
Di tengah gempuran era digital yang kian masif menggerus minat baca anak-anak, sebuah oase literasi kembali hadir membawa angin segar di Kabupaten Ciamis.
Ajang Lomba Bertutur Ciamis 2026 bertajuk “Stand Up Literasi” tingkat SD/MI yang diselenggarakan oleh Dispusipda Kabupaten Ciamis akhirnya mencapai puncaknya pada hari Rabu (13/5/2026) sore.
Kompetisi bergengsi ini sukses menobatkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki pemahaman mendalam tentang sejarah lokal daerahnya.
Sejak tahap awal penyisihan, sebanyak 90 peserta unggulan dari berbagai sekolah dasar telah menunjukkan kemampuan bertutur terbaik mereka.
Setelah melewati tahapan persaingan yang cukup ketat selama jalannya kompetisi, dewan juri yang bekerja secara profesional dan objektif akhirnya menetapkan enam peserta terbaik.
Penetapan juara dalam Lomba Bertutur Ciamis 2026 ini didasarkan pada berbagai kriteria penilaian yang ketat, mulai dari penguasaan materi sejarah, kejelasan vokal atau artikulasi, ekspresi wajah, hingga tingkat kepercayaan diri saat berada di atas panggung.
Ringkasan Berita
Daftar Pemenang dan Apresiasi dari Dispusipda Ciamis
Adapun rincian para pemenang yang berhasil menorehkan prestasi gemilang pada Lomba Bertutur Ciamis 2026 tingkat kabupaten ini adalah sebagai berikut:
- Juara 1: Amira Inara Murhafi dari SDN 1 Cijeungjing (Total Nilai: 785)
- Juara 2: Tanaya Alshamira Ziany dari SDN 1 Sindangkasih (Total Nilai: 770)
- Juara 3: Dwi Nafisa dari SDN 1 Sindangrasa (Total Nilai: 750)
- Juara Harapan 1: Labiba Balqis Aditya dari SDN 1 Ciomas Panjalu (Total Nilai: 745)
- Juara Harapan 2: Razhikargy Muktafin Andriana dari SDN 2 Ciamis (Total Nilai: 740)
- Juara Harapan 3: Muhammad Azka Rafa Putra Nugraha dari SDN 1 Kertabumi Cijeungjing (Total Nilai: 725)
Selanjutnya, para peserta terbaik ini tidak hanya membawa pulang piala eksklusif dan piagam penghargaan.
Mereka juga berhak menerima uang pembinaan dari panitia Lomba Bertutur Ciamis 2026 sebagai wujud apresiasi dan penyemangat nyata untuk terus mendulang prestasi di masa depan.
Rangkaian hadiah tersebut diserahkan secara langsung oleh Kepala Dispusipda (Kadispusip) Ciamis, H. Okta Jabal Nugraha, S.T., M.T., didampingi oleh jajaran stafnya.
Menariknya, para pemenang ini juga didaulat secara resmi menjadi duta literasi bagi sekolah serta lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Dalam sambutan penutupnya, H. Okta Jabal Nugraha menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada dewan juri yang bertugas.
Ia menilai juri telah memeras keringat untuk menetapkan pemenang Lomba Bertutur Ciamis 2026 secara transparan tanpa intervensi pihak mana pun.
Di samping itu, apresiasi tinggi juga diberikan kepada para pahlawan tanpa tanda jasa—yakni guru pembimbing dan kepala sekolah—yang setia mendampingi para siswa sejak awal persiapan hingga garis akhir kompetisi.
Merawat Sejarah Galuh Melalui Literasi Generasi Muda
Pelaksanaan Lomba Bertutur Ciamis 2026 yang berlangsung meriah selama dua hari, yakni Selasa hingga Rabu (12-13 Mei 2026), sejatinya merupakan sebuah agenda strategis tahunan yang sangat dinantikan.
Kegiatan edukatif ini sengaja digelar dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-384 Kabupaten Ciamis.
Oleh karena itu, tidak mengherankan apabila tema-tema panggung yang dilombakan sangat kental dengan nuansa kedaerahan, khususnya menyangkut masa lampau, cerita rakyat yang melegenda, serta rekam jejak yang berkaitan erat dengan kebesaran sejarah Galuh.
Menurut pandangan Kadispusip Ciamis, ajang kompetisi bercerita Lomba Bertutur Ciamis 2026 ini adalah instrumen tak terpisahkan dari upaya Pemkab Ciamis dalam mendesain masa depan generasi penerus bangsa.
Pemkab memiliki harapan besar agar agenda rutinan ini mampu mencetak generasi Ciamis yang tangguh, berkarakter, berwawasan budaya, serta tidak pernah melupakan akar identitas sejarah luhur yang kaya akan nilai moral.
Meskipun godaan gawai dan hiburan instan menyita banyak waktu anak-anak saat ini, semangat pantang menyerah yang ditunjukkan para peserta menjadi bukti bahwa napas literasi masih sangat panjang.
