
Suasana haru dan hangat menyelimuti salah satu ruang kelas di SDN 10 Ciamis pada Sabtu (7/6/2025). Jauh dari kesan mewah, sekolah yang berlokasi di Amar Jiwa, Kalapa Jajar ini menggelar acara pelepasan bagi 28 siswa-siswi Kelas VI dengan cara yang unik: sederhana, namun sarat makna edukasi dan kebersamaan.
Tanpa panggung megah, riasan wajah, busana adat, maupun dekorasi gemerlap, acara perpisahan ini justru terasa lebih intim. Ruang kelas disulap menjadi panggung ekspresi bagi para siswa.
Lantunan degung Sunda, penampilan vokal grup, pembacaan puisi yang menyentuh, hingga doa bersama mengisi acara, membuktikan bahwa kreativitas dapat bersinar dalam kondisi apa pun.
Ketua Komite SDN 10 Ciamis, Sony Agusman, S.H., menjelaskan bahwa konsep kesederhanaan ini merupakan kesepakatan bersama yang lahir dari aspirasi orang tua dan sejalan dengan anjuran pemerintah.
“Meskipun sederhana, nilai edukatif dan hiburannya tetap ada. Bakat para siswa seperti olah vokal, keterampilan degung, dan pembacaan puisi tetap tersalurkan,” ungkap Sony.
Ini semua atas permintaan orang tua melalui komite, dan kami mengikuti anjuran pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun Kabupaten Ciamis agar tidak memberatkan,” tegasnya.
Semangat kebersamaan juga tecermin dari hidangan yang disajikan. Kepala SDN 10 Ciamis, Neng Hasanah, S.Pd., dengan bangga menunjuk sajian seperti gorengan, siomay, dan bakso yang merupakan hasil swadaya para orang tua wali murid.
“Ini semua dari orang tua wali, ala kadarnya saja. Yang terpenting adalah kebersamaan dan silaturahmi antara orang tua dan sekolah terjalin dengan baik. Saya ucapkan banyak terima kasih atas dukungan mereka,” ujar Neng Hasanah.
Acara yang hanya dihadiri oleh siswa Kelas VI berseragam merah-putih, para guru, komite, dan orang tua wali ini ditutup dengan prosesi penyerahan piagam kelulusan dan medali.
Momen tersebut menjadi puncak acara yang syahdu, menandai akhir perjalanan mereka di bangku sekolah dasar dan awal dari jenjang pendidikan selanjutnya.
SDN 10 Ciamis telah menunjukkan bahwa esensi dari sebuah perayaan kelulusan bukanlah kemewahan, melainkan kenangan, kebersamaan, dan apresiasi tulus atas pencapaian para siswa.





