Berita

Bikin Takjub! Kirab Budaya Tionghoa di Ciamis Satukan Ribuan Warga dalam Harmoni Toleransi

Kirab Budaya Tionghoa di Ciamis 2023 berlangsung sangat meriah. Intip bukti nyata tingginya toleransi warga dan dampak ekonominya di sini!

Pemandangan luar biasa terlihat di pusat kota Kabupaten Ciamis pada akhir pekan ini. Ribuan warga dari berbagai elemen masyarakat tumpah ruah memadati area pusat pemerintahan untuk menyaksikan sebuah festival tradisi yang megah.

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menerima langsung iring-iringan Kirab Budaya Tionghoa di Ciamis 2574 Kongzili. Acara yang diinisiasi oleh masyarakat keturunan Tionghoa tersebut berpusat di Halaman Pendopo Bupati Ciamis, Minggu (5/2/2023).

Kehadiran agenda Kirab Budaya Tionghoa di Ciamis menjadi momentum penting pasca-pandemi yang sukses menarik perhatian publik secara luas. Berdasarkan pantauan di lapangan, antusiasme warga tatar Galuh terlihat sangat tinggi sejak pagi hari.

Pertunjukan Barongsai dalam Kirab Budaya Tionghoa di Ciamis

Festival tahunan yang begitu spektakuler ini menampilkan kekayaan khazanah seni yang luar biasa. Pagelaran Kirab Budaya Tionghoa di Ciamis menyuguhkan pertunjukan barongsai yang lincah serta naga liong yang meliuk-liuk indah di sepanjang jalur protokol.

Selain atraksi khas Tionghoa, beberapa kesenian tradisional lokal juga turut dipadukan untuk memperkaya jalannya acara. Kolaborasi seni dalam Kirab Budaya Tionghoa di Ciamis ini menjadi bukti nyata bagaimana akulturasi dapat berjalan beriringan dengan sangat harmonis.

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang sangat mendalam atas terselenggaranya acara ini. Beliau menekankan bahwa momentum pelaksanaan Kirab Budaya Tionghoa di Ciamis mencerminkan wajah asli masyarakat yang inklusif.

Baca Juga :  Uniknya Tradisi Misalin Menyambut Ramadan di Cimaragas Ciamis

Menurut Herdiat, tingkat toleransi serta keberagaman di Kabupaten Ciamis berada pada kategori yang sangat tinggi. Hal ini terbukti dari bagaimana semua kalangan masyarakat melebur menjadi satu tanpa ada sekat perbedaan dalam festival tersebut.

“Bahwa salah satu ciri daerah yang kondusif adalah dengan tingkat toleransi yang sangat tinggi,” ungkap Herdiat di hadapan para awak media dan tokoh masyarakat yang hadir.

Kondusifitas Daerah Jadi Motor Penggerak Ekonomi

Lebih lanjut, Herdiat juga menjelaskan mengenai korelasi antara keamanan wilayah dengan kesejahteraan masyarakat. Kondusifitas wilayah merupakan salah satu indikator utama yang mempermudah masuknya investasi serta pertumbuhan ekonomi di suatu daerah.

Ketika sebuah daerah aman dan toleran, iklim usaha secara otomatis akan tumbuh dengan positif. Oleh karena itu, kerukunan dalam perayaan Kirab Budaya Tionghoa di Ciamis harus terus dirawat secara konsisten demi keberlangsungan pembangunan.

“With kondusifitas, suatu daerah akan dengan mudah mengembangkan kesejahteraan terutama dalam pertumbuhan ekonomi,” jelas Herdiat menambahkan analisisnya mengenai dampak jangka panjang kegiatan ini.

Di sisi lain, perputaran ekonomi mikro juga langsung terasa di sela-sela agenda Kirab Budaya Tionghoa di Ciamis. Ratusan pedagang kaki lima dan pelaku UMKM lokal meraup keuntungan berlipat ganda berkat ramainya pengunjung yang memadati area sekitar alun-alun.

Baca Juga :  Situ Lengkong Panjalu Ciamis Tawarkan Keindahan Alam & Nilai Spiritual

Kerinduan Masyarakat akan Hiburan Massal Pasca-Pandemi

Kemeriahan pesta rakyat Kirab Budaya Tionghoa di Ciamis ini juga menjadi penanda bangkitnya aktivitas publik secara normal. Sektor pariwisata dan hiburan lokal yang sempat mati suri kini mulai berdenyut kembali dengan kekuatan penuh.

Menanggapi meledaknya jumlah pengunjung, Herdiat menyebut bahwa masyarakat setempat memang sudah lama haus akan hiburan massal. Pasalnya, perayaan besar seperti Kirab Budaya Tionghoa di Ciamis sempat terhenti akibat hantaman Pandemi Covid-19.

“Wajar saja, warga sudah lama tidak menyaksikan hiburan karena Pandemi hampir 2 tahun. Saat ini PPKM longgar sehingga warga antusias,” pungkasnya dengan nada optimis.

Sinergi dan Bantuan Nyata untuk MAKIN Ciamis

Sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap pelayanan sosial keagamaan, acara ini juga diwarnai dengan aksi kemanusiaan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus menyokong operasional organisasi keagamaan di Ciamis tanpa memandang perbedaan.

Dalam acara perayaan budaya ini, Bupati Ciamis secara simbolis menyalurkan bantuan berupa satu unit mobil jenazah. Bantuan fasilitas operasional tersebut diserahkan langsung kepada pengurus Majelis Agama Khonghucu Indonesia (MAKIN) Kabupaten Ciamis.

Melalui agenda tahunan seperti Kirab Budaya Tionghoa di Ciamis, keharmonisan lintas etnis diharapkan terus terjaga demi masa depan daerah yang kondusif. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan serupa sebagai bagian dari kalender wisata andalan.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca