Berita

Warga Pendidikan Dukung Perubahan Nama Kabupaten Ciamis jadi Kabupaten Galuh

Masyarakat pendidikan mendukung upaya pemerintah daerah untuk merubah nama Kabupaten Ciamis menjadi Kabupaten Galuh.

R. Gardea, S.Ap., salah seorang warga pendidikan, mengaku setuju dengan upaya pemerintah tersebut.

Menurutnya, perubahan nama Kabupaten Ciamis menjadi Kabupaten Galuh adalah penantian yang sudah ada sejak lama.

Gardea mengungkapkan, nama Galuh sudah lama digunakan oleh Perguruan Tinggi Swasta (PTS)  di Kabupaten Ciamis.

Universitas Galuh atau Unigal, sudah menggunakan nama Galuh sejak tahun 1998,” katanya.

Terlebih, Unigal memiliki mata kuliah kegaluhan di semua jurusan dengan bobot dua SKS.

Pada mata kuliah kegaluhan, kata Gardea, mahasiswa mendapatkan materi tentang kebudayaan Galuh. 

“Unigal juga selalu mengenalkan kebudayaan Galuh dalam berbagai kesempatan, baik di dalam maupun luar negeri,” katanya.

Lebih lanjut, Gardea meminta pemerintah daerah juga berani mengenalkan tentang kebudayaan galuh di sekolah-sekolah.

“Mulai dari tingkat SD hingga SMA,” katanya.

Bahkan, Gardea berharap, materi tentang budaya galuh diperkenalkan kepada masyarakat mulai dari sejak usia dini.

“Karena saya meyakini, bangsa yang besar adalah bangsa yang mengenal sejarahnya,” ungkapnya. 

Selain mengajarkan dan mengenalkan kebudayaan galuh di sekolah, pemerintah juga perlu melengkapi ornamen berbau galuh di wilayah perbatasan.

“Tujuannya sebagai ciri khas dan identitas daerah,” tandasnya.

Semoga, Gardea menambahkan, setelah Kabupaten Ciamis berubah menjadi Kabupaten Galuh, stigma kabupaten pensiunan menjadi hilang.


Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Back to top button