adplus-dvertising
32 C
Indonesia
Selasa, September 28, 2021
BerandaBeritaKriptokurensi, Jenis dan Cara Kerjanya

Kriptokurensi, Jenis dan Cara Kerjanya

Salah satu investasi dan pengelolaan uang berasal dari kriptokurensi.

Teman-teman milenial pastinya sudah tidak asing lagi dengan yang namanya investasi dan juga pengelolaan keuangan. 

Karena sekarang informasinya sudah semakin terbuka dan juga internet lebih mudah untuk diakses.

Banyak sekali di antara masyarakat muda yang sudah paham mengenai, bagaimana cara untuk mengelola uang dengan baik. 

Tentunya agar uang tersebut tidak habis untuk hal-hal yang konsumtif.

Dalam artikel berikut ini akan kita bahas mengenai pengertian dan juga mengenal berbagai jenis kriptokurensi dan cara kerjanya.

Tujuannya agar tidak salah dalam memahami mata uang secara digital.

Apa itu Kriptokurensi?

Kriptokurensi merupakan salah satu mata uang digital ataupun mata uang online yang cukup menimbulkan pro dan kontra di awal. 

Mata uang ini eksklusif dan tidak bisa kita tukarkan dengan uang fisik ataupun uang tunai secara langsung. 

Tetapi mata uang ini bisa kita gunakan dengan melakukan metode pembayaran tradisional. 

Misalnya saja melalui cek ataupun kartu kredit, dan juga kartu debit. Kita juga tidak harus menggunakan ataupun memikirkan kurs mata uang.

Mata uang ini bisa kita gunakan di seluruh dunia dan di berbagai negara, termasuk di Indonesia.

Sebenarnya bisa kita pahami bahwa uang digital ini merupakan kartu kredit dan debit serta layanan yang hampir sama serupa dengan ewallet ataupun paypal. 

Dengan berbagai pilihan dompet elektronik kripto terpercaya, uang digital ini dapat kita transaksikan dengan mudah. 

Perlahan kita mencoba untuk menghentikan penggunaan uang secara fisik. Hanya saja uang kertas dan juga uang logam secara bertahap bertambah. 

Adanya kriptokurensi ini menjadikan mata uang yang sama secara keseluruhan. Sehingga tidak ada pulsa ataupun mata uang asing yang berbeda setiap negaranya.

Mengenal Berbagai Jenis Kriptokurensi 

Setelah memahami mengenai kriptokurensi, lantas apa saja sih jenis yang bisa kita dapatkan ketika memutuskan untuk menggunakan mata uang yang satu ini?

  1. Bitcoin

Mata uang pertama pasti sudah tidak asing lagi oleh banyak anak muda di Indonesia dan juga di dunia yaitu bitcoin. 

Mata uang yang satu ini sangat populer bahkan memiliki nilai yang sangat tinggi sekarang ini mata uang kriptokurensi terbesar ini mencapai 160 miliar dolar. 

Bitcoin merupakan yang pertama memasuki pasar dan paling populer serta paling tinggi harganya.

  1. Dogecoin

Selanjutnya adalah dogecoin di mana jenis yang satu ini sebenarnya turunan dari Litecoin yang pertama kali muncul di tahun 2013. 

Merujuk pada anjing shiba inu yang menjadi maskot utama dari mata uangnya termasuk ke dalam salah satu kriptokurensi yang cukup bersahabat. 

Karena cukup banyak komunitas yang bisa melakukan kegiatan amal, donasi serta aktivitas lain. 

Sayangnya dari sisi nilai, mata uang ini nilainya memang lebih rendah dari bitcoin.

Selain kedua koin di atas, ada Litecoin, bitcoin cash, feathercoin dan lainnya.

Cara Kerja Kriptokurensi

Seperti apa sih sebenarnya cara kerja mata uang digital ini. Sebenarnya ada beberapa cara yang harus kita pahami;

  1. Mengikuti Pasar

Pertama cara menentukan nilai mata uang kriptokurensi ini memang cukup unik dan juga mata uang yang baik. 

Perlu kita ketahui bahwa setiap jenis kriptokurensi hampir sama seperti produk keuangan.

Ketika permintaan cukup tinggi, dan kondisi penambang sedikit, maka nilai kriptokurensi bisa meningkat.

Hal ini menandakan bahwa mata uang ini sebenarnya bersifat fluktuatif.

Dan bergantung adanya kebutuhan ekonomi di pasaran, seperti halnya penaikan dan penurunan serta ketersediaan dan juga kepercayaan dari para penggunanya. 

Peringkat teratas dari kriptokurensi sendiri merupakan bitcoin dan selanjutnya ethereum.

  1. Transaksinya

Hal kedua yang kita pahami adalah jenis transaksi ataupun kegiatan transaksinya apabila dilihat secara menyeluruh. 

Pasar bursa dengan menukar mata uang konvensional menjadi bitcoin ini memang sudah tersedia secara online ataupun digital. 

Nantinya para pengguna menggunakannya untuk pengeluaran pribadi. Dengan catatan perusahaan tempat anda bertransaksi menyediakan beberapa fasilitas mata uang. 

Bursa crypto-nya sendiri dapat kita jumpai di Amerika ICE (Intercontinental Exchange), CME (Chicago Merchant Exchange), serta CBOE (Chicago Board Option Exchange).

Kelebihan dan Kekurangan Kriptokurensi

Terakhir apa sih sebenarnya kelebihan dan juga kekurangan dari jenis kriptokurensi ini. Sebenarnya ada beberapa kelebihan yang bisa penggunanya dapatkan. 

Pertama yakni adanya kontrol atas pribadi dan juga mata uang masing-masing.

Kedua, tentu saja cepat dan juga akurat karena aksesnya bisa siapapun dapatkan dan kapanpun melalui internet.

Dengan penggunaan gadget ataupun teknologi canggih. Di sisi lain, kelebihan yang dari kriptokurensi adalah bersifat universal. 

Sehingga menyeluruh tanpa adanya aturan yang mengikat seseorang yang tinggal di negara tertentu ataupun bahkan mata uang tertentu. 

Terakhir, tentu saja transparan. Mata uang digital ini bisa kita lihat di berbagai aktivitas dan juga akses.

Sehingga, tidak ada hal yang ditutupi dalam menjalankan transaksinya.

Sedangkan untuk kekurangan dari kriptokurensi sendiri di Indonesia memang belum bisa mendapatkan perizinan secara penuh.  

Sehingga masih banyak yang mengungkapkan bahwa mata uang ini masuk ke dalam mata uang ilegal. 

Belum lagi karena bersifat digital, maka sangat memungkinkan untuk membuka celah keamanan yang sangat beresiko. 

Artinya, cukup banyak para pengguna yang memiliki resiko kebobolan, atau bahkan kehilangan dana atau uang digital.

Alasannya bisa karena adanya mesin yang error ataupun sistem teknis yang error.

Referensi >> InvestBro.ID

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

TERPOPULER