Penyebab Tenggorokan Panas dan Tidak Nyaman

Rasa panas di tenggorokan sering terasakan dengan tiba-tiba. Apabila rasa ini  muncul, maka akan menyebabkan rasa tidak nyaman, karena akan membuat penderita jadi kesulitan untuk menelan. Penyebab tenggorokan panas bisa karena penyakit, dan bisa juga penyebab lainnya.

Tenggorokan panas bisa terjadi karena adanya gangguan yang terjadi pada daerah tenggorokan. Gangguan itu penyebabnya bisa virus, dan bisa juga karena faktor lainnya. Lalu, sebenarnya apa saja yang menyebabkan tenggorokan terasa panas? Berikut ini beberapa di antaranya.

Radang Tenggorokan

Radang tenggorokan adalah kondisi di mana tenggorokan mengalami peradangan akibat luka atau infeksi. Infeksi biasanya terjadi karena adanya luka pada tenggorokan, karena bakteri atau virus. Akibatnya, tenggorokan terasa panas, dan terasa sakit dan juga sulit untuk menelan.

Bakteri penyebab radang tenggorokan ini biasa disebut bakteri streptokokus group A. Bakteri ini ada di udara, dan penyebarannya juga melalui udara. Oleh karena itu, bakteri ini dengan mudah dapat menyerang siapa saja, yang menyebabkan orang mengalami radang pada tenggorokan.

Penyakit Flu

Penyakit flu atau lebih akrab dengan sebutan influenza, merupakan jenis penyakit yang paling sering terjadi pada semua orang. Flu ini bisa karena serangan virus dan bisa menyerang manusia dari segala usia, mulai dari balita hingga orang dewasa.

Virus flu biasanya akan tandanya adalah gejala demam, nyeri otot, hidung tersumbat, dan juga rasa panas pada tenggorokan. Pada kondisi akut, flu bisa menyebabkan gejala yang serius dan menimbulkan komplikasi seperti timbulnya pneumonia yang bisa mengancam nyawa seseorang.

Radang Amandel

Amandel adalah organ yang terdapat pada bagian belakang tenggorokan dan berfungsi untuk membantu tubuh melawan virus atau bakteri. Pada saat bagian ini mengalami peradangan, akan menyebabkan amandel terluka hingga mengalami pembengkakan.

Radang pada amandel ini juga menjadi penyebab tenggorokan panas. Rasa panas pada tenggorokan ini juga beserta gejala demam, nyeri, sulit untuk menelan, hingga menimbulkan rasa sakit pada telinga. Selain itu, radang tenggorokan juga bisa menyebabkan tubuh mengalami kelelahan.

Asam Lambung ( GERD)

Asam lambung sering terjadi pada semua orang, dan sering berkaitan dengan gangguan maag. Ini adalah keadaan saat terjadi refluksi asam lambung, yaitu keadaan ketika asam lambung naik hingga mencapai tenggorokan.

Naiknya asam lambung ini akan menyebabkan rasa asam dan pahit pada tenggorokan dan mulut. Selain itu naiknya asam lambung ini juga menyebabkan munculnya rasa panas dan seperti terbakar, yang menyebabkan dada terasa sesak, sulit menelan, dan juga batuk serta suara menjadi serak.

Postanal Drip

Penyebab tenggorokan panas yang lainnya adalah postanal drip. Ini adalah keadaan yang terjadi ketika lendir yang melapisi hidung menumpuk pada bagian belakang tenggorokan. Tumpukan lendir tersebut akan menyebabkan batuk, serak, serta rasa panas di tenggorokan.

Pada bagian ini memang ada lendir yang berfungsi untuk melindungi bagian dalam hidung dari kemungkinan iritasi. Akan tetapi, lendir yang berlebihan dan akhirnya menetes dan memenuhi tenggorokan, juga akan berakibat susah menelan dan rasa panas pada tenggorokan.

Sindrom Mulut Panas

Sering terjadi, seseorang tiba-tiba merasakan mulut kering, rasa pahit, hilang nafsu makan, dan rasa panas seperti terbakar pada bagian dalam mulut atau tenggorokan. Keadaan ini akan menyebabkan timbulnya rasa haus yang terus menerus dan membuat mulut kering dan terasa panas.

Gejala di atas dalam dunia medis sering disebut dengan  sindrom mulut panas  atau burning mouth syndrome. Keadaan ini bisa terjadi karena berbagai sebab. Mulai dari bakteri atau virus, hingga penyebab lain yang saling berkaitan dan memerlukan pemeriksaan lebih mendalam.

Esofagistis

Tenggorokan terasa panas juga bisa terjadi karena adanya peradangan yang terjadi pada esofagus. Keadaan ini akan menyebabkan esofagus atau kerongkongan mengalami iritasi. Akibatnya, akan menyebabkan munculnya rasa panas seperti terbakar pada tenggorokan.

Iritasi yang terjadi pada kelenjar esofagus ini bisa disebabkan oleh adanya infeksi pada daerah tersebut. Selain itu, bisa juga bisa karena adanya reaksi alergi akibat cuaca dingin atau alergi makanan. Gejala lain yang timbul adalah kesulitan untuk menelan makanan atau minuman.

Kanker

Rasa panas pada tenggorokan, umumnya akan terjadi selama kurun waktu 1 hingga 2 minggu. Tetapi, apabila seseorang merasakan panas pada tenggorokan dalam waktu lama dan tidak kunjung mereda, perlu Anda waspadai sebagai gejala adanya kanker kerongkongan atau tenggorokan.

Apabila panas pada tenggorokan karena kanker, biasanya akan disertai oleh gejala seperti batuk berdarah, sakit dada, muntah terus menerus. Pada kasus ini, orang juga akan mengalami penurunan berat badan secara terus menerus. Ini sangat penting Anda waspadai.

Penyebab tenggorokan panas memang harus Anda waspadai agar bisa segera terobati sesuai dengan penyebabnya. Sebaiknya, tidak menganggap sepele keadaan ini, karena apabila ANda biarkan, akan berakibat serius, yang tentuntunya akan membahayakan keselamatan diri sendiri.