32 C
Indonesia
Minggu, Agustus 1, 2021
BerandaBeritaMadu Penyembuh Diabetes, Kenali Jenisnya!

Madu Penyembuh Diabetes, Kenali Jenisnya!

Madu Penyembuh Diabetes, Kenali Jenis Madu Tersebut! Madu tidak hanya enak Anda minum. Tetapi juga dapat Anda campur ke aneka hidangan masakan atau kue. Tak hanya itu, madu juga terkenal dapat memelihara dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia.

Itulah sebabnya madu bisa Anda manfaatkan untuk obat tradisional, walau bukan juga termasuk jenis jamu-jamuan. Madu dengan banyak kandungan yang luar biasa, seperti vitamin C, E, asam amino, gula, antioksidan, flavonoid, fenolat, air dan mineral penting lainnya seperti zat besi dan zinc, memiliki peranan penting untuk kesembuhan suatu penyakit.

Salah satu jenis penyakit yang dapat Anda sembuhkan dengan madu adalah penyakit di abetes.  Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa penderita penyakit di abetes yang rutin minum madu setiap hari terbukti kadar gulanya berangsur-angsur turun. Walau begitu, tidak semua jenis madu dapat diminum oleh penderita diabetes, hanya jenis madu  penyembuh diabetes saja.

Bagaimana mengetahui jenis madu tersebut cocok Anda minum untuk penderita di abetes? Beberapa hal harus Anda perhatikan, agar tidak salah minum. Jangan sampai, alih-alih ingin gula darah turun, karena salah mengenali jenis madu, gula darah Anda justru semakin meningkat. Berikut cara mengenali jenis madu khusus umtuk penderita di abetes.

Harus Madu Asli

Banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mengenali mana madu asli dan mana madu yang telah tercampur atau palsu. Khusus untuk penderita di abetes, pilihan untuk mengkonsumsi madu asli adalah mutlak.

Karena madu asli bisa Anda gunakan sebagai pemanis yang sehat pengganti gula. Seperti yang Anda ketahui bahwa konsumsi gula olahan seperti gula putih, bagi penderita penyakit di abetes sangatlah terlarang atau perlu Anda batasi dengan ketat. Itulah sebabnya, madu penyembuh di abetes haruslah berasal dari madu asli.

Salah satu cara mudah mengenali madu asli adalah Anda bisa melihatnya di label nutrisi pada kemasan madu. Apabila terdapat bahan tambahan lainnya, maka madu tersebut bukanlah madu asli. Madu asli juga bisa Anda kenal dengan madu murni, madu ini biasanya memiliki aroma yang khas, halus dan ringan serta tidak berbau asam.

Baca:  Xiaomi Redmi Note 10 Pro Resmi Dirilis

Pilih Jenis Madu Hutan

Beragam jenis madu ada madu berasal dari banyak spesies lebah dari sumber nektar yang berbeda dan dari berbagai tempat dengan geografis yang berbeda pula serta cara pengolahan madu.

Baca:  Cara Menghilangkan Mata Panda Ini Sangat Mudah

Khusus penderita di abetes, madu penyembuh di abetes yang Anda pilih adalah jenis madu hutan. Alasannya adalah berdasarkan penelitian yang pernah ada oleh para mahasiswa FKH UGM dari Fakultas Peternakan, mengatakan bahwa madu hutan berasal dari perut lebah yang mengandung bakteri lactobacillus plantarum.

Bakteri ini bisa menjadi terapi probiotik untuk mengontrol kadar gula dalam darah karena bersifat antibekterial, antihiperglikemia, antistringent dan antihipertensi. Selain itu, terapi probiotik ini juga dapat menurunkan resistensi insulin dan mengontrol keseimbangan mikrobiota.

Pilih Madu dengan Kadar Fruktosa Lebih Tinggi

Kebanyakan madu di pasaran mengandung 80% karbohidrat yang terdiri dari fruktosa dan glukosa. Bagi penderita di abetes memilih madu penyembuh di abetes sebaiknya dengan kandungan fruktosa yang lebih tinggi daripada glukosa adalah solusi yang tepat.

madu penyembuh diabetes
Foto : klikdokter

Karena fruktosa adalah hasil pemecahan karbohidrat yang dapat secara lambat di serap usus. Dengan demikian, hal tersebut juga dapat memberikan respon yang lebih lambat pula  bagi kenaikan gula darah seseorang. Itulah sebabnya, fruktosa pada madu dapat Anda gunakan sebagai pengganti gula untuk penderita di abetes.

Demikian 3 cara dalam mengenali madu yang dapat Anda gunakan untuk menyembuhkan penyakit di abetes. Sekalipun begitu, tetaplah konsultasikan pada dokter Anda, kalau Anda sedang mengonsumsi madu penyembuh di abetes dan melakukan terapi dengan madu. Agar dokter dapat mengevaluasi kadar gula dalam darah Anda.

Berita Terkait
- Advertisment -

Paling Populer