
Penantian panjang warga Desa Karyabakti dan Desa Muaracikadu, Kabupaten Cianjur, untuk memiliki akses jalan yang aman akhirnya terwujud.
Jembatan Gantung Cibaregbeg resmi diresmikan pada Ahad (15/02/2026), mengakhiri masa-masa kelam warga yang selama bertahun-tahun harus bertaruh nyawa menggunakan rakit untuk menyeberangi sungai.
Pembangunan infrastruktur vital ini merupakan buah kolaborasi apik antara Sinergi Foundation dengan Unit Pengelola Zakat dan Dana Kebajikan (UPZDK) PermataBank Syariah.
Setelah melewati proses pengerjaan selama 120 hari, jembatan ini kini berdiri kokoh sebagai urat nadi baru bagi mobilitas warga di pelosok Cianjur.
Sebelum jembatan ini membentang, masyarakat terpaksa mengambil risiko tinggi demi aktivitas sehari-hari.
Ahmad Jaelani, tokoh masyarakat Kampung Sikluk, mengungkapkan betapa mencekamnya kondisi warga saat air sungai meluap.
Menurutnya, bukan satu atau dua kali terjadi insiden anak sekolah tercebur atau perjalanan ibu hamil yang butuh perawatan medis tertunda karena akses yang sulit.
“Kami merasa terisolir karena sekolah, puskesmas, dan pasar semua ada di desa sebelah,” kenang Ahmad dengan nada haru.
Uniknya, pembangunan jembatan ini melibatkan partisipasi aktif masyarakat secara swadaya. Meski bertepatan dengan masa panen padi, warga rela membagi waktu agar proyek ini rampung tepat waktu.
Sinergi Foundation sengaja menerapkan sistem ini guna menumbuhkan rasa kepemilikan dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Wakil Ketua UPZDK PermataBank Syariah, Awaludin Gumbira, menyatakan rasa syukurnya atas sinergi ini.
Ia berharap jembatan ini tidak hanya menjadi solusi transportasi, tetapi juga pengungkit potensi ekonomi di kedua desa.
“Semoga ini meningkatkan kembali potensi-potensi yang ada. Ini adalah hasil nyata dari dana zakat perusahaan dan kontribusi donatur yang dikelola secara amanah,” ujar Awaludin.





