Berita

Sinergi Foundation Bergerak Cepat Salurkan Bantuan ke Lokasi Bencana Cisarua

Musibah banjir bandang dan longsor kembali menorehkan duka mendalam bagi masyarakat Indonesia. Kali ini, bencana melanda wilayah Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, pada Sabtu dini hari, 24 Januari 2026.

Peristiwa tersebut menyebabkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan berat, memaksa ratusan jiwa mengungsi, serta menimbulkan korban jiwa dan orang hilang.

Merespons kondisi darurat tersebut, Sinergi Foundation bergerak cepat dengan menurunkan Tim Aksi Relawan ke lokasi bencana.

Bantuan dikirim menggunakan dua unit kendaraan operasional berupa mobil jenazah dan ambulans.

Tim yang diterjunkan terdiri atas dua personel tim program, satu petugas dokumentasi, serta lima petugas pemulasaraan jenazah profesional.

Kepala Bagian Program Pendistribusian dan Pendayagunaan Sinergi Foundation, Haidar Junda Rabbani, yang turut mengawal langsung proses penyaluran bantuan, menjelaskan bahwa relawan segera bekerja setibanya di lokasi.

Selain membantu proses evakuasi korban, tim juga fokus pada distribusi bantuan logistik serta pendampingan pemulasaraan jenazah korban meninggal dunia.

Distribusi bantuan darurat dipusatkan di GOR Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua.

Dalam kegiatan tersebut, Sinergi Foundation menyalurkan 150 paket makanan siap saji, 10 dus air mineral, 35 alas tidur berupa kasur lipat, serta tiga dus pakaian layak pakai yang diperuntukkan bagi pria, perempuan, dan anak-anak.

Baca Juga :  Ratusan Peserta Padati Workshop WEKRAFT dan Sosialisasi Sadar Wisata 2025 di Ciamis

Bantuan ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar para penyintas yang saat ini masih bertahan di posko pengungsian.

Haidar menuturkan bahwa bantuan tersebut merupakan tahap awal dari respons kemanusiaan Sinergi Foundation.

Berdasarkan hasil asesmen tim di lapangan, kebutuhan warga masih cukup besar dan berpotensi bertambah seiring kondisi yang belum stabil.

Sejumlah kebutuhan mendesak yang masih diperlukan antara lain tambahan makanan siap saji, air minum, pakaian, selimut, tenda pengungsian, serta paket kebersihan diri atau hygiene kit.

Sinergi Foundation memastikan evaluasi dan penyesuaian bantuan akan terus dilakukan mengikuti dinamika di lapangan.

Selain penyaluran logistik, Sinergi Foundation juga memberikan perhatian khusus terhadap penanganan korban meninggal dunia.

Lima orang relawan yang tergabung dalam Tim Akhir Baik Sinergi Foundation merupakan petugas pemulasaraan jenazah yang telah mendapatkan pembinaan melalui program Paradaya Movement.

Mereka bertugas memastikan proses pemulasaraan tetap dilakukan sesuai ketentuan syariat meskipun dalam situasi darurat dan penuh keterbatasan.

Untuk mengoptimalkan layanan tersebut, Sinergi Foundation kembali mengirimkan tim pemulasaraan tambahan pada Ahad, 25 Januari 2026.

Dalam pelaksanaannya, Tim Akhir Baik berkoordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan aparat kepolisian setempat guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai syariat sekaligus mengikuti protokol kebencanaan yang berlaku.

Baca Juga :  Piala Presiden 2024: Jadwal, Pertandingan Pembuka, dan Format!

Apresiasi atas kehadiran dan bantuan cepat tersebut disampaikan oleh Sekretaris Desa Pasirlangu, Yana.

Ia menyampaikan bahwa bantuan logistik yang disalurkan sangat membantu warganya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari di pengungsian.

Menurutnya, dukungan dari Sinergi Foundation dan para donatur menjadi penguat bagi masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana.

Berdasarkan data sementara hingga Ahad, 25 Januari 2026, bencana di Kecamatan Cisarua telah menyebabkan 25 orang meninggal dunia, sementara 65 orang lainnya masih dalam pencarian.

Selain itu, sebanyak 30 rumah dilaporkan mengalami kerusakan, dengan total 113 jiwa atau 34 kepala keluarga terdampak.

Hingga kini, tim gabungan masih terus melakukan evakuasi dan penyisiran di lokasi terdampak, sementara warga diimbau untuk tetap waspada dan menjauhi area rawan longsor.

Sinergi Foundation menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat terdampak hingga masa tanggap darurat berakhir.

Pendampingan jangka panjang disiapkan, termasuk melalui relawan lokal yang tetap berada di lokasi untuk memastikan koordinasi dan bantuan berjalan berkesinambungan.

Melalui dukungan para donatur, Sinergi Foundation berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban para penyintas sekaligus membantu mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca