
Bank bjb mempertegas komitmennya dalam menciptakan tata kelola pemerintahan tingkat dasar yang bersih, transparan, dan akuntabel dengan memacu digitalisasi keuangan desa.
Langkah nyata tersebut dibuktikan melalui dukungan penuh dan partisipasi aktif bank bjb dalam agenda Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) yang diperuntukkan bagi perangkat desa se-Kabupaten Ciamis.
Pertemuan strategis ini memfokuskan tujuannya pada akselerasi kapasitas aparatur dalam mengelola administrasi keuangan secara modern menggunakan instrumen digital yang terintegrasi.
Agenda penting ini dihadiri langsung oleh perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Ciamis.
Sekretaris DPMD Kabupaten Ciamis, Sutiaman, S.IP., hadir mewakili Kepala DPMD Kabupaten Ciamis, Asep Khalid Fajari, S.IP.
Di hadapan para Kepala Desa dan perangkat desa se-Kabupaten Ciamis, pemerintah daerah menekankan urgensi transformasi teknologi dalam tata kelola anggaran masyarakat agar lebih tepat sasaran dan terhindar dari potensi penyelewengan.
Ringkasan Berita
Transformasi Nyata Melalui Digitalisasi Keuangan Desa
Transformasi menuju sistem administrasi yang terkomputerisasi kini bukan lagi sekadar pilihan alternatif, melainkan sebuah keharusan mutlak.
Dalam kesempatan tersebut, Sutiaman menegaskan bahwa inovasi digitalisasi keuangan desa bukanlah sekadar upaya ikut-ikutan tren teknologi terkini semata.
Lebih dari itu, langkah strategis ini merupakan kebutuhan mendesak untuk memastikan efektivitas dan efisiensi roda pemerintahan di tingkat desa yang semakin dinamis.
“Bimtek ini adalah bagian dari pembinaan kami agar penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa berjalan lebih efektif dan efisien,” ujar Sutiaman.
Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Ciamis menaruh harapan besar pada peningkatan kapasitas literasi digital para aparatur desa.
“Kami ingin para perangkat desa benar-benar menguasai Transaksi Non Tunai (TNT) ini agar hasilnya bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas,” tambahnya.
Melalui penerapan TNT, alur dana akan terekam secara otomatis sehingga potensi kebocoran anggaran dapat ditekan seminimal mungkin.
Peran Vital Bank bjb Sebagai Fondasi Good Governance
Senada dengan visi revolusioner pemerintah daerah, Pemimpin Cabang bank bjb Ciamis, Sonny Permana, memberikan pandangan strategisnya mengenai pergeseran paradigma administrasi ini.
Ia menjelaskan dengan rinci bahwa aplikasi Siskeudes tidak boleh hanya dipandang sebagai alat bantu teknis harian.
Sebaliknya, kelancaran sistem ini merupakan fondasi utama bagi terwujudnya good governance atau tata kelola pemerintahan yang baik di tingkat pemerintahan terkecil.
Sebagai mitra strategis utama pemerintah daerah, bank bjb hadir secara proaktif untuk memastikan seluruh ekosistem perekonomian berjalan dengan aman dan lancar.
“Kami berkomitmen penuh mendukung pengelolaan keuangan desa. Mulai dari penyediaan layanan perbankan yang handal hingga pendampingan digitalisasi keuangan desa secara menyeluruh,” ungkap Sonny di sela-sela acara Bimtek.
Tujuan utama dari kolaborasi dan sinergi ini sangatlah jelas dan terarah demi kepentingan publik.
“Tujuannya satu: memberikan kemudahan dan keamanan bagi perangkat desa dalam mengelola dana masyarakat,” tegas Sonny.
Melalui dukungan infrastruktur perbankan yang mumpuni, proses pemindahan buku, pencairan program, hingga pelaporan pertanggungjawaban kini dapat dilakukan secara akurat.
Membangun Sinergi Ekonomi Desa yang Terintegrasi
Lebih lanjut, inisiatif bank bjb ternyata tidak hanya menyentuh aspek teknis operasional aplikasi tata kelola anggaran Siskeudes.
Bank kebanggaan masyarakat Jawa Barat dan Banten ini juga membuka ruang sinergi yang jauh lebih luas dengan berbagai elemen penggerak ekonomi desa lainnya.
Salah satu fokus pengembangan utamanya adalah optimalisasi peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar sepenuhnya selaras dengan ekosistem digitalisasi keuangan desa.
Dengan memusatkan seluruh layanan transaksi dan perbankan di bank bjb, sistem pengawasan lalu lintas keuangan menjadi jauh lebih mudah dipantau oleh para pemangku kepentingan.
Langkah preventif ini diharapkan membuat setiap pergerakan dana menjadi lebih terukur dan minim risiko administratif yang kerap menjadi kendala audit di masa lalu.
Integrasi menyeluruh ini pada akhirnya diproyeksikan mampu menciptakan sirkulasi ekonomi lokal yang lebih transparan, sehat, serta berdaya saing tinggi.
Jembatan Teknologi Menuju Desa Berkelanjutan
Langkah taktis memacu sistem non-tunai ini secara luas dipandang sebagai jembatan teknologi krusial untuk mempercepat laju pertumbuhan ekonomi, khususnya di berbagai wilayah pelosok Kabupaten Ciamis.
Dalam eksekusinya, bank bjb kembali membuktikan komitmennya untuk tidak sekadar memposisikan diri sebagai institusi penyedia layanan finansial konvensional.
Mereka telah bertransformasi secara utuh menjadi pendamping setia dalam proses adopsi digitalisasi keuangan desa demi mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif dan merata.
Menutup penjelasannya dengan penuh optimisme, Sonny menaruh harapan besar terhadap penguatan ekosistem ekonomi di masa mendatang.
Ia mendorong seluruh pemangku kepentingan—mulai dari pemerintah desa, BUMDes, hingga sektor swasta—untuk menjadikan bank bjb sebagai poros utama dalam setiap aktivitas lalu lintas transaksi keuangan mereka.
Melalui dukungan yang konsisten dan berkelanjutan pada program Bimtek Siskeudes ini, bank bjb kembali meneguhkan posisi strategisnya.
Kolaborasi berkelanjutan ini membuktikan peran mereka sebagai mitra pasti bagi pemerintah dalam menyongsong era digitalisasi keuangan desa berskala nasional, sekaligus membawa tata kelola desa di Ciamis naik kelas ke level yang lebih profesional dan berintegritas.





