Penyebab Diare Pada Anak yang Perlu Diwaspadai

0
26
penyebab diare pada anak

Diare adalah salah satu jenis penyakit yang cukup sering menyerang anak bahkan juga orang dewasa. Lalu, sebenarnya apa saja penyebab gangguan ini khususnya pada anak? Simak ulasan tentang penyebab diare pada anak di bawah ini.

Mengalami Dehidrasi

Alasan pertama mengapa anak Anda sering terkena gangguan ini adalah karena mengalami dehidrasi. Dehidrasi adalah suatu kondisi di mana seseorang mengalami kekurangan cairan sehingga tubuh terasa lemas.

Saat tubuh kekurangan banyak cairan dan elektrolit maka saluran pencernaan akan mengalami masalah dan tidak bisa bekerja dengan baik. Apabila anak Anda mengalami hal yang demikian maka segeralah atasi dengan cara yang benar.

Hal ini karena masalah tersebut bisa menjadi pemicu utama diare. Jadi, ketika Anda melihat si kecil lemas dan tampak kurang cairan, langsung beri obat untuk dehidrasi agar gangguan tersebut tidak terjadi. Atau jika Anda khawatir akan terjadi sesuatu yang parah maka bisa langsung Anda bawa ke dokter.

Tidak Menjaga Kebersihan

Penyebab selanjutnya adalah karena kurang menjaga kebersihan. Kebersihan merupakan hal yang paling penting dan utama sehingga harus Anda jaga agar buah hati terhindar dari virus dan kuman penyebab penyakit.

Ada sebuah penelitian yang menjelaskan bahwa apabila seorang ibu tidak membersihkan tangan hingga bersih dan langsung mengasuh bayi, maka anak tersebut bisa lebih mudah terserang penyakit. Oleh sebab itu, Anda harus menjaga kebersihan, utamanya tangan sebelum mengasuh si kecil.

Penelitian ini dilakukan dengan membandingkan kebiasaan pada seorang ibu yang rajin membersihkan tangan, dan hasilnya si bayi tetap dalam kondisi sehat dan bugar. Mencuci tangan juga harus Anda lakukan dengan menggunakan sabun.

Selain itu seorang ibu juga harus rajin mencuci tangan baik sebelum atau sesudah beraktivitas, apalagi ketika hendak memasak. Ketika selesai buang air besar dan kecil juga harus mencuci tangan dengan benar agar tidak ada kuman yang menempel pada tubuh si kecil.

Kuman yang menempel pada tubuh si kecil adalah penyebab utama bayi terserang diare. Jadi Anda sebagai orangtua harus betul-betul memperhatikan hal tersebut.

Pemberian Gizi yang Kurang Baik Pada Bayi

Penyebab diare pada anak yang lain adalah karena pemberian gizi buruk dari orangtua. Jadi, jika orang tua tidak memperhatikan kandungan makanan yang diberikan kepada si kecil akibatnya bayi mudah terserang berbagai macam penyakit salah satunya diare.

Hal ini karena pada organ pencernaan si anak terdapat sebuah lapisan saluran yang mengalami gangguan dan tidak bisa bekerja secara maksimal. Sebuah penelitian mengatakan bahwa anak yang mengalami gizi buruk lebih rentan terkena diare berat dibandingkan dengan bayi sehat.

Apabila anak Anda sudah terkena gangguan inim maka hal itu akan semakin membahayakan kondisi organ pencernaan si kecil. Anak akan kehilangan nafsu makannya dan tidak bisa menyerap nutrisi secara optimal. WHO mengatakan bahwa ada sekitar 129 juta anak mengalami kekurangan berat badan karena kurang gizi.

Tempat Pembuangan Tinja yang Kurang Baik

Alasan lain mengapa anak Anda mudah terserang gangguan ini adalah karena tidak memiliki tempat pembuangan tinja baik. Sebagian masyarakat Indonesia masih ada yang tidak memiliki sanitasi untuk membuang tinja di rumahnya. Hal ini menyebabkan kuman dan virus semakin banyak.

Akibatnya, anak Anda akan mudah terserang diare karena tidak memiliki jamban yang memadai sebagai tempat pembuangan tinja. Padahal, seharusnya setiap keluarga memiliki pembuangan tinja yang baik dan memadai. Selain itu, Anda juga harus rutin membersihkan tempat pembuangan tinja itu agar tidak menjadi sarang penyakit.

Adanya Intoleransi Laktosa

Penyebab yang berikutnya adalah terjadinya intoleransi pada laktosa di dalam tubuh si kecil. Perlu Anda ketahui bahwa intoleransi laktosa adalah sebuah kondisi di mana tubuh bayi tidak dapat mencerna gula dalam susu dengan jumlah tertentu.

Hal ini bisa terjadi karena tidak adanya enzim lactase yang seharusnya bekerja untuk mencerna gula dalam susu pada tubuh si kecil. Adapun gejala yang akan terjadi pada si kecil ketika kekurangan enzim lactase adalah mengalami diare berbusa disertai dengan mual.

Adanya Efek Samping Penggunaan Obat

Ternyata pemberian obat yang memiliki efek samping tertentu dapat menjadi alasan lain mengapa bayi Anda bisa terkena diare. Misalnya ketika Anda memberikan si kecil sebuah antibiotic dan itu terdapat efek sampingnya, hal itulah akan menjadi pemicunya selama mengonsumsi obat tersebut.

Persediaan Air Bersih yang Kurang Memadai

Penyebab diare pada anak yang berikutnya adalah kurangnya air bersih di rumah. Di sini, ketika orangtua dan anak sedang melakukan aktivitas seperti mencuci baju, memasak dan buang air tetapi tidak menggunakan sarana yang bersih, maka hal itu akan memicu kuman.

Kuman tersebut kemudian menempel pada makanan dan tubuh manusia sehingga lama kelamaan akan memicu timbulnya diare. Akan tetapi, jika Anda memiliki sarana air bersih yang baik maka diare masih bisa diatasi.