Berita

Teror Pasangan Ular Berbisa! Evakuasi Ular King Kobra Sepanjang 3 Meter Picu Peringatan Bahaya di Kawali Ciamis

Petugas Damkar sukses gelar evakuasi ular king kobra sepanjang 3 meter di proyek jembatan Kawali Ciamis. Simak kronologi selengkapnya!

Proses evakuasi ular king kobra sepanjang tiga meter di lokasi proyek jembatan Dusun Goropak, Desa Kawali, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, kembali menggemparkan warga pada Senin (27/7/2026) sore. Kehadiran reptil berbisa berukuran raksasa tersebut memicu kepanikan para pekerja di area pembangunan.

Kepanikan bermula saat warga dan pekerja dikejutkan oleh pergerakan ular beracun berukuran tidak biasa. Kondisi darurat ini langsung direspons oleh petugas siaga Pos Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Kawali untuk melakukan tindakan penanganan cepat demi mencegah jatuhnya korban jiwa.

Sekitar pukul 16.20 WIB, seorang pekerja proyek bernama Ayi Dedi (56) melihat penampakan ular raksasa tersebut saat sedang membersihkan area sekitar lahan. Ular berbisa itu ditemukan sedang meringkuk tenang di balik sela-sela batu fondasi proyek.

Menyadari bahaya mematikan dari racun ular jenis ini, Ayi yang merupakan warga Dusun Cipondok, Desa Selacai, Kecamatan Cipaku, langsung meminta bantuan operasional. Ia segera menghubungi layanan darurat petugas pemadam kebakaran yang bertugas di pos terdekat.

Laporan darurat tersebut langsung direspons secara sigap oleh empat personel piket siaga, yaitu Asep, Mugni, Rizky, dan Rizal. Menggunakan mobil tangki air bernomor polisi Z 8447 T, tim meluncur cepat menuju lokasi penemuan reptil berbisa tersebut.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati ular sepanjang tiga meter itu telah bergeser dan berusaha melarikan diri menuju area sungai. Proses evakuasi ular king kobra pun berjalan sangat menegangkan karena pergerakan ular yang sangat agresif.

Baca Juga :  Sirop Honje Ciamis; 1 Kisah Luar Biasa Guru PAUD Bertahan Hidup

Meskipun menghadapi ancaman racun yang mematikan, tim penyelamat berhasil menguasai situasi dengan menggunakan peralatan capit khusus. Beruntung, tindakan evakuasi ular king kobra dapat diselesaikan dengan aman tanpa melukai petugas, pekerja, maupun masyarakat setempat.

Usai penangkapan dramatis yang berlangsung selama hampir satu jam, seluruh personel Damkar menyelesaikan operasi tepat pada pukul 17.10 WIB. Petugas langsung membawa ular tersebut dan kembali ke Pos WMK Kawali untuk mengamankan lokasi dari potensi bahaya.

Bahaya Teror dan Prosedur Evakuasi Ular King Kobra di Kawali

Penemuan ular mematikan ini memicu kekhawatiran serius terkait potensi adanya sarang atau habitat alami di sekitar lingkungan Dusun Goropak. Dugaan ini menguat lantaran peristiwa serupa telah terjadi hanya dalam kurun waktu dua hari sebelumnya.

Pihak otoritas pemadam kebakaran mengonfirmasi bahwa penanganan evakuasi ular king kobra pada Senin sore merupakan penemuan kedua di titik lokasi yang persis sama. Kejadian pertama berlangsung pada Sabtu (25/7/2026) pagi dengan ukuran ular yang juga mencapai tiga meter.

Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat S.I.P., mengindikasikan bahwa kedua ular raksasa tersebut kemungkinan besar adalah pasangan.

Hal ini menimbulkan dugaan kuat bahwa kawasan sungai sekitar proyek merupakan habitat aktif satwa liar berbisa tersebut.

“Mungkin itu pasangannya,” ungkap Budi Rahmat saat memberikan analisis mengenai maraknya aksi evakuasi ular king kobra di wilayah pembangunan tersebut.

Baca Juga :  Erick Thohir Terpilih Sebagai Ketua PSSI, Ini Harapan Balad Galuh Ciamis

Kondisi lingkungan sungai yang terganggu oleh aktivitas proyek diduga menjadi pemicu keluar dan berpindahnya reptil berbisa tersebut ke area pemukiman atau area kerja manusia.

Pemerintah daerah melalui Satpol PP dan Damkar Ciamis mengimbau seluruh kontraktor proyek serta warga untuk rutin memantau area tumpukan material.

Tempat-tempat yang lembap dan gelap di sekitar bantaran sungai berpotensi menjadi ruang tersembunyi bagi reptil berbahaya.

Langkah antisipasi serta sosialisasi penanganan bahaya satwa berbisa kini giat digencarkan. Diharapkan koordinasi terkait penanganan evakuasi ular king kobra dapat berjalan lebih cepat jika ancaman serupa muncul kembali.

Warga juga diingatkan untuk tidak secara mandiri mencoba menangkap ular berbisa tanpa keahlian khusus.

Prosedur penanganan darurat dan pelaporan cepat evakuasi ular king kobra ke Pos Damkar terdekat merupakan sarana paling aman untuk menghindari gigitan mematikan.

Saat ini, situasi di area proyek jembatan Dusun Goropak telah kembali terkendali. Namun, pemantauan rutin akan terus dilakukan oleh tim gabungan guna memastikan area sekitar bantaran sungai benar-benar steril pasca evakuasi ular king kobra.

Kesiapsiagaan penuh dari tim pemadam kebakaran menjadi benteng utama dalam mengamankan lingkungan warga dari teror satwa berbahaya.

Operasi evakuasi ular king kobra ini membuktikan keandalan petugas dalam merespons situasi tanggap darurat di wilayah Ciamis dan sekitarnya.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca