Dugaan Aksi Kleptomania Curi Makanan Penumpang KAI, Seperti Apa Tandanya?

Advertisement

Belakangan ini, aksi kleptomania cukup meresahkan masyarakat Indonesia dan tentu saja cukup merugikan para korbannya.

Sebab aksi tersebut masih erat kaitannya dengan pencurian pada umumnya.

Namun masih banyak orang yang belum paham tentang kleptomania yang kini ramai terjadi di sekitar kita.

Viral Pencurian Makanan Penumpang KAI Diduga Aksi Kleptomania

Di sosial media belakangan ini viral tentang penumpang KAI yang mencuri makanan dan oleh-oleh milik penumpang lain.

Bahkan kejadian itu tak hanya terjadi oleh satu orang, namun ada juga orang lain yang mengalami hal serupa.

Advertisement

Di mana penumpang tersebut mengatakan pernah ada orang yang mengambil makanannya ketika ia pergi ke kamar mandi.

Tidak hanya di kereta, ada juga warganet yang mengalami kejadian serupa di kendaraan mobil travel.

Pelakunya sendiri bermacam-macam ada yang anak muda dan ada juga sudah ibu-ibu.

Lalu mengapa hal tersebut bisa sampai terjadi.

Ada sejumlah warganet yang mengaitkan kejadian tersebut dengan aksi kleptomania.

Mengenal Kleptomania

Menyadur dari laman Mayo Clinic, kleptomania adalah sebuah ketidakmampuan berulang untuk bisa menahan dorongan untuk mencuri barang.

Di mana pada dasarnya barang-barang tersebut tidak terlalu pelaku butuhkan dan biasanya bernilai cukup kecil.

Jadi, kleptomania adalah sebuah gangguan kesehatan mental yang langka tetapi cukup serius.

Gangguan ini bisa menyebabkan rasa sakit emosional pada diri Anda dan orang terdekat kalau tidak mendapat pengobatan.

Kleptomania adalah sejenis gangguan pada kontrol impuls atau gangguan dengan tanda masalah kontrol diri emosional dalam pelaku.

Kalau seseorang memiliki gangguan kontrol impuls, maka akan mengalami kesulitan untuk menahan godaan melakukan tindakan berlebihan maupun berbahaya bagi orang lain.

Tanda-tanda Kleptomania

Seseorang termasuk sebagai kleptomania kalau mempunyai tanda-tanda di bawah ini:

1. Merasakan Ketegangan yang Meningkat Sebelum Mencuri

Sebelum melakukan aksi mencuri, para penderita kleptomania akan merasakan ketegangan yang sangat hebat.

Rasa tegang tersebut hadir berkaitan dengan gangguan kontrol impuls yang tidak terkendali.

2. Bisa Mencuri di Mana Saja

Para penderita kleptomania memiliki keinginan tidak tertahankan untuk mencuri dan bisa melakukannya di mana saja.

Biasanya seorang yang menderita kleptomania akan mencuri di tempat ramai seperti toko atau supermarket.

Kendati demikian tak jarang mereka juga bisa saja mencuri di tempat pribadi seperti rumah saudara ataupun teman.

3. Merasa Senang dan Lega Sesudah Mencuri

Seorang penderita kleptomania akan merasa senang, lega atau bahkan puas usai mencuri sebuah barang.

Tetapi mereka juga akan langsung merasakan perasaan bersalah, malu, menyesal sampai membenci diri sendiri sesudah mencuri.

Selain itu penderita kleptomania juga akan merasakan perasaan takut saat kepolisian menangkapnya.

4. Tak Pernah Memakai Barang Curian

Pencuri pada umumnya akan menggunakan barang hasil curiannya atau menjualnya.

Kendati demikian lain halnya dengan penderita kleptomania.

Di mana seorang kleptomania tidak akan mempergunakan barang hasil curiannya tersebut.

Biasanya kleptomania akan meletakkan, menyimpan atau memberikannya lagi kepada orang lain.

Bahkan tak jarang barang hasil curian ia kembalikan lagi kepada para pemiliknya secara diam-diam.

5. Mempunyai Dorongan Mencuri yang Timbul dan Hilang

Dorongan untuk mencuri kepada para penderita kleptomania bisa datang dan pergi.

Pencurian juga dapat terjadi dengan intensitas lebih besar ataupun lebih kecil dari waktu ke waktu.

Bukan itu saja, pencurian yang para penderita kleptomania lakukan tidak berlangsung karena alasan marah, halusinasi, marah, delusi maupun balas dendam.

Penyebab kleptomania sendiri belum ada informasi yang lebih pasti.

Demikian informasi tentang dugaan aksi kleptomania yang terjadi di transportasi umum.

Show More
Advertisement