Berita

Bupati Ciamis Apresiasi Komitmen PLN dalam Mendorong Kesejahteraan Masyarakat Adat

Herdiat menilai komitmen tersebut selaras dengan prioritas pembangunan daerah yang tengah dijalankan Pemerintah Kabupaten Ciamis.

Bupati Ciamis H. Herdiat Sunarya menyampaikan apresiasi tinggi kepada PT PLN (Persero) atas kontribusi nyata perusahaan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah adat.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri launching Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN di Kampung Adat Kuta, Kecamatan Tambaksari, pada Rabu (26/11/2025).

Program TJSL yang digagas Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT) ini mengusung fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dan pelestarian lingkungan, terutama di daerah adat dan kawasan perdesaan.

Herdiat menilai komitmen tersebut selaras dengan prioritas pembangunan daerah yang tengah dijalankan Pemerintah Kabupaten Ciamis.

Dalam sambutannya, Bupati Herdiat menegaskan bahwa kehadiran PLN melalui berbagai program sosialnya telah memberikan manfaat konkret bagi masyarakat.

Mulai dari akses kesehatan, dukungan lingkungan, hingga pemerataan energi, semuanya memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan kualitas hidup warga.

“Kami berterima kasih kepada PLN yang secara konsisten hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Ciamis, mulai dari kesehatan, lingkungan hingga akses listrik. Program hari ini sangat mendukung prioritas pembangunan daerah,” ucapnya di hadapan jajaran PLN, OPD, serta tokoh masyarakat yang hadir di halaman Balesawala Kampung Kuta.

Baca Juga :  Disdukcapil Ciamis Sasar Perekaman KTP el Pemilih Pemula di 155 Sekolah

Herdiat menambahkan, komitmen perusahaan dalam mendampingi masyarakat adat menunjukkan keselarasan antara tanggung jawab sosial dan penguatan identitas budaya daerah.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur menuju Kampung Adat Kuta akan terus dilanjutkan pada awal 2026.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi Pemkab Ciamis dalam memperkuat wilayah perbatasan sebagai pintu gerbang utama kabupaten.

“Ini adalah pintu gerbang Ciamis yang harus kita jadikan sebagai wajah terdepan. Infrastruktur akan terus kita perkuat,” tegasnya.

Selain itu, Herdiat memberikan dukungan penuh terhadap program pengelolaan sampah dedaunan dan kotoran ternak menjadi kompos yang diinisiasi PLN.

Ia menilai program tersebut sangat relevan dengan cita-cita Ciamis sebagai Kabupaten Organik 2026, yang fokus meningkatkan penggunaan pupuk organik dan menjaga kualitas tanah serta ekosistem lingkungan.

Bupati juga mengapresiasi bantuan elektrifikasi berupa instalasi listrik gratis bagi 78 anggota Koperasi Desa Merah Putih.

Menurutnya, langkah itu bukan hanya membuka akses energi, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam peningkatan taraf ekonomi dan kesejahteraan warga.

“Mari kita doakan PLN semakin maju agar manfaatnya terus meluas bagi masyarakat,” ujar Herdiat.

Baca Juga :  KPU Mamasa Sulbar Libatkan 450 Petugas untuk Sortir dan Lipat Surat Suara

Pada sesi yang sama, perwakilan PLN melalui Manager UPT Cirebon menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan program sosial berbasis keberlanjutan.

“Kami berharap sinergi ini terus berjalan dan memberikan nilai keberlanjutan bagi masyarakat,” katanya.

Dalam agenda launching tersebut, PLN meresmikan tiga program utama:

  1. Menjaga Air untuk Bumi yang Tangguh
    Program kolaboratif untuk menghadirkan akses air berkelanjutan bersama masyarakat adat.
  2. Pengelolaan Sampah Menjadi Kompos
    Pemanfaatan dedaunan dan kotoran hewan sebagai pupuk organik ramah lingkungan.
  3. Elektrifikasi Gratis untuk 78 Warga Koperasi Desa Merah Putih
    Penyediaan instalasi listrik tanpa biaya sebagai bentuk dukungan peningkatan akses energi.

Simbolisasi peresmian ditandai dengan pemotongan pita fasilitas WC, pembukaan aliran air, penanaman pohon, serta penyalaan listrik di salah satu rumah warga.

Keberlanjutan program TJSL PLN ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian masyarakat adat, menjaga lingkungan, dan sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya Kampung Adat Kuta.

Bupati Herdiat menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan PLN menjadi contoh baik pembangunan inklusif yang berbasis kearifan lokal.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca