32 C
Indonesia
Senin, Agustus 2, 2021
BerandaBeritaResiko Trading Forex Berikut Harus Diwaspadai

Resiko Trading Forex Berikut Harus Diwaspadai

Tergiur dengan kesuksesan orang lain dalam jual beli valas atau forex (foreign exchange) merupakan suatu hal yang wajar. Apabila Anda ingin mengikuti jejak mereka dengan mengikuti trading forex, sebaiknya pahami terlebih dahulu apa saja resiko trading forex yang mungkin dapat And aalami.

Transaksi forex biasanya melibatkan broker dan Anda sebagai trader tanpa adanya bursa sentral seperti saham. Berikut ini merupakan resiko yang harus siap Anda hadapi ketika mengambil keputusan untuk menjadi seorang trader.

Selalu Ada Peluang untuk Loss

Dalam dunia bisnis siapapun ingin mendapat keuntungan, namun sayangnya peluang untuk loss atau mengalami kerugian tentu selalu ada. Begitu pula halnya dalam trading forex, Anda akan menghadapi resiko untuk mengalami kerugian yang jumlahnya tidak sedikit.

Sebagaimana kita ketahui bahwa trading forex merupakan sebuah bisnis yang berada dalam ketidakpastian. Hal tersebut karena tidak ada yang dapat trader prediksi dalam bidang trading forex. Oleh karena itu, penting bagi Anda sebagai trader untuk memiliki strategi yang tepat.

Alangkah lebih baiknya bagi Anda untuk menyusun mitigasi resiko dan melakukan analisis terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan yang besar. Biasanya para broker akan memberikan tools pada Anda untuk menganalisis harga atau trend dalam periode tertentu.

Bertemu Broker Palsu atau Broker Scam

Resiko trading forex berikutnya yang dapat dialami oleh Anda yaitu bertemu dengan broker palsu atau broker scam. Bukan hal yang asing lagi dalam dunia bisnis dengan yang namanya penipuan. Hal tersebut menjadi ancaman yang bisa datang kapan saja pada setiap orang.

Sebelum Anda memutuskan untuk mengikuti trading forex, hal penting yang perlu Anda lakukan yaitu memilih broker yang tepat. Trading forex yang resmi biasanya akan tampil pada platform oleh para broker atau biasa pialang.

Bertemu dengan broker palsu tentu akan menjadi hal yang sangat merugikan untuk Anda sebagai trader. Banyak resiko yang perlu Anda tanggung, di antaranya fee dan biaya administrasi yang tersembunyi serta kegagalan dalam trading forex.

Leverage

Perlu Anda ketahui bahwa leverage merupakan aktivitas peminjaman uang oleh trader kepada broker untuk mengikut trading forex. Aktivitas yang dianggap sudah biasa dalam sektor tersebut ternyata dapat menjadi salah satu penyebab Anda mengalami kerugian.

Biasanya broker akan meminta trader untuk memberikan jaminan atas pinjaman uang tersebut. Tidak jarang juga jaminan yang mereka minta lebih besar dari mata uang tertentu. Ketika Anda mengalami kerugian makan akan beresiko dua kali lipat tanpa mendapat uang jaminan kembali.

Baca:  Mengenal MetaTrader dan Fitur Unggulannya

Voltalitas yang Tinggi

Voltalitas yang tinggi juga dapat menjadi salah satu resiko trading forex yang mungkin dapat terjadi pada Anda. Yang dimaksud voltalitas ini adalah kecepatan dalam naik turunnya nilai sebuah mata uang. Apabila voltalitas tinggi, maka kemungkinan Anda untuk mengalami kerugian juga semakin tinggi.

Baca:  Biografi dan Kisah Hidup Lady Gaga Sang Superstar!

Anda sebagai trader akan kesulitan untuk mengambil keputusan karena adanya pergerakan yang begitu cepat dalam sebuah harga. Analisis teknikal dan fundamental pun akan sulit Anda lakukan sehingga menjadi ragu untuk menentukan pilihan.

Perlu Anda ketahui bahwa ketika terjadi voltalite biasanya para trader pemula tidak mengikuti trading forex. Alasan kuat yang menjadikan trader pemula tersebut menghindari aktivitas trading adalah karena tidak ingin mengambil resiko yang terlalu tinggi.

Dipengaruhi Aspek Psikologis atau Internal

Aspek psikologi atau internal menjadi salah satu resiko trading forex yang biasa dialami oleh para trader juga. Biasanya tantangan psikologis tersebut muncul dalam bentuk rasa cemas yang berlebih, ambisi tinggi dan rasa takut.

Aspek psikologis yang diaalami dapat menjadikan Anda stres sehingga sulit untuk berfikir jernih. Apabila Anda mengambil keputusan trading dalam kondisi psikologis yang kurang optimal maka akan beresiko untuk mengalami kegagalan.

Orang yang kondisi psikologisnya dalam kondisi yang kurang bersahabat biasanya akan lebih mengutamakan emosi daripada pemikiran yang logis ketika mengambil keputusan penting. Oleh karena itu, sebaiknya berhati-hati untuk mengambil keputusan trading.

Tidak hanya itu, aspek psikologis Anda yang muncul dalam wujud ambisi juga menjadi resiko yang mungkin dihadapi. Biasanya ketika trader mendapatkan keuntungan yang besar akan tergiur untuk melakukan trading yang lebih besar dari sebelumnya tanpa mempertimbangkan banyak hal.

Faktor Eksternal  

Selain faktor internal, terdapat faktor eksternal yang dapat memicu resiko ketika Anda melakukan trading forex. Ada hal-hal di luar kendali Anda dan dapat terjadi kapan saja. Seperti halnya masa pandemi yang terjadi.

Hal tersebut menjadi sesuatu yang tidak dapat terprediksi oleh siapapun, bukan? Dampak dan kapan berakhir sebuah faktor eksternal yang terjadi juga tidak ada yang mengetahuinya. Trading forex tentu akan sangat terpengaruh oleh hal-hal semacam itu.

Ketika pemerintah mengeluarkan kebijakan dan memberikan pengaruh pada nilai tukar mata uang di suatu daerah, maka para trader juga akan merasakan dampak dari hal tersebut. Oleh karena itu, faktor eksternal seperti kebijakan moneter maupun sosial sangat berpengaruh terhadap trading forex.

Berita Terkait
- Advertisment -

Paling Populer