
Dua siswa terbaik asal Kabupaten Ciamis berhasil menorehkan prestasi gemilang dalam ajang bergengsi di tingkat daerah.
Seleksi ketat Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Ciamis akhirnya melahirkan dua nama pemenang utama yang siap membawa perubahan positif.
Yoga Firmansyah dari SMA Negeri 2 Banjarsari sukses keluar sebagai juara pertama dalam kompetisi tersebut.
Sementara itu, posisi juara kedua berhasil diraih oleh Bahtiar Rahman yang merupakan perwakilan dari SMA Negeri 1 Kawali.
Prestasi membanggakan sebagai Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Ciamis ini diraih setelah mereka melewati seluruh rangkaian penilaian yang sangat kompetitif.
Agenda seleksi ini diselenggarakan secara resmi oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis pada tanggal 17 sampai 19 Juli 2024 lalu.
Selama tiga hari penuh, para peserta dari berbagai sekolah diuji mengenai wawasan serta komitmen nyata mereka.
Materi utama pengujian berfokus pada pemahaman komprehensif terkait aturan lalu lintas dan keselamatan jalan raya.
Ringkasan Berita
Kriteria Ketat Seleksi Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Ciamis
Selain ujian tertulis, kemampuan komunikasi publik para peserta juga menjadi poin penentu yang sangat krusial. Setiap calon Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Ciamis diwajibkan mampu menyusun serta mempresentasikan gagasan kreatif tentang edukasi berkendara.
Panitia seleksi menilai sejauh mana para peserta dapat mengedukasi masyarakat luas mengenai pentingnya keselamatan berkendara. Kemampuan berbicara di depan umum dan penguasaan materi menjadi modal utama bagi para calon mentor muda ini.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, Yoga Firmansyah dikenal sebagai sosok pelajar yang sangat aktif. Ia tercatat sebagai anggota aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler Patroli Keamanan Sekolah atau PKS di SMA Negeri 2 Banjarsari.
Pengalaman organisasi tersebut membentuk karakter Yoga menjadi pribadi yang disiplin dan tanggap terhadap isu ketertiban jalan raya. Selain aktif di sekolah, Yoga juga sering terlibat dalam berbagai kegiatan sosialisasi keselamatan berkendara yang diadakan komunitas lokal.
Di sisi lain, Bahtiar Rahman yang meraih juara kedua juga memiliki visi yang tidak kalah kuat. Selepas menyandang gelar Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Ciamis, Bahtiar berkomitmen penuh untuk langsung bergerak melakukan aksi nyata di lingkungannya.
Ia menegaskan akan ikut aktif mengampanyekan keselamatan lalu lintas, khususnya di ekosistem sekolah dan wilayah tempat tinggalnya. Langkah ini diharapkan mampu mereduksi angka kecelakaan di kalangan remaja secara signifikan melalui pendekatan emosional antarpelajar.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis, Dadang Mulyatna, S.Sos., M.Si, memberikan apresiasi yang sangat tinggi terhadap capaian para siswa. Ia menjelaskan bahwa kompetisi Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Ciamis ini bukan sekadar ajang seremonial tahunan belaka.
Menurut Dadang, kegiatan ini memegang peranan strategis untuk menjaring pemuda-pemudi terbaik yang akan dikirim ke tingkat yang lebih tinggi.
Pemenang di tingkat kabupaten dipersiapkan secara matang untuk bersaing di seleksi tingkat Provinsi Jawa Barat.
Menuju Kompetisi Tingkat Nasional
Jika berhasil lolos di level provinsi, delegasi tatar galuh ini akan melanjutkan perjuangan mereka ke kompetisi tingkat Nasional.
Oleh karena itu, pembinaan secara intensif akan terus dilakukan oleh pihak Dishub bersama dengan pihak sekolah masing-masing.
Program strategis ini sengaja dirancang untuk memasifkan gerakan sosialisasi dan edukasi keselamatan lalu lintas di kalangan generasi muda.
Dinas Perhubungan menyadari bahwa pendekatan melalui teman sebaya jauh lebih efektif untuk mengubah perilaku berkendara para remaja.
Selain untuk mencari pemenang, Dadang menambahkan bahwa program Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Ciamis mengemban misi jangka panjang yang krusial.
Target utama dari proyek ini adalah membentuk agen-agen keselamatan formal di lingkungan sekolah.
Agen-agen ini diharapkan mampu menjadi teladan serta pengawas mandiri bagi rekan-rekan mereka saat berada di jalan raya.
Keberadaan mereka menjadi jembatan informasi yang efektif antara regulasi pemerintah dan realitas perilaku remaja di jalanan.
Pihak sekolah dari kedua pemenang mengaku sangat bangga dan siap memberikan dukungan penuh untuk tahapan kompetisi selanjutnya.
Fasilitas bimbingan khusus serta dispensasi waktu belajar akan diberikan agar para siswa dapat fokus mempersiapkan materi presentasi terbaik mereka.
Dukungan dari perwakilan orang tua siswa juga terus mengalir sebagai penambah semangat bagi kedua duta keselamatan tersebut.
Mereka berharap ajang ini dapat menginspirasi sekolah-sekolah lain di Ciamis untuk lebih peduli terhadap edukasi tertib lalu lintas sejak dini.
Pemerintah daerah berharap lewat program Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Ciamis, budaya tertib berlalu lintas dapat tumbuh dari kesadaran mandiri.
Kesadaran yang kokoh dari generasi muda diyakini akan menjadi pondasi utama terciptanya jalan raya yang aman bagi semua.
Dengan berakhirnya seleksi tahun ini, tugas berat kini menanti di pundak Yoga dan Bahtiar sebagai perwakilan daerah.
Dedikasi nyata mereka sebagai Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Ciamis diharapkan mampu membawa pulang trofi kemenangan dari tingkat nasional ke tanah Ciamis.





