
Pada hari Kamis, 12 Desember 2024, harga emas dunia mengalami penurunan setelah mencapai level tertinggi dalam lebih dari sebulan.
Penurunan ini sebagian besar disebabkan oleh aksi ambil untung para investor yang sebelumnya memperoleh keuntungan setelah harga emas melonjak.
Faktor utama yang memicu lonjakan harga emas adalah ekspektasi pasar terhadap kemungkinan Federal Reserve (The Fed) yang akan menurunkan suku bunga pada pertemuan mendatang, yang dijadwalkan pada 18 Desember 2024.
Kenaikan harga emas juga dipicu oleh ketegangan geopolitik yang berlarut-larut dan pembelian emas yang terus dilakukan oleh China.
Seperti yang dilaporkan oleh kantor berita Reuters, harga emas spot pada pagi hari Kamis tercatat sedikit berubah di harga $2,717.80 per ounce pada pukul 07:28 GMT.
Sebelumnya, emas mencapai harga tertingginya sejak 6 November 2024, yaitu $2,725.79 per ounce. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS tercatat turun 0,2% menjadi $2,750.70 per ounce.
Ajay Kedia, Direktur di Kedia Commodities, Mumbai, menjelaskan bahwa penurunan harga emas ini merupakan hasil dari aksi ambil untung setelah reli harga yang cukup signifikan selama beberapa hari terakhir.
Beberapa faktor yang berkontribusi pada lonjakan harga emas antara lain ketegangan geopolitik yang memengaruhi pasar global, pembelian emas oleh China, serta angka inflasi AS yang sesuai dengan ekspektasi pasar.
Mengenai kebijakan moneter, menurut data dari Alat FedWatch milik CME, peluang pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve menjadi lebih besar.
Para trader melihat kemungkinan sebesar 98,6% untuk The Fed memangkas suku bunga 25 basis poin pada 18 Desember mendatang.
Hal ini seiring dengan data inflasi AS yang menunjukkan kenaikan terbesar dalam tujuh bulan terakhir pada November, meskipun demikian, inflasi tersebut tidak diprediksi akan menghalangi kebijakan pemotongan suku bunga tersebut.
Fokus pasar kini beralih pada data Indeks Harga Produsen (PPI) AS yang akan diumumkan pada hari Kamis untuk mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai kebijakan moneter The Fed pada tahun 2025.
Kondisi suku bunga rendah dan ketidakpastian ekonomi global menjadikan emas sebagai investasi yang menarik, khususnya di tengah gejolak politik dan ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung.
Sebagai contoh, Majelis Umum PBB pada Rabu, 11 Desember 2024, mengesahkan resolusi yang menuntut gencatan senjata tanpa syarat antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza, yang turut mempengaruhi sentimen pasar terhadap aset-aset berisiko.
Selain emas, logam mulia lainnya juga mencatatkan pergerakan harga yang signifikan. Perak mengalami kenaikan 0,8% menjadi $32,15 per ounce, sementara platinum naik 0,7% menjadi $946,05 per ounce, dan paladium naik 0,8% menjadi $989,25 per ounce.
Meskipun volatilitas harga perak lebih tinggi dibandingkan emas, beberapa analis mengingatkan bahwa perak berpotensi mengalami koreksi lebih lanjut jika terjadi sentimen negatif di pasar.
Di Indonesia, harga emas batangan pada 12 Desember 2024 tercatat stabil. Harga emas Antam, yang menjadi salah satu merek emas batangan terpopuler di Indonesia, tetap di level yang sama.
Misalnya, emas dengan berat 1 gram dibanderol seharga Rp 1.573.000, sementara untuk pecahan 0,5 gram, harga emas mencapai Rp 838.000.
Harga emas batangan dari Galeri-24 juga stabil dengan harga 1 gram sebesar Rp 1.512.000, sedangkan untuk pecahan 0,5 gram dibanderol dengan harga Rp 815.000.
Berikut ini rincian harga emas di Indonesia pada Kamis, 12 Desember 2024, untuk beberapa merek emas terkemuka:
Harga Emas Antam:
- 0,5 gram: Rp 838.000
- 1 gram: Rp 1.573.000
- 2 gram: Rp 3.084.000
- 3 gram: Rp 4.600.000
- 5 gram: Rp 7.632.000
- 10 gram: Rp 15.206.000
- 25 gram: Rp 37.887.000
- 50 gram: Rp 75.692.000
- 100 gram: Rp 151.303.000
- 250 gram: Rp 377.985.000
- 500 gram: Rp 755.753.000
- 1000 gram: Rp 1.511.465.000
Harga Emas Galeri-24:
- 0,5 gram: Rp 815.000
- 1 gram: Rp 1.512.000
- 2 gram: Rp 2.966.000
- 5 gram: Rp 7.333.000
- 10 gram: Rp 14.565.000
- 25 gram: Rp 36.375.000
- 50 gram: Rp 72.690.000
- 100 gram: Rp 145.366.000
- 250 gram: Rp 363.127.000
- 500 gram: Rp 726.254.000
- 1000 gram: Rp 1.452.506.000
Harga Emas UBS:
- 0,5 gram: Rp 815.000
- 1 gram: Rp 1.507.000
- 2 gram: Rp 2.991.000
- 5 gram: Rp 7.391.000
- 10 gram: Rp 14.702.000
- 25 gram: Rp 36.683.000
- 50 gram: Rp 73.214.000
- 100 gram: Rp 146.370.000
- 250 gram: Rp 365.818.000
- 500 gram: Rp 730.773.000
Kondisi harga emas di pasar global dan domestik mencerminkan ketidakpastian ekonomi dan geopolitik yang sedang berlangsung, sementara investor terus memperhatikan kebijakan moneter yang akan datang, termasuk langkah Federal Reserve terkait suku bunga.





