kapan pun mereka berada.

Tetapi telemedicine masih memiliki sejumlah keterbatasan di balik penggunaannya.

Kelemahan utama dari telemedicine adalah dokter tak dapat melakukan pemeriksaan terhadap pasien secara langsung.

Keterbatasan itulah tentunya bisa berpengaruh terhadap kualitas hasil diagnosa dokter.

Tak adanya pemeriksaan langsung yang dokter lakukan ke pasien membuat para nakes belum dapat memberikan diagnosis pasti lewat telemedicine.

Advertisement
Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *