Artikel

Mengungkap Sisi Lain Keluarga Kerajaan Inggris; Sejarah, Silsilah, dan Aturan Ketat di Balik Tembok Istana

Advertisements

Seluruh dunia pastinya menaruh perhatian besar pada dinamika Keluarga Kerajaan Inggris.

Mulai dari era kepemimpinan Ratu Elizabeth II yang legendaris, transisi kekuasaan ke tangan Raja Charles III, hingga pesona memikat dari pasangan Pangeran William dan Kate Middleton.

Kerajaan Inggris sendiri merupakan sebuah institusi monarki yang menguasai kawasan Britania Raya, dengan pusat pemerintahan bersejarah yang bermula di Westminster dan London sejak kurun waktu abad ke-11.

Namun, di balik kemegahan dan popularitas tersebut, kehidupan di dalam istana menyimpan berbagai fakta yang tak seindah pandangan publik.

Terdapat puluhan peraturan ketat yang mengikat setiap anggota Keluarga Kerajaan Inggris dalam kehidupan sehari-hari.

Aturan protokoler ini mencakup berbagai bidang yang sangat mendetail, mulai dari tata cara berpakaian, pantangan makanan tertentu saat bepergian, aturan menerima hadiah, hingga ketentuan pemberian nama untuk bayi yang baru lahir.

Bahkan, sejak usia dini, setiap keturunan kerajaan telah diwajibkan untuk mengikuti pelatihan etika yang berlanjut hingga mereka menginjak usia dewasa.

Menelusuri Sejarah Keluarga Kerajaan Inggris

Inggris memiliki salah satu monarki tertua di daratan Eropa yang masih bertahan hingga abad ke-21.

Jauh sebelum menjadi negara Inggris Raya yang modern, peradaban di pulau tersebut sangatlah berbeda. Pada masa lampau, wilayah barat laut Eropa ini didominasi oleh peradaban Anglo-Saxon.

Kisah ini bermula pada abad ke-5, ketika suku Jermanik bermigrasi dari daratan Eropa ke pulau tersebut.

Migrasi besar-besaran ini pada akhirnya membentuk tujuh kerajaan utama di masa peradaban Anglo-Saxon, yang meliputi East Anglia, Northumbria, Mercia, Sussex, Essex, Wessex, dan Kent.

Seiring berjalannya waktu, ketujuh kerajaan ini menyatu di bawah kekuasaan Wessex.

Mengenai siapa raja pertama di tanah Inggris, para ahli sejarah memiliki beberapa perdebatan.

Pendapat paling umum menunjuk Egbert, pemimpin Saxon Barat (Wessex) yang berkuasa di barat daya Inggris, sebagai raja pertama.

Di sisi lain, ada pula yang merujuk pada Raja Offa dari Mercia yang berkuasa pada periode 757 hingga 796.

Baca Juga :  Presiden Korea Selatan Dilarang Bepergian Usai Lolos Pemakzulan

Sejarah pun terus bergulir. Pasca mangkatnya Edward the Elder (899-924), Athelstan naik tahta dan berhasil menyatukan kerajaan-kerajaan Anglo-Saxon untuk membentuk Britania Raya untuk pertama kalinya.

Ratusan tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1707, Kerajaan Inggris dan Skotlandia resmi bersatu melalui Act of Union, membentuk Kerajaan Britania Raya.

Selanjutnya, pada Januari 1801, entitas United Kingdom (Inggris Raya) resmi terbentuk seiring bergabungnya Irlandia ke dalam kekuasaan Britania Raya.

Silsilah Panjang Penguasa Monarki

Silsilah modern Keluarga Kerajaan Inggris yang kita kenal saat ini bermula dari titik penyatuan pada 1 Mei 1707.

Pemimpin pertama pada era penyatuan ini adalah Ratu Anne Stuart, yang sebelumnya telah menjadi penguasa Inggris, Irlandia, dan Skotlandia sejak 8 Maret 1702. Pemerintahannya berlangsung stabil hingga 1 Agustus 1714.

