
Kabupaten Ciamis seakan tidak pernah kehabisan talenta muda berbakat di bidang olahraga. Baru-baru ini, kebanggaan kembali hadir ketika seorang atlet taekwondo Ciamis dipastikan melenggang ke kancah kejuaraan nasional.
Prestasi ini semakin melengkapi deretan kesuksesan atlet usia dini asal Tatar Galuh yang terus bermunculan dan mengharumkan nama daerah, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Kabar gembira ini tentu menjadi angin segar bagi dunia olahraga di Kabupaten Ciamis. Bagaimana tidak, rentetan prestasi luar biasa terus dicetak oleh para generasi penerus.
Pembinaan usia dini yang dilakukan oleh berbagai pihak kini mulai menunjukkan hasil yang sangat memuaskan, membuktikan bahwa Ciamis adalah lumbung atlet berprestasi.
Ringkasan Berita
Jejak Juara: Dari Lapangan Hijau Singapura ke Kancah Nasional
Sebelumnya, pada awal bulan April 2026 ini, publik Ciamis telah lebih dulu dikejutkan oleh prestasi gemilang di kancah internasional.
Suci Nurani, bocah berusia 12 tahun yang berasal dari Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Patriot, berhasil menorehkan tinta emas.
Siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) asal Kecamatan Banjarsari ini sukses mengantarkan timnya, Persib Putri U-12, menjadi kampiun dalam ajang bergengsi Championship JSSL “Singapore Professional Academic 7s” di Singapura.
Penampilan Suci dan kawan-kawan sangat memukau. Puncaknya, Persib Putri U-12 (Akademi Persib) berhasil menang meyakinkan dengan skor 2-0 atas tim kuat Lion City Sailors di babak final yang berlangsung sengit di Negeri Singa tersebut.
Kemenangan ini sontak memicu euforia dan menjadi motivasi besar bagi para atlet muda lainnya di Kabupaten Ciamis untuk berani bermimpi besar.
Kiprah Dhaifa, Satu-satunya Atlet Taekwondo Ciamis di Kejurnas 2026
Kini, tongkat estafet prestasi tersebut dilanjutkan oleh Dhaifa Furani Azzahwa. Remaja putri berusia 13 tahun ini siap unjuk gigi dan membawa nama harum daerahnya.
Siswi kelas VII-G di SMPN 2 Ciamis yang berasal dari kawasan Linggasari ini bukan remaja sembarangan.
Ia sukses mencatatkan namanya sebagai satu-satunya atlet taekwondo Ciamis yang akan bertarung di ajang bergengsi, yakni Kejurnas Taekwondo Cadet U-13 dan Junior U-16 Tahun 2026.
Kejuaraan nasional yang akan mempertemukan para petarung terbaik dari seluruh penjuru Tanah Air ini rencananya akan digelar di GOR Indoor Sempaja, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
Tentu saja, lolosnya Dhaifa ke kancah nasional ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan hasil dari latihan keras, disiplin tinggi, serta mental juara yang telah ia tempa selama ini.
“Dhaifa akan turun bertanding di kelas 45 cadet, yaitu kelas di bawah junior untuk kategori putri,” ujar Drs. H. Asep Garniwan, M.Pd., selaku Sekretaris Umum (Sekum) KONI Kabupaten Ciamis, saat memberikan keterangannya.
Persiapan Matang Melalui Pelatda Jawa Barat
Adapun gelaran Kejurnas Taekwondo Cadet U-13 dan Junior U-16 tahun 2026 ini akan berlangsung mulai tanggal 23 hingga 26 April 2026 di Samarinda. Waktu yang semakin dekat menuntut persiapan yang ekstra matang.
Sebelum terjun langsung ke arena kejurnas yang sesungguhnya, Dhaifa Furani Azzahwa diwajibkan untuk mengikuti tahapan Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda).
Program pelatihan intensif ini diselenggarakan langsung oleh Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Jawa Barat dan dipusatkan di Kota Bandung mulai awal pekan ini.
Dalam agenda Pelatda tersebut, atlet taekwondo Ciamis kebanggaan warga Tatar Galuh ini tidak sendirian.
Ia akan bergabung, berlatih, dan menyatukan visi bersama 32 atlet taekwondo terpilih lainnya dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Barat.
Mereka semua adalah para talenta terbaik yang telah dinyatakan lolos seleksi ketat untuk mewakili kontingen Jawa Barat di Samarinda.
Sebagai informasi tambahan, komposisi 32 atlet taekwondo yang akan menjadi delegasi Jawa Barat di Kejurnas 2026 tersebut sangat beragam.
Rinciannya meliputi kategori cadet putra sebanyak 6 atlet, cadet putri 7 atlet, junior putra 6 atlet, dan junior putri 6 atlet.
Selain itu, terdapat juga kategori recognized cadet putra (1 atlet), recognized cadet putri (1 atlet), freestyle cadet putra (1 atlet), freestyle cadet putri (1 atlet), recognized junior putra (1 atlet), recognized junior putri (1 atlet), serta freestyle junior putra sebanyak 1 atlet.
Keberagaman kelas ini menunjukkan betapa kuatnya potensi kontingen Jawa Barat tahun ini.
Dukungan Penuh KONI untuk Atlet Taekwondo Ciamis
Keberhasilan Dhaifa menembus skuad inti Jawa Barat mendapat apresiasi luar biasa dari pemerintah daerah dan otoritas olahraga setempat.
Dukungan moral dan materiel terus mengalir untuk memastikan kesiapan mental serta fisiknya.
Prosesi pelepasan keberangkatan Dhaifa menuju lokasi Pelatda di Bandung dilakukan secara resmi dan khidmat.
Ia dilepas langsung oleh Ketua KONI Kabupaten Ciamis, Drs. H. Endang Sutrisna, beserta jajaran pengurus lainnya di Kantor KONI Ciamis.
Momen pelepasan ini menjadi bukti nyata bahwa prestasi para atlet muda tidak pernah luput dari perhatian.
Harapan besar kini disematkan di pundak Dhaifa. Masyarakat Ciamis mendoakan agar atlet taekwondo Ciamis ini mampu memberikan performa terbaiknya, tidak hanya untuk sekadar berpartisipasi, tetapi juga berpeluang besar membawa pulang medali emas dari bumi Kalimantan.