Panggung bertutur ini diharapkan terus menjadi fondasi penting untuk memupuk kegemaran membaca di kalangan anak-anak sejak usia sedini mungkin.
Kisah Inspiratif Amira Inara Murhafi pada Lomba Bertutur Ciamis 2026
Dari sekian banyak cerita haru yang tercipta di belakang panggung, perjalanan sang juara satu, Amira Inara Murhafi (10), tentu menjadi sorotan utama yang sangat menginspirasi.
Siswi cerdas kelas IV B dari SDN 1 Cijeungjing (yang dahulu dikenal luas masyarakat sebagai SDN Gentra Masekdas) ini sukses meraih gelar kampiun utama Lomba Bertutur Ciamis 2026.
Ia berhasil tampil memukau dan mengamankan nilai absolut tertinggi, yakni 785 poin dari kalkulasi ketiga dewan juri.
Bagi anak sulung dari dua bersaudara—buah hati kebanggaan pasangan Arief Setiadi dan Ani Hanafiah, S.Pd.—panggung literasi sekelas ini bukanlah pengalaman pertamanya.
“Tahun lalu juga ikut waktu masih di kelas 3, tapi waktu itu belum rezekinya untuk juara. Alhamdulillah, bersyukur sekali tahun ini akhirnya bisa menjadi pemenang,” tutur Amira dengan senyum merekah saat diwawancarai oleh Reportasee.com, didampingi langsung oleh Kepala SDN 1 Cijeungjing, Ian Diana Iskandar, M.Pd.
Bangkit dari Kegagalan Demi Meraih Mimpi
Berdasarkan penuturan jujur dari Ian Diana Iskandar, pada keikutsertaannya di tahun 2025 yang lalu, Amira bahkan sama sekali tidak masuk ke dalam daftar nominasi 20 besar.
Akan tetapi, realita tersebut tidak melunturkan mentalnya. Amira justru menjadikan kegagalan sebagai bahan bakar untuk mengasah kemampuan secara konsisten dari hari ke hari.
Siswi pekerja keras ini selalu menyisihkan waktu luangnya untuk berlatih di bawah bimbingan intensif guru pendamping di lingkungan sekolah.
Selain itu, porsi latihannya juga ditambah saat berada di rumah, dengan arahan langsung dari sang ibunda yang berprofesi sebagai seorang guru madrasah diniyah.
Secara pengalaman, tampil membawakan alur cerita seorang diri (stand up literasi) telah menjadi “makanan sehari-hari” bagi Amira.
Sejak masih duduk di bangku kelas 2 SD, ia aktif berpartisipasi mewakili sekolah dalam berbagai ajang unjuk bakat suara.
Mulai dari kompetisi mendongeng, kejuaraan pidato dasar, lomba biantara bahasa Sunda, hingga akhirnya memutuskan kembali menjajal kerasnya persaingan Lomba Bertutur Ciamis 2026.
Pilihan Cerdas Membawakan Epik Sejarah Prabu Kian Santang
Kunci kesuksesan paling sentral yang membawa Amira merajai Lomba Bertutur Ciamis 2026 kali ini adalah ketajamannya dalam memilih sudut pandang cerita.
Amira dengan penuh keyakinan memutuskan untuk mengangkat epos sejarah perjalanan seorang tokoh besar penyebar ajaran Islam di Tanah Sunda, yakni Prabu Kian Santang.
Penguasaan materi yang komprehensif tentang sosok putra kandung Sri Baduga Maharaja (Prabu Siliwangi) tersebut membuat penampilannya terasa sangat hidup.
Amira berhasil bertutur secara runtut, menjiwai setiap pergantian emosi karakter, dan menghipnotis seluruh penonton yang memadati lokasi acara.
“Puji syukur ke hadirat Allah, Amira mampu mengunci piala kehormatan juara pertama tahun ini,” ungkap Ian Diana Iskandar dengan ekspresi kebanggaan yang tak bisa disembunyikan.
Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa SDN 1 Cijeungjing memang memiliki tradisi kuat mengirimkan perwakilan siswa-siswi terbaiknya setiap kali Dispusipda menggelar hajatan serupa.
Delapan tahun silam, tepatnya pada edisi 2018, sekolah rintisan Pemprov Jabar ini juga pernah mencicipi manisnya takhta juara pertama.
Berkat pencapaian fantastis pada Lomba Bertutur Ciamis 2026, Amira berhak mengantongi trofi kemenangan, sertifikat resmi kedinasan, serta dana pembinaan senilai Rp5.000.000.
Menurut rencananya, uang tersebut akan ditabungkan untuk keperluan pendidikannya kelak.
“Langkah selanjutnya, Amira berhak melaju mewakili Kabupaten Ciamis terbang ke tingkat Provinsi Jawa Barat untuk kompetisi yang jauh lebih kompetitif. Mari bersama-sama kita dukung dan doakan kelancarannya,” tutup Kadispusip Ciamis, Okta Jabal Nugraha, penuh optimisme.





