adplus-dvertising
32 C
Indonesia
Minggu, Oktober 17, 2021
BerandaBeritaPemkab Landak Bangun Pasar, Fasilitasi Masyarakat Bermodal Kecil

Pemkab Landak Bangun Pasar, Fasilitasi Masyarakat Bermodal Kecil

Reportasee.com – Pemerintah Kabupaten / Pemkab Landak merealisasikan pembangunan pasar rakyat untuk memfasilitasi masyarakat bermodal kecil.

Pasar rakyat “UMKM Sehaq Tarigas” ini salah satu dari 12 pasar rakyat Binaan Pemerintah Kabupaten Landak. 

Kawasan pasar rakyat ini berada di persinggahan pulang pergi masyarakat, tepatnya di jalur Landak – Mempawah.

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, Rabu (24/03/2021), menjelaskan, pasar rakyat tersebut merupakan program fasilitasi pemerintah bagi masyarakat UMKM. 

Masyarakat yang ingin memanfaatkan pasar rakyat, kata Karolin, harus membayar retribusi pelayanan pasar. 

Tarif pelayanan pasar tersebut, lanjut Karolin, besarannya mulai dari Rp. 2 ribu perhari hingga Rp. 12 perhari, tergantung sesuai ukuran dan lokasi kios.

Menurut Karolin, tarif retribusi pelayanan pasar tersebut sudah tercantum dalam Perbup Nomor 89 Tahun 2020. 

Pada kesempatan itu, Karolin berpesan agar masyarakat UMKM Sehaq Tarigas bisa memanfaatkan sebaik-baiknya fasilitas pasar yang sudah Pemkab Landak sediakan. 

“Pasar rakyat milik pemerintah ini adalah aset bersama kita. Pemakai adalah pemanfaat saja. Jadi jika sewaktu-waktu pemakai sudah tidak memanfaatkannya, pemerintah akan menawarkannya kepada masyarakat lain yang mau usaha,” katanya.

Selain itu, Bupati Karolin juga meminta pelaku UMKM Sehaq Tarigas menjual produk-produk unggulan dan khas Kabupaten Landak. 

Juga produk-produk yang sesuai kebutuhan pasar dan masyarakatnya. Agar, UMKM Sehaq Tarigas bisa terus bertahan. 

Menurut Karolin, pihaknya juga meminta UMKM Sehaq Tarigas menjual produk khas Kabupaten Landak. 

Dengan begitu, orang yang berkunjung kesini bisa datang kembali dan menceritakan kepada orang lain tentang produk khas Landak. 

Selain itu, pasar rakyat ini juga merupakan tempat istirahat para pengendara yang mau ke Landak ataupun ke Pontianak.

“Kita bisa menjual kopi dan makanan ringan untuk mereka,” katanya. (Tino)

Berita Terkait
- Advertisment -

TERPOPULER