Viral Penggalangan Dana untuk Indra Bekti, Ternyata Dicover BPJS?

Advertisement

Saat ini, penggalangan dana untuk Indra Bekti menjadi topik hangat dan ramai dibicarakan oleh warganet Indonesia.

Di mana informasi penggalangan dana tersebut menyusul kondisi terbaru Indra Bekti baru-baru ini.

Memang penyakit yang saat ini menimpa Indra Bekti cukup membuat publik terkejut sekaligus khawatir.

Viral Kontroversi Penggalangan Dana untuk Indra Bekti

Sebagai informasi, pihak yang membuka upaya penggalangan dana untuk pengobatan penyakit Ibe atau Indra Bekti adalah istrinya sendiri.

Namun, siapa sangka jika aksi istri Indra Bekti yang mendadak membuka penggalangan dana tersebut menuai kecaman publik.

Advertisement

Warganet di sosial media menyebut bahwa Dila kurang berjuang mati-matian demi kesembuhan sang suami yang tengah mengalami pendarahan otak.

Bahkan ia lebih memilih untuk meminta bantuan dari masyarakat banyak bukannya berusaha mencari jalan keluarnya sendiri.

Karena aksinya itu, sejumlah akun gossip di Instagram pun memposting ulang video lawas Indra Bekti.

Dari video tersebut tampak jika sebenarnya sang presenter mempunyai tabungan.

Di mana tabungan itu bisa ia gunakan untuk biaya pengobatan Indra Bekti selama berada di rumah sakit.

Salah satu yaitu video lawas yang viral kembali yaitu ketika pernikahan Bekti dan Dila yang berlangsung pada tahun 2010 lalu.

Dalam video viral itu, Bekti sempat memperlihatkan mas kawin yang ia berikan untuk istrinya.

Warganet pun menyorot mahar pernikahan pasangan selebriti tersebut yang lumayan jika ia jadikan uang.

Bagaimana tidak, mahar yang Bekti berikan kala itu terdiri dari emas dan uang.

Bekti sendiri juga sempat mengatakan dalam video tersebut bahwa sang istri bisa menjual mas kawinnya kalau ada hal mendesak.

Dalam video, Bekti mengungkap bahwa mas kawinnya 10 Dinar emas yang nilainya fluktuatif.

Melihat video yang kini viral, warganet pun memberikan komentar yang beragam.

Tidak sedikit yang berkomentar sinis tentang istri Indra Bekti tersebut.

Pasalnya mereka menganggap istri Indra Bekti itu menjual nama sang suami untuk penggalangan dana.

Kendati demikian, ada juga warganet yang meminta supaya mereka tidak memperpanjang masalah ini.

Dia menasihati supaya orang-orang tak perlu menghujat istri Indra Bekti kalau memang tidak ingin menyumbang.

Penyakit Indra Bekti Di-cover BPJS?

Karena postingan penggalangan dana untuk Indra Bekti menjadi viral, banyak juga yang mempertanyakan tentang BPJS bagi sang presenter.

Bahkan karena penggalangan dana itu, BPJS secara mendadak trending di Twitter.

Kata BPJS juga mencuat karena pihak keluarga Indra bekti menyebut pengobatan sang presenter sudah mencapai miliaran rupiah.

Sedangkan asuransi yang mereka miliki hanya mengcover 10 persen dari layanan kesehatan itu.

Warganet pun mempertanyakan apakah Indra bekti tak mempunyai BPJS Kesehatan yang dapat menanggung sebagian besar atau semua kebutuhan itu.

Menyadur Detik.com, Iqbal Anas Ma’ruf selaku Kepala Humas BPJS Kesehatan ikut buka suara.

Menurut penuturannya, biaya terkait pendarahan otak yang Indra Bekti derita termasuk ke dalam JKN.

Sementara itu, besaran biaya yang bisa BPJS tanggung sudah berada dalam Peraturan Menteri Kesehatan 52 tahun 2016.

Adapun ketentuan persyaratan untuk menerima layanan operasi pendarahan otak sama seperti penyakit lain.

Persyaratannya yaitu mempunyai kartu aktif BPJS Kesehatan dan kartu tersebut menandakan peserta tidak mempunyai tunggakan iuran.

Apalagi kedapatan menunggak, maka kartu BPJS otomatis berstatus tidak aktif.

Sementara itu, dalam kondisi darurat maka pasien bisa mendapat layanan tanpa membeda-bedakan peserta BPJS dengan yang non BPJS sekalipun.

Sampai saat ini, pemberitaan tentang penggalangan dana untuk Indra Bekti masih menjadi perbincangan hangat warganet.

Show More
Advertisement