
Sinergi Foundation (SF) kembali menunjukkan rekam jejak positifnya dalam penguatan kapasitas masyarakat setelah kembali dipercaya oleh Paragon Corp sebagai mitra penyelenggara Paradaya Movement Batch II Tahun 2025.
Penunjukan ini sekaligus mempertegas komitmen kedua lembaga dalam membangun program pemberdayaan yang berkelanjutan dan berdampak luas, terutama bagi masyarakat penerima manfaat (mustahik) yang ingin meningkatkan keterampilannya.
Kepercayaan ini diberikan menyusul kesuksesan Sinergi Foundation dalam menyelenggarakan program pelatihan pada tahun sebelumnya.
Sinergi Foundation dinilai mampu memberikan pendekatan pelatihan yang terukur, terstruktur, serta relevan dengan kebutuhan lapangan, sehingga memberi ruang bagi peserta untuk mengembangkan keterampilan sekaligus akses pada peluang kerja yang lebih luas.
Paradaya Movement merupakan program pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi Sinergi Foundation bersama Paragon Corp, perusahaan manufaktur dan distribusi produk kecantikan terkemuka di Indonesia.
Kolaborasi ini bertujuan memperkuat daya saing penerima zakat melalui pelatihan vokasi serta jembatan menuju dunia kerja melalui magang.
Pada pelaksanaan tahun 2025, program mengusung tema “Bangkit – Bergerak – Bermakna” yang menggambarkan semangat pemulihan, perubahan, serta kontribusi positif bagi lingkungan sosial.
Tema ini menjadi pijakan bagi Sinergi Foundation dan Paragon Corp untuk mencetak generasi muda yang berdaya secara ekonomi dan sosial.
118 Peserta Terpilih dari Proses Seleksi Ketat
Sebanyak 118 peserta mengikuti rangkaian pelatihan setelah melalui seleksi sejak Oktober 2025. Para peserta berasal dari latar belakang yang beragam, namun memiliki kesamaan tekad untuk memperluas keterampilan mereka.
Program ini juga dirancang untuk selaras dengan sejumlah program masterpiece Sinergi Foundation, seperti Firdaus Memorial Park (FMP), Jembatan Sasaka Indonesia, Sinergi Pelayanan Masyarakat (SPM), dan Fish Bank Indonesia.
Pendekatan ini membuat pelatihan tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga memberi pengalaman nyata di bidang layanan sosial dan pembangunan masyarakat.
Enam Pelatihan Vokasi yang Dibutuhkan Pasar Kerja
Sinergi Foundation melaksanakan enam jenis pelatihan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat modern, yaitu:
- Pelatihan Keamanan Pangan (HACCP) untuk sertifikasi kompetensi BNSP, yang banyak dibutuhkan sektor industri pangan.
- Pelatihan Jenazah Care, membekali amil janaiz dengan penanganan jenazah sesuai syariat dan wawasan medis.
- Pelatihan Las Dasar & K3, diarahkan pada relawan pembangunan jembatan di wilayah 3T.
- Pelatihan Community Development (Comdev) bagi relawan sosial yang ingin memperkuat kapasitas pemberdayaan masyarakat.
- Pelatihan Barista, dengan fokus pada peningkatan keterampilan meracik kopi dan peluang wirausaha.
- Pelatihan Cake & Bakery, untuk membangun kemampuan membuat produk roti dan kue berkualitas.
Keberagaman bidang pelatihan ini memperluas peluang peserta untuk berkarier, baik sebagai pekerja profesional maupun sebagai wirausahawan.
Diselenggarakan di Berbagai Lokasi Strategis
Pelatihan tidak dipusatkan di satu area saja, melainkan tersebar di beberapa lokasi yang telah ditetapkan:
- HACCP: Fish Bank Indonesia, Banyuwangi (15 November)
- Pemulasaraan Jenazah & Comdev: Gedung Wakaf Sidomukti, Bandung
- Las Dasar dan K3: Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat (1 November)
- Barista & Bakery: Rumah Cintara, Bandung (17 November)
Dengan penyebaran lokasi ini, Sinergi Foundation berupaya memastikan akses pelatihan lebih merata dan mudah dijangkau oleh peserta.
Pelatihan Gratis dengan Sertifikat dan Kesempatan Magang
Salah satu nilai lebih dari Paradaya Movement adalah seluruh peserta mendapatkan ilmu, jejaring, sertifikat, hingga kesempatan magang di perusahaan atau unit usaha ternama.
Seluruh manfaat tersebut diberikan secara gratis, tanpa pungutan biaya apa pun.
Menurut Yuyu Wahyudin, Project Officer bidang HACCP, sertifikasi kompetensi menjadi unsur penting dalam meningkatkan daya saing lulusan di dunia kerja.
“Mereka akan punya value yang lebih, karena banyak perusahaan olahan pangan membutuhkan SDM yang bersertifikat kompeten HACCP,” ujarnya di Banyuwangi.
Mengarah pada Kemandirian Ekonomi Berkelanjutan
Paradaya Movement tidak hanya sekadar pelatihan, tetapi merupakan investasi sosial yang berkelanjutan.
Program ini menyasar penerima zakat untuk diberdayakan hingga mampu memperoleh pendapatan mandiri melalui peningkatan keterampilan dan akses kesempatan kerja.
Pimpinan lembaga zakat Sinergi Foundation, Waeli Mohdan, mengungkapkan rasa syukurnya atas kepercayaan Paragon Corp yang kembali terjalin.
“Alhamdulillah, kami kembali dipercaya menjadi mitra untuk pelaksanaan program Paradaya Movement,” ujarnya.
Ia berharap pelaksanaan di tahun kedua ini dapat menebar dampak yang lebih luas dan menjangkau lebih banyak pemuda Indonesia.
Dengan begitu, akan lahir generasi yang mandiri secara ekonomi dan berperan sebagai agen kebaikan bagi lingkungan sekitarnya.





