22.6 C
New York
Kamis, Juni 24, 2021
BerandaBeritaTips Negoisasi Gaji bagi Fresh Graduate

Tips Negoisasi Gaji bagi Fresh Graduate

Reportasee.com – Pasti rasanya lega setelah lulus dari kampus hingga resmi menyandang gelar sebagai alumni dan sosok fresh graduate yang siap melangkahkan karir ?

Ya, kelegaan ini wajar, apalagi setelah melewati beberapa fase kehidupan mahasiswa yang terbilang cukup penuh dengan perjuangan.

Pilihan Fresh Graduate Setelah Lulus Kuliah

Setelah lulus dari kampus, pasti ada beberapa pilihan , seperti bekerja, melanjutkan studi lanjut, berwirausaha, atau justru memilih menikah.

Semua pilihan ini ada resiko juga ada manfaat yang masing-masing.

Secara garis besar kebanyakan mahasiswa yang telah lulus dari kampus memilih untuk bekerja.

Perjuangan Mendapatkan Pekerjaan Baru

Kenyataan di masa-masa seperti saat ini, memang gampang-gampang susah untuk lolos ke babak final atas lowongan pekerjaan yang ada. 

Bahkan IPK yang tinggi dan lulus dari kampus yang ternama bukan menjadi jaminan memperoleh pekerjaan dengan mudah, apalagi menginginkan standar gaji yang tinggi.

Sebagai seorang fresh graduater tentu kamu akan senang bila perusahaan menerima berkas pendaftaran pekerjaanmu.

Selanjutnya biasanya ketika sudah menerima  kontrak pekerjaan, HRD atau bisnis owner juga akan bertanya terkait kesepakatan gaji.

Tak jarang ada juga Recruiter yang menanyakan standar gaji saat melakukan prosesi interview calon kandidat pekerja.

Bagi yang sudah berpengalaman, ketika berhadapan dengan negoisasi standar gaji sepertinya tidak akan merasa pusing untuk menjawabnya.

Berbeda ketika menjadi sosok fresh gradute tetapi kurang pengalaman dalam proses interview kerja, atau bahkan belum punya pengalaman dalam bekerja sama sekali.

Jika hal ini terjadi, justru akan menjadi hal yang pelik karena tak jarang ada perusahaan yang memberikan di bawah UMK.

Tips Negoisasi Gaji bagi Fresh Graduate

Pasti kamu tidak ingin negoisasi terasa pelik atau justru iya-iya saja dengan gaji yang ala kadarnya?

Tenang tak perlu khawatir sebab kamu bisa menerapkan tips negosiasi gaji sebagai berikut :

Lakukanlah Riset Sebelum Melamar Pekerjaan

Sebelum melaksanakan interview pekerjaan, pastikan kamu sudah melakukan riset terlebih dahulu tentang perkiraan besaran gaji pada posisi yang akan kamu lamar.

Ada hal yang perlu kamu pertimbangkan dengan standar gaji, seperti kewajiban yang semestinya kamu penuhi dan hak-hak yang bakal kamu terima.

Kamu bisa melakukan riset dengan mencari tahu melalui internet, membandingkan dengan perusahaan sekitar yang membuka posisi yang sama, atau lewat informasi dari kolega, kerabat tentang bagaimana sistem gaji perusahaan yang akan kamu lamar.

Tunjukanlah Skill dan Kemampuan Saat Interview

Jika kamu seorang fresh graduate lantas berkeinginan gaji tinggi tentunya harus kamu imbangi dengan pengalaman dan skill yang sudah mumpuni.

Hal ini bisa terlihat dari  informasi yang ada pada CVmu seperti nilai IPK yang tinggi, prestasi saat di kampus maupun di luar kampus, keahlian yang cakap dengan sejumlah sertifikat dan tentunya pengalaman-pengalaman kerja yang meyakinkan.

Saat proses interview, adalah ajang kamu untuk menunjukan yang terbaik. Ceritakanlah pengalaman, kemampuan secara singkat dengan memukau.

Dalam hal ini perusahaan akan memilih secara obyektif seseorang yang betul-betul memberikan kontribusi bagi kemajuan perusahaan.

Selain menunjukan skill dan kemampuan saat interview, kamu juga dapat menceritakan tujuan dan passion.

Hal ini akan menjadi nilai plus jika memang pekerjaan yang selaras dengan passionmu.

Namun apabila justru pekerjaan berbeda dengan passionmu lebih baik pertimbangkanlah untuk bercerita karena bisa mengurangi nilai plus dari proses interview.

Tak langsung menyebut nominal gaji

Sebagai seorang fresh graduate sudah semestinya memahami kondisi pribadi yang ada.

Tidak menuntut dengan harus menyebut nominal gaji sekian.

Disisi lain akan lebih bijak yakni ketika proses interview tidak mendahului untuk menyatakan besaran gaji yang kamu butuhkan.

Jika sudah ada pengutaraan tentang nominal gaji, barulah kamu melakukan negoisasi, hal ini akan terasa lebih etis dan sopan.

Itulah tips negoisasi gaji bagi para fresh graduate, jika kamu merupakan lulusan baru dari sebuah kampus, dan sedang melakukan proses melamar kerja, maka kamu bisa menerapkan cara ini.

Apabila pada akhirnya sebuah perusahaan menerimamu tetapi mereka tetap kukuh dengan nominal gaji yang ada, dan tak bisa kamu nego, maka bersabarlah.

Bisa jadi dengan kesabaran maka kamu akan diangkat menjadi karyawan tetap jika begini otomatis gaji da jabatan juga akan meningkat.

Namun jika tak ada pengangkatan sebagai karyawan tetap atau kenaikan jabatan setelah beberapa lama maka setidaknya hitung-hitung pekerjaan dan gaji awal ini sebagai langkah membangun portofolio untuk mendapatkan peluang karir yang lebih cemerlang.

Dalam arti bisa saja kamu mendaftar di perusahaan lain setelah kamu mememiliki pengalaman yang cukup.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular