Berita

Api Membara Saat Sahur, 1 Bengkel di Karangkamulyan Ciamis Ludes Terbakar: Rugi Rp 85 Juta!

Insiden kebakaran hebat melanda sebuah bengkel di Karangkamulyan Ciamis pada Minggu (8/3/2026) dini hari.

Api berkobar tepat saat warga sedang mempersiapkan santap sahur sekitar pukul 03.15 WIB, menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya.

Dugaan sementara menyebutkan bahwa hubungan arus pendek listrik menjadi pemicu utama musibah yang menimpa tempat usaha milik warga tersebut.

Kronologi Kebakaran Bengkel di Karangkamulyan Ciamis

Peristiwa yang menimpa bengkel di Karangkamulyan Ciamis ini bermula ketika suasana desa sedang tenang menjelang waktu subuh.

Menurut kesaksian warga sekitar, api pertama kali muncul dari bagian atap bangunan.

Karena struktur bengkel yang banyak menggunakan material kayu serta banyaknya bahan mudah terbakar di dalamnya, api merambat dengan sangat cepat dan sulit dikendalikan.

Seorang saksi mata yang tinggal tepat di depan lokasi menceritakan detik-detik mencekam tersebut. Menurutnya, rentetan suara letupan keras dari arah bengkel menjadi pertanda awal petaka.

Saat ia bergegas keluar untuk memastikan keadaan, api sudah berkobar hebat di bagian plafon.

Dalam hitungan menit yang singkat, si jago merah dengan cepat merambat dan menghanguskan hampir seluruh bagian depan bangunan.

Warga yang melihat kobaran api segera berhamburan keluar rumah sambil membawa peralatan seadanya untuk membantu memadamkan api.

Namun, hembusan angin yang cukup kencang membuat api justru semakin mengganas.

Upaya gotong royong warga difokuskan agar api tidak merembet ke bangunan rumah penduduk yang letaknya sangat rapat di kawasan tersebut.

Respons Cepat Tim Damkar Ciamis di Lokasi Kejadian

Mendapat laporan darurat, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Ciamis langsung menerjunkan dua unit mobil pancar menuju titik lokasi bengkel di Karangkamulyan Ciamis tersebut.

Baca Juga :  Pengurus KONI Ciamis Dilantik, Wabup Yana Harapkan Olahraga Ciamis Dapat Semakin Terdepan

Tim bergerak cepat dari Mako Pusat agar dampak kebakaran tidak meluas ke area pemukiman padat.

Kepala Bidang Damkar Ciamis, Budi Rahmat, menjelaskan bahwa proses pemadaman dan pendinginan berlangsung selama kurang lebih satu jam.

Akses jalan yang memadai menuju Desa Karangkamulyan memudahkan armada besar untuk bermanuver dan menyemprotkan air ke titik-titik api yang paling krusial.

Budi Rahmat menjelaskan bahwa pihaknya telah mengerahkan seluruh personel yang tersedia guna melokalisir titik api agar tidak terus meluas.

Menurutnya, keberadaan bahan kimia seperti tumpukan ban dan ceceran oli di dalam bengkel menjadi tantangan terberat karena memicu panas ekstrem selama proses pemadaman.

Beruntung, berkat kesigapan petugas, amukan si jago merah berhasil dikuasai sebelum sempat merambat ke area pemukiman warga yang mengapit bangunan tersebut.

Analisis Penyebab dan Total Kerugian Materiil

Berdasarkan hasil olah TKP sementara, kebakaran yang menghanguskan bengkel di Karangkamulyan Ciamis ini diduga kuat akibat korsleting listrik pada instalasi kabel yang sudah tua.

Percikan api dari kabel tersebut kemudian jatuh mengenai material yang mudah terbakar seperti busa jok motor dan cairan pelumas, sehingga api langsung membesar.

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, kerugian materiil yang dialami pemilik bengkel cukup fantastis, yakni ditaksir mencapai Rp 85 juta. Kerugian tersebut meliputi:

  1. Bangunan bengkel semi-permanen yang ludes 100%.
  2. Satu unit sepeda motor milik pelanggan yang sedang menginap untuk diperbaiki.
  3. Mesin kompresor udara dan peralatan bengkel modern.
  4. Stok ban baru, oli, serta berbagai onderdil motor yang baru saja dipasok.
Baca Juga :  Herdiat Ajak ASN Ciamis Tingkatkan PAD untuk Kemandirian Daerah

Kejadian ini menjadi perhatian serius bagi pelaku usaha kecil di wilayah Kecamatan Cijeungjing untuk lebih memperhatikan standar keamanan kelistrikan pada bangunan tempat usaha mereka.

Pencegahan Kebakaran di Lingkungan Bengkel dan Usaha

Musibah yang menimpa bengkel di Karangkamulyan Ciamis memberikan pelajaran berharga bagi masyarakat luas.

Bengkel merupakan area berisiko tinggi karena menyimpan banyak cairan yang mudah terbakar (flammable).

Berikut adalah langkah-langkah pencegahan yang disarankan oleh pihak berwenang:

  • Pembaruan Instalasi Listrik: Pastikan kabel listrik yang digunakan memiliki sertifikasi SNI dan tidak ada sambungan ilegal yang berisiko menimbulkan panas berlebih.
  • Penyediaan APAR: Setiap bengkel idealnya memiliki Alat Pemadam Api Ringan (APAR) jenis serbuk kering (powder) yang diletakkan di area yang mudah dijangkau.
  • Manajemen Limbah Cair: Hindari membiarkan oli atau bensin tercecer di lantai tanpa dibersihkan, karena dapat mempercepat penyebaran api jika terjadi kebakaran.
  • Jarak Aman Kabel: Pastikan instalasi kabel tidak bersentuhan langsung dengan atap berbahan kayu atau bahan kain yang mudah tersulut api.

Pemerintah setempat melalui pihak kecamatan mengimbau agar warga selalu waspada, terutama saat meninggalkan bangunan dalam keadaan kosong.

Dengan kejadian kebakaran bengkel di Karangkamulyan Ciamis ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya keselamatan instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha semakin meningkat demi mencegah musibah serupa terulang kembali di masa depan.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca