
Warga RW 18 Amarjiwa, Lingkungan Kalapa Jajar, Kelurahan Ciamis, Kabupaten Ciamis, menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia sebagai ajang mempererat kebersamaan.
Beragam kegiatan, mulai dari Upacara Bendera 17 Agustus, jalan sehat, lomba karaoke, hingga penampilan seni tari, berlangsung meriah dan penuh semangat gotong royong.
Ketua RW 18, Sarku, menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan kegiatan tahun ini tidak hanya terlihat dari jumlah peserta yang meningkat, tetapi juga dari keterlibatan warga lintas usia.
“Alhamdulillah, partisipasi warga tahun ini lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya. Antusiasme meningkat, apalagi tahun ini kami untuk pertama kalinya menggelar upacara bendera di lingkungan RW,” ujarnya.
Untuk menyukseskan acara, panitia mulai bergerak tiga minggu sebelum peringatan. Persiapan meliputi pembentukan kepanitiaan, perumusan konsep acara, hingga penggalangan dana yang dilakukan secara terbuka dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
“Rapat-rapat selalu kami lakukan secara transparan dengan melibatkan karang taruna dan tokoh masyarakat. Semua warga bisa menyampaikan gagasan sehingga acara ini benar-benar milik bersama,” tambah Sarku.
Ketua Panitia, Nanang Nursyamsi, menyebut konsep kegiatan sengaja dirancang inklusif agar bisa dinikmati semua lapisan masyarakat.
“Dari anak-anak, remaja, orang dewasa hingga manula, semua kami libatkan. Karena bagi kami, kemerdekaan adalah milik bersama yang harus dirayakan secara menyeluruh,” ungkapnya.
Nanang juga menyoroti khidmatnya Upacara Bendera 17 Agustus, yang diikuti ratusan warga RW 18.
“Bukan hanya sekadar seremoni, tetapi juga momen kebanggaan warga sekaligus bentuk penghormatan kepada para pahlawan,” katanya.
Dukungan besar datang dari Karang Taruna RW 18 yang berperan aktif dalam setiap rangkaian kegiatan. Ketua Karang Taruna, Riswan, menyampaikan rasa bangganya bisa terlibat langsung.
“Kami senang dipercaya. Kegiatan seperti ini memperkuat hubungan antarwarga sekaligus menjadi wadah bagi generasi muda untuk berkontribusi nyata di lingkungan,” tutur Riswan.
Dalam upacara bendera yang digelar di RW 18, Sony Agusman bertindak sebagai Inspektur Upacara, sementara M. Rais Rosyidan, siswa kelas X jurusan Teknik Mesin SMKN 2 Ciamis, dipercaya menjadi Komandan Upacara.
Momen tersebut menjadi salah satu sorotan warga, karena menunjukkan bahwa anak muda dapat diberi ruang untuk memimpin acara sakral seperti pengibaran bendera.
Bagi warga RW 18 Amarjiwa, peringatan HUT ke-80 RI bukan sekadar pesta rakyat, melainkan sarana mempererat komunikasi lintas generasi.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan seluruh lapisan masyarakat menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai kemerdekaan masih terjaga dan hidup di tengah kehidupan warga.