Setelah Ratu Anne mangkat, tongkat kepemimpinan beralih ke Marga Hanover (1714–1901), yang mencatatkan lima raja dan satu ratu.

Salah satu figur paling menonjol dari garis keturunan ini adalah Ratu Victoria.

Beliau memegang rekor sebagai salah satu pemimpin terlama dalam sejarah monarki, yakni selama 63 tahun dan 216 hari.

Advertisements

Sepeninggal Ratu Victoria, takhta diwariskan kepada Marga Saxe-Coburg dan Gotha melalui putranya, Raja Edward VII.

Nama marga ini kemudian diubah menjadi Windsor oleh Raja George V saat Perang Dunia I. Marga Windsor inilah yang terus berkuasa hingga saat ini.

Garis keturunan Windsor mencatatkan nama-nama besar seperti Raja George V, Raja Edward VIII, Raja George VI, hingga Ratu Elizabeth II.

Ratu Elizabeth II sendiri memimpin dengan luar biasa sejak 6 Februari 1952 hingga wafatnya pada tahun 2022, melampaui rekor masa pemerintahan Ratu Victoria.

Kini, silsilah kepemimpinan dilanjutkan oleh putra sulungnya, Raja Charles III, yang akan diteruskan oleh Pangeran William dan anak-anaknya kelak.

Profil Pangeran William: Sang Pewaris Tahta

Sebagai pewaris takhta utama Keluarga Kerajaan Inggris, Pangeran William selalu menjadi sorotan kamera.

Memiliki nama lengkap William Arthur Philip Louis, ia lahir di Rumah Sakit St. Mary’s, London Barat, pada 21 Juni 1982.

Baca Juga :  Houthi Serang Dua Kapal Perusak AS di Teluk Aden

William merupakan anak sulung dari Raja Charles III dan mendiang Putri Diana (Diana Frances Mountbatten-Windsor), yang tragisnya meninggal dalam kecelakaan maut di Paris pada tahun 1997.

Pangeran William, yang juga kakak dari Pangeran Harry, memiliki rekam jejak pendidikan dan karier militer yang cemerlang.

Ia menyelesaikan wajib militernya di Royal Military Academy Sandhurst, salah satu akademi militer paling bergengsi di dunia.

Selama bertahun-tahun, ia aktif mewakili monarki dalam berbagai misi diplomasi global.

Pangeran William kemudian melanjutkan pendidikannya di University of St Andrews, Skotlandia.

Di universitas inilah takdir mempertemukannya dengan wanita yang kelak menjadi pendamping hidupnya, Kate Middleton.

Profil Kate Middleton: Ikon Modern Kerajaan

Lahir dari keluarga kalangan pekerja menengah yang sukses, Catherine Elizabeth Middleton perlahan menjelma menjadi ikon paling dicintai dari Keluarga Kerajaan Inggris.

Wanita yang akrab disapa Kate ini lahir di Berkshire, Inggris, pada 9 Januari 1982.

Kedua orang tuanya, Michael Francis Middleton dan Carole Elizabeth Middleton, dulunya merupakan karyawan di maskapai penerbangan British Airways sebelum akhirnya sukses membangun bisnis perlengkapan pesta.

Kate adalah anak sulung dari tiga bersaudara, memiliki adik perempuan bernama Philippa Charlotte (Pippa) dan adik laki-laki bernama James William.

Nama Kate mulai menarik perhatian publik internasional ketika ia menjalin asmara dengan Pangeran William pada tahun 2001.

Meski hubungan asmara mereka sempat mengalami pasang surut, cinta mereka pada akhirnya bermuara ke pelaminan.

Pihak istana, melalui Clarence House, secara resmi mengumumkan pertunangan mereka pada 16 November 2010.

Pernikahan megah yang disaksikan oleh jutaan pasang mata di seluruh dunia pun terselenggara di Westminster Abbey pada 29 April 2011.

Kini, dengan gelar Princess of Wales, Kate Middleton terus memainkan peran krusial dalam menjaga relevansi dan pesona keluarga kerajaan di era modern.

Membicarakan intrik dan sejarah kerajaan ini memang tidak pernah kehilangan daya tariknya.

Advertisements

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca