Persiapan Ramadan Bagi Bumil dan Menyusui

Advertisement

Reportasee.com – Persiapan Ramadan bagi bumil (ibu hamil) dan menyusui, Ini Tips Sehatnya.

Bagi ibu hamil dan menyusui menjalani ibadah puasa merupakan tantangan tersendiri.

Antara harapan untuk menjadikan anaknya sebagai anak yang saleh dengan melakukan puasa, atau perjuangan dalam menahan lapar dan haus saat berpuasa.

Berpuasa di bulan ramadan bagi ibu hamil dan menyusui memang terasa semakin berat.

Hal itu dapat Anda lihat dari kebutuhan asupan gizi dan makanan yang harus selalu janin atau bayi dapatkan.

Advertisement

Mungkin bagi ibu, berpuasa saat hamil dan menyusui tidak jadi masalah, namun bagaimana dengan kondisi janin dan bayinya?

Tentu hal tersebut tidak bisa Anda abaikan begitu saja.

Terlebih ada beberapa syarat yang harus Anda penuhi terlebih dahulu sebelum seorang ibu hamil dan menyusui melakukan puasa.

Selain itu, penting untuk melakukan berbagai persiapan Ramadan ibu hamil dan menyusui.

Diantara syarat dan persiapan yang harus ibu hamil dan menyusui lakukan adalah.

Advertisement

Syarat Berpuasa Bagi Ibu Hamil dan Menyusui  

Boleh Berpuasa Setelah Masuk Trisemester Kedua

Walau tidak ada larangan bagi ibu hamil untuk menjalankan ibadah puasa, selama kehamilannya merupakan kehamilan normal.

Namun, menurut dokter RSUD Dr. Soetomo, dr. Hari Nugroho, SpOG, ada baiknya ibu hamil berpuasa saat usia kandungannya telah memasuki minggu ke-14 sampai minggu ke-27 atau trisemester ke-2.

Karena pada trisemester kedua tersebut, rasa mual dan muntah akibat perubahan hormon kehamilan biasanya sudah mereda.

Secara fisik dan psikologis ibu juga sudah terbiasa dengan kehamilannya tersebut.

Sedang pada ibu menyusui, usahakan untuk tidak berpuasa saat bayi masih berusia di bawah 6 bulan.

Advertisement

Karena jika asupan gizi dan cairan kurang dan membuat anak lemas, maka puasa bisa Anda batalkan.

Untuk itu, lakukan persiapan Ramadan ibu hamil dan menyusui dengan benar.

Jangan Paksakan Apabila Mengidap Penyakit Berikut  

Beberapa penyakit seperti tekanan darah, baik tekanan darah tinggi ataupun tekanan darah rendah.

Kemudian kadar kolesterol tinggi dan penyakit diabetes yang ibu hamil derita, maka berpuasa jangan Anda paksakan.

Karena jika hal tersebut tetap Anda lakukan, maka dalam ini justru akan mengganggu kondisi janin atau bayi.

Advertisement

Olahraga Ringan dan Tidak Melakukan Pekerjaan Berat di Siang Hari  

Baik ibu hamil dan menyusui, tetap melakukan olahraga ringan untuk menjaga stamina.

Seperti berjalan-jalan adalah hal yang penting untuk Anda lakukan.

Namun, jika Anda juga bekerja atau ingin melakukan pekerjaan di siang hari, usahakan untuk tidak melakukan hal yang berat dan dapat menguras energi.

Tetap Perhatikan Asupan Makanan dan Minuman

Syarat terakhir yang harus menjadi perhatian dalam persiapan Ramadan ibu hamil dan menyusui adalah asupan makanan dan minumannya.

Penting untuk selalu memperhatikan konsumsi makanan dan minuman yang bergizi.

Advertisement

Mengingat ibu hamil dan menyusui memiliki sesuatu yang harus ia besarkan dan ia rawat.

Persiapan Puasa yang Harus Ibu Hamil dan Menyusui Lakukan 

Setelah memenuhi beberapa persyaratan di atas, mereka yang telah benar-benar yakin akan kondisi kesehatannya, berikut beberapa persiapannya.

Bicaralah Terlebih Dahulu Pada Sang Janin atau Bayi Anda

Meski janin atau bayi Anda belum bisa berbicara, namun mereka bisa merasakan psikologis sang ibu.

Jadi, apabila Anda hendak melakukan puasa, ada baiknya Anda pun berbicara terlebih dahulu pada janin atau bayi.

Dengan melakukan perbicaraan seperti mengajak janin untuk berpuasa dengan nada positif.

InsyaAllah janin atau bayi pun mengerti dan lebih siap pula dalam menghadapi puasanya.

Contoh kalimat ajakan untuk persiapan Ramadan ibu hamil dan menyusui adalah.

Anak umi yang sholeh, yuk kita coba ikut puasa Ramadan tahun ini. InsyaAllah anak umi kuat dan kita pasti bisa melewatinya, semangat ya sayang. Atau Anda juga bisa membicarakan hal-hal positif seperti.

Kakak sayang, tahun ini kita puasa yuk, Kakak kan anak bunda yang sholeh dan kuat. Kalau kakak mau ikut puasa, bukan hanya Bunda yang sayang sama kakak, tetapi Allah juga sayang sama kakak.

Jangan Paksakan Diri dan Ambil Keringanannya

Sekalipun Anda telah benar-benar yakin akan kondisi kesehatan, Anda pun telah melakukan persiapan Ramadan ibu hamil dan menyusui dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang bergizi tinggi.

Namun, jika dalam masa puasa satu hari itu, Anda merasakan pusing, hawa badan yang lebih panas dari biasa dan lemas.

Maka, jangan paksakan diri Anda untuk melanjutkan puasa.

Dalam Islam, Allah telah memberikan keringanan bagi ibu hamil dan menyusui dengan rukhsah.

Rukhsah adalah bagi ibu hamil dan menyusui yang tidak kuat menjalankan ibadah puasa.

Boleh membatalkan puasa mereka dan melakukan qadha puasa atau membayar fidyah.  

Tetap Jaga Kesehatan dan Stamina Selama Berpuasa 

Sebagaimana ulasan sebelumnya, bahwa adalah penting bagi Anda untuk tetap menjaga kesehatan dan stamina tubuh selama berpuasa.

Ada 2 hal yang harus Anda lakukan selain mengonsumsi makan dan minuman yang bergizi yaitu.

Pertama dalam hal persiapan Ramadan ibu hamil dan menyusui, hendaknya Anda perbanyak minum air putih dan hindari minum teh, kopi serta santan.

Minum air putih, sangat baik Anda lakukan, bagi ibu hamil ini akan menjaga tubuh agar tidak terdehidrasi selama puasa.

Sedang pada ibu menyusui, hal ini akan membantu untuk tetap memperbanyak ASI.

Jika pada orang normal, Anda wajib mengonsumsi sebanyak 8 sampai 10 gelas setiap hari.

Pada ibu hamil dan menyusui, konsumsinya harus lebih banyak lagi.

Setidaknya konsumsilah minimal 3 liter air putih.

Anda bisa melakukan takarannya dengan botol berukuran 500 ml.

Saat berbuka, Anda minum 2 botol takar, namun minumlah sedikit demi sedikit jangan sekaligus.

saat hendak tidur minum lagi 2 botol dan terakhir saat sahur.

Kedua, jangan lupa untuk tetap beristirahat di siang hari.

Dengan beristirahat di siang hari, selain dapat memulihkan stamina, kesehatan Anda juga akan lebih terjaga.

Usahakan untuk tidur sebanyak minimal 1 jam di siang hari.

Itulah cara efektif dalam melakukan persiapan Ramadan ibu hamil dan menyusui.

Perhatikan Asupan Gizi Saat Sahur dan Berbuka

Berkaitan dengan asupan gizi, setidaknya Anda perlu mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks.

Seperti yang terdapat pada oatmeal, roti gandum, nasi merah dan lain-lain.

Jangan lupakan pula untuk mengonsumsi makanan dengan kandungan protein yang tinggi.

Seperti tahu, tempe, daging-dagingan seperti dagung sapi atau ayam  dan ikan serta kacang-kacangan.

Penting juga untuk banyak makan sayur, karena sayur dengan serta yang tinggi akan membuat Anda kenyang lebih lama.

Demikian beberapa syarat dan persiapan Ramadan ibu hamil dan menyusui yang harus Anda perhatikan.

Tetaplah semangat dan berpikiran positif selama berpuasa karean psikologis Anda akan juga memperngaruhi perkembangan janin dan bayi yang Anda besarkan.

Advertisement
Show More